cover
Filter by Year
Articles by issue : Vol 1, No 1 (2009)
5
Articles
‚Äč
ANALISIS PENGARUH REPUTASI AUDITOR, DEWAN DIREKSI, LEVERAGE DAN PERSENTASE SAHAM YANG DITAWARKAN SAAT IPO TERHADAP EARNINGS MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC DI INDONESIA (Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia)

Sunandes, Aris

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agency theory adalah hubungan atau kontrak antara principal dan agent. Konflik kepentingan semakin meningkat terutama karena principal tidak dapat memonitor aktivitas chief executive officer (CEO) sehari-hari untuk memastikan bahwa CEO bekerja sesuai dengan keinginan pemegang saham. Principal tidak memiliki informasi yang cukup tentang kinerja agent. Agen mempunyai lebih banyak informasi mengenai kapasitas diri, lingkungan kerja, dan perusahaan secara keseluruhan. Hal inilah yang mengakibatkan adanya ketidakseimbangan informasi yang dimiliki oleh principal dan agent.Ternyata secara empiris terbukti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara faktor reputasi auditor, persentase saham yang ditawarkan kepada publik saat initial public offering (IPO) terhadap earnings management. Disamping itu pula terbukti secara empiris bahwa jumlah dewan direksi dan leverage tidak berpengaruh secara signifikan terhadap earnings management.Perusahaan yang diaudit oleh auditor yang termasuk dalam golongan prestisius, akan lebih kecil kemungkinannya melakukan earnings management. Begitu pula persentase saham yang ditawarkan kepada publik semakin besar prosentase saham yang ditawarkan kepada publik, maka semakin kecil kemungkinan perusahaan melakukan earnings management, hal ini dimungkinkan karena semakin transparan informasi yang disajikan semakin kecil kemungkinan dalam melakukan manipulasi terhadap earnings.KATA KUNCI : earnings management, reputasi auditor, leverage, saham IPO

PENGARUH PASAR ATAS PENGUMUMAN LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN PERUSAHAAN DI BURSA EFEK JAKARTA

Putra, Iwan Setya

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebanyakan para pelaku pasar modal selain memperhatikan adanya deviden pada perusahaan juga membutuhkan informasi yang relevan lainnya yang ditunjukkan pada laporan keuangan. Salah satu bukti adalah timbulnya reaksi pasar pada saat pengumuman laporan keuangan tersebut. Beberapa kemungkinan bisa digunakan untuk mendeteksi apakah pelaku pasar modal merespon laporan keuangan tersebut sebagai informasi yang relevan untuk membuat keputusan investasi. Salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui reaksi pasar adalah dengan melihat tingkah laku pasar yang diproksikan dengan perubahan kegiatan volume perdagangan ( trading volume activity ). Trading Volume Activity (TVA) merupakan suatu instrumen yang dapat digunakan untuk melihat reaksi pasar modal terhadap informasi melalui parameter pergerakan aktivitas volume perdagangan di pasar modal. Dan apabila ditinjau dari fungsinya maka dapat dikatakan bahwa TVA merupakan suatu variasi dari studi peristiwa (event study). Dengan menggunakan pengumuman deviden dan laporan keuangan tahunan sebagai peristiwa yang akan diamati, penelitian ini akan melihat apakah deviden dan laporan keuangan tahunan yang diumumkan oleh perusahaan emiten di pasar modal Indonesia dapat mengakibatkan perubahan harga yang berbeda dengan perubahan harga di luar dua peristiwa yang diamati tersebut serta keputusan perdagangan yang berbeda dengan periode-periode di luar pengumuman dua peristiwa tersebutKATA KUNCI: Reaksi Pasar, Laporan Keuangan Tahunan, Perusahaan Go Public, Bursa Efek Jakarta (BEJ)

ANALISIS VARIABEL-VARIABEL KEUANGAN YANG MEMENGARUHI STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA

Sunrowiyati, Siti

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur modal perusahaan merupakan perimbangan antara utang jangkapanjang dan modal sendiri. Perusahaan diharapkan dapat mencapai struktur modal yang optimal sehingga biaya modal rata-rata dapat diminimalkan yang akhirnya memaksimalkan nilai perusahaan.Untuk mencapai struktur modal yang optimal tentunya perlu mempertimbangkan beberapa variabel yang mempengaruhinya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah secara simultan dan partial variabel tangibiliy of asset, profitability dan growth berpengaruh secara signifikan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur yang telah go public di Bursa Efek Jakarta (BEJ).Pada penelitian ini, populasinya meliputi seluruh perusahaan manufaktur yang telah terdaftar di BEJ. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik penarikan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu pengambilan sampel yang bersifat tidak acak dan sampel dipilih berdasarkan pertimbangan-pertimbangan atau kriteria-kriteria tertentu. Dengan terbatasnya data yang diperoleh, maka sampel diperoleh sebanyak 31 perusahan yang tergolong basic industry dan chemical masuk sebagai sampel dalam penelitian ini.Teknik pengumpulan data yang dipergunakan teknik pooling, yang merupakan penggabungan data time series (pengamatan laporan keuangan sesuai deret waktu) dan cross sectional (pengamatan laporan keuangan perusahaan manufaktur dalam industri yang tergolong basic industry and chemicals, yaitu: cement, ceramics glass porcelain, metal and allied products, plastics and packaging, animal feed, wood industries, pulp and paper).Pengujian terhadap hasil penelitian dengan menggunakan analisis statistik, yaitu metode regresi berganda. Dengan dilakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu dan untuk mengetahui pengaruh serta hubungan dipergunakan uji F dan uji t.KATA KUNCI: tangibility assets, profitability, pertumbuhan (growth), struktur modal, struktur finansial, perusahaan manufaktur

ANALISIS PERSAINGAN DAN PENGELOMPOKAN POSISI MERK SABUN MANDI CAIR TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT DI KOTA BLITAR

Setiawan, Rony Ika

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research is the development of industrial soap as well as the increasing of toilet soap usage, which become a chance to the growth of soap industry beside as the globalization in AFTA 2004 era, which tend to the high competition between some of liquid soap brand.The aim of this research are: 1. to analyze the map of liquid soap brand based on society perception in Blitar City, 2. to analyze and grouping the position of liquid soap brand in Blitar City,and 3. Knowing one of liquid soap society preference to determine attributes which were used.The object of the research are eight liquid soap brands, they are: Lifebuoy, Lux, Cusson Imperial Leather, Biore, Nuvo, Dettol, and Gatsby. The method of taking sample is by using purposive sampling to determine population target, and proportional sampling to specify the amount of sample of each districts in Blitar City. The research population is society living in Blitar City, one people represent a family.Statistic analysis device are 1. by multidimensional scaling (MDS) in order to see the map position; 2. cluster analysis to see grouping position, and 3. vector analysis to know the position of liquid soap brand based on society preference.The result of this research shows that eight brands of liquid soap have different position according to society in Blitar City. There are two segments: the first are the brand of Lifebuoy, Gatsby, Biore, Sanex, and Cusson Imperial Leather; and the second are the brand of Lux, Dettol, and Nuvo.The result of mapping position shows that the brand of Biore is closely competition to Sanex and Cusson Imperial Leather, Lifebuoy brand is closely competition to Dettol while Nuvo doesnt have competitor from other brands.The brand of Lifebuoy and Gatsby be found of consumers because of its aroma and the package. The brand of Biore, Sanex, and Cusson Imperial Leather be found of consumers because of cleanliness and the measurement while Nuvo because of its cleanliness.The brand of Lux has highest preference rank among the others attributes, it means the brand of Lux is preferable in Blitar City.KATA KUNCI: Analisis Persaingan, Pengelompokan Posisi Merk, Sabun Mandi Cair, Persepsi Masyarakat , Kota Blitar

PENGARUH PEMBERIAN INSENTIF TERHADAP KINERJA GURU AGAMA (STUDI PADA GURU NGAJI DINAS KESEJAHTERAAN SOSIAL DAN TENAGAKERJA DI KOTA BLITAR)

Subagyo, Bambang

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi (KOMPILEK) Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1. untuk mengetahui pelaksanaan pemberian insentif kepada guru ngaji di Kota Blitar; dan 2. untuk mengetahui pengaruh pemberian insentif terhadap kinerja guru ngaji di Kota Blitar. Variabelvariabel yang digunakan pada penelitian ini adalah: variabel bebas yaitu Insentif (X), dan variabel terikat yaitu Kinerja (Y). Dalam penelitian ini populasi yang diambil adalah seluruh guru ngaji di Kota Blitar sebanyak 1.464 orang, dan sampel yang diambil sebanyak 94 orang. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan analisa data dengan menggunakan SPSS didapatkan nilai Fhitung sebesar 30,847 (Sig = 0,000). Berdasarkan data tersebut dapat dijelaskan bahwa nilai Fhitung > Ftabel ( 30,847 > 1,980) atau signifikasi F lebih kecil dari 5% (0,000 < 0,05). Dengan koefisien regresi sebesar 0,797 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dengan nilai determinasi sebesar 0,636 yang berarti kontribusi variabel insentif (X) terhadap variabel kinerja (Y) adalah sebesar 63,6%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikutkan dalam penelitian ini. Yang artinya variabel insentif (X) berpengaruh terhadap kinerja (Y).KATA KUNCI: Insentif, Kinerja