cover
Filter by Year
JURNAL GALUNG TROPIKA
Jurnal Galung Tropika dengan nomor p-ISSN 2302-4178 (cetak) dan e-ISSN 2407-6279 (online) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan hasil penelitian di bidang Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Biologi Tanaman. Serta menyajikan informasi hasil penelitian dan artikel ilmiah untuk pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia yang dipublikasikan secara elektronik dan cetak.
Articles by issue : Vol 6, No 2 (2017)
8
Articles
KARAKTERISTIK IKAN TEMBANG (Sardinella gibbosa) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PRODUK FERMENTASI CHAO

Agussalim M, Agussalim M ( Poiliteknik Pertanian Negeri Pangkep ) , Kumalasari, Tien ( Poiliteknik Pertanian Negeri Pangkep )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chao adalah produk fermentasi tradisional Kabupaten Pangkep yang menggunakan ikan dan nasi sebagai bahan baku utama. Ikan tembang (Sardinella gibbosa)  merupakan salah satu jenis ikan yang sering digunakan sebagai bahan pembuatan chao, yang difermentasi terlebih dahulu sebelum diolah menjadi chao. Fermentasi menyebabkan perubahan sifat mikrobiologis, kimiawi, dan sensori daging ikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik ikan tembang selama fermentasi. Fermentasi dilakukan pada suhu ruang selama 6 hari, kemudian disampling pada hari ke-2, 4, dan 6 untuk dianalisis sifat mikrobiologis, kimiawi, dan sensorinya. Kandungan bakteri aerobik ikan tembang menurun selama fermentasi dari log 5,69 CFU/ml pada hari ke-2 menjadi log 4,22 CFU/ml pada hari ke-6. Begitupun dengan kandungan jamur menurun dari log 4,20 CFU/ml pada hari ke-2 menjadi log 3,25 CFU/ml pada hari ke-6. Kandungan total bakteri asam laktat ikan tembang meningkat selama fermentasi, dari log 4,76 CFU/ml pada hari ke-2 menjadi log 5,30 CFU/ml pada hari ke-6. Kadar total asam ikan tembang meningkat selama fermentasi dari 1, pada hari ke-2 menjadi 2,7% pada hari ke-6, hal tersebut diikuti oleh penurunan nilai pH dari 6,5 menjadi 6,2. Rata-rata tingkat kesukaan panelis terhadap kenampakan, tekstur, aroma, dan rasa ikan tembang selama fermentasi masing-masing berada pada range (5,6-67), (5,67-6,68), (5,93-6,7), dan (5,92-6,90). Jumlah bakteri aerobik dan jamur ikan tembang pada hari ke-6 fermentasi berada di bawah jumlah maksimum cemaran mikroba dan jamur pada produk perikanan yang ditetapkan oleh Natural Health Products Directorate dan Badan Standardisasi Nasional. Ikan tembang yang telah difermentasi layak dan aman diolah menjadi produk chao.

PENDEKATAN PENENTUAN KUOTA KARANG HIAS EKSPOR UNTUK MENUNJANG PEMANFAATAN SECARA BERKELANJUTAN DI SULAWESI SELATAN

Kasmi, Mauli ( Jurusan Agribisnis Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep ) , Liuw, Fery A.M. ( Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan, Ditjen KSDAE Kementerian LHK, Makassar ) , Santoso, Edy ( Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan, Ditjen KSDAE Kementerian LHK, Makassar ) , Ilyas, Moh. ( Jurusan Agribisnis Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karang keras (Ordo Scleractinia) termasuk hewan yang tercatat dalam CITES (Convention of International Trade in Endangered Species) sebagai hewan yang diperdagangkan untuk memenuhi kebutuhan aquarium rumah tangga di negara-negara maju. Sulawesi Selatan merupakan salah satu sumber karang hias bagi eksportir  Jakarta dan Bali. Ada 11 middleman (supplier) yang tergabung dalam anggota Asosiasi Koral dan Ikan Hias Sulawesi (AKIS) yang memiliki penampungan karang hias dan bermukim di Makassar. Perairan pulau Spermonde Makassar dan Pangkep sebagai konsentrasi penangkapan karang hias di Sulsel. Masalah yang dihadapi dalam perdagangan karang hias adalah penentuan kuota untuk ekspor belum memiliki standar yang lestari bagi kelangsungan populasi, khususnya di kawasan perairan pulau Spermonde Pangkep. Tujuan penelitian adalah mengestimasi dan menganalisis kelimpahan jenis karang hidup dan kondisi tutupan karang sebagai salah satu komponen terpenting dalam penentuan kuota perdagangan untuk dijadikan model penentuan kuota ekspor karang hias dari alam. Metode penelitian observasi dan wawancara terhadap responden dan pengambilan data di instansi atau  perusahaan terkait. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan jenis dan jumlah yang telah terdaftar dalam kuota koral Sulsel lima tahun terakhir masih layak dimanfaatkan dengan pemanfaatan 2,5% dari jumlah stok karang di alam. Pemanfaatan karang hias di kawasan konsentrasi penangkapan karang hias tutupan karang umumnya masih baik dan jenis-jenis karang hias yang dimanfaatkan umumnya masih diperoleh di ketiga zona reef (flat, cress, dan slope).

APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR BERBAHAN DASAR BATANG PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.)

Laginda, Yakop S. ( Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo ) , Darmawan, M. ( Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo ) , Syah, Ikrar Taruna ( Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.459 KB)

Abstract

Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) merupakan sayuran buah yang tergolong tanaman semusim dan banyak mengandung vitamin dan mineral. Batang pisang yang selama ini dianggap sebagai sampah dan berbau, ternyata banyak mengandung unsur kimia yaitu kalium, fosfor dan kalsium yang berpotensi untuk dijadikan pupuk. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan berupa Pupuk Batang Pisang (P). Pemupukan terdiri dari empat perlakuan, yaitu P0 (0 ml/aplikasi), P1 (350 ml/aplikasi), P2 (500 ml/aplikasi) dan P3 (650 ml/aplikasi). Tiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 16 unit pengamatan. Pertumbuhan tanaman tomat dengan nilai tertinggi pada tinggi tanaman dan jumlah daun diperoleh pada perlakuan 650 ml/aplikasi. Sedangkan pada masa generatif perlakuan 650 ml/aplikasi juga menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap jumlah buah, berat buah pertanaman, dan berat buah perbedengan.

APLIKASI TEKNOLOGI PEMANGKASAN DAN DINAMIKA PERTUMBUHAN DAUN KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis L) YANG DIBERI MULSA

Akib, Muh. Akhsan ( Program Studi Agroteknolog, Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Universitas Muhammadiyah Parepare ) , Mustari, Kahar ( Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin ) , Ilmi, Nur ( Program Studi Agroteknolog, Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Universitas Muhammadiyah Parepare ) , Rosalina, Resi ( Program Studi Agroteknolog, Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Universitas Muhammadiyah Parepare )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.893 KB)

Abstract

Suatu penelitian telah dilaksanakan selama tiga bulan di lahan sawah petani di desa Panincong, Kec. Marioriawa, Kab. Soppeng, Prov. Sulawesi Selatan, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi teknologi pemangkasan dan dinamika pertumbuhan daun kacang koro pedang (Canavalia ensiformis L) yang diberi mulsa. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan dengan menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial. Faktor pertama adalah pemberian mulsa terdiri dari tiga taraf yaitu: tanpa mulsa, mulsa sekam, mulsa jerami. Faktor kedua adalah pemangkasan yang terdiri dari dua taraf yaitu: tanpa pemangkasan dan pemangkasan daun. Peubah yang diamati adalah: jumlah daun, luas daun, jumlah stomata dilapisan adaxial dan abaxial daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi pemangkasan mempengaruhi dinamika pertumbuhan daun tanaman kacang koro pedang khususnya pada luas daun dan jumlah stomata pada lapisan abaxial dan adaxial daun pada tanaman kacang koro pedang sedangkan pemberian mulsa mempengaruhi dinamika pertumbuhan daun tanaman kacang koro pedang khususnya pada jumlah daun.

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PENGGILINGAN DAGING DI KABUPATEN SERUYAN PROPINSI KALIMANTAN TENGAH

Saputra, Eko ( Universitas Darwan Ali )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.877 KB)

Abstract

Pembangunan pertanian khususnya subsektor peternakan dibidang usaha penggilingan daging bertujuan untuk memenuhi kebutuhan akan konsumsi daging bagi masyarakat, pengembangan usaha yang tepat agar usaha penggilingan daging dapat berkesinambungan, dan meningkatkan perekonomian masyarakat selaku pengusaha dan pengguna jasa penggilingan daging. Tujuan penelitian adalah menganalisis strategi pengembangan usaha penggilingan daging di Kabupaten Seruyan. Jenis penelitian adalah penelitian eksplanatori, teknik pengumpulan data menggunakan beberapa metode, antara lain: observasi, wawancara (interview), kuesioner, studi literatur dan melakukan pencatatan data yang dibutuhkan penelitian. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitis, yaitu metode yang memusatkan diri pada pemecahan masalah-masalah yang ada pada masa sekarang dan pada masalah-masalah aktual. Sumber data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder yang bersumber dari subyek, informan, dan arsif atau dokumen. Populasi penelitian adalah pengusaha penggilingan daging di Kabupaten Seruyan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling. Jenisnya adalah purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu, yaitu 6 orang pekerja sekaligus pengusaha penggilingan daging di Kabupaten Seruyan. Metode analisis data untuk memformulasikan strategi pengembangan usaha digunakan analisis SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan usaha penggilingan daging di Kabupaten Seruyan berada pada kuadran pertama sehingga dapat menjalankan stratgi S-O, diantaranya meningkatkan kuantitas dan kualitas daging hasil penggilingan, dan diversifikasi produk olahan daging hasil penggilingan.

KAJIAN PERAN PEREMPUAN DALAM USAHATANI SAYURAN YANG BERLANDASKAN ZERO WASTE DI KECAMATAN BISSAPPU KABUPATEN BANTAENG

Syarif, Asriyanti ( Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Makassar ) , Zainuddin, Mutmainnah ( Program Studi Kehutanan Universitas Muhammadiyah Makassar )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.392 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui peran wanita tani dalam  pengembangan  usahatani sayuran  dan pemanfaatan limbah pertanian, menganalisis curahan waktu kerja wanita tani dalam pengembangan usahatani sayuran, menganalisis pendapatan usahatani sayuran  dan kontribusinya  bagi peningkatan pendapatan keluarga, Selain itu mengetahui nilai tambah yang diperoleh perempuan tani dalam pengolahan limbah pertanian. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Bissapu Kabupaten Bantaeng, dengan sampel 30 orang perempuan tani yang melakukan usahatani sayuran dan melakukan pengolahan limbah pertanian. Pendapatan perempuan tani, curahan waktu, kontribusi perempuan tani dalam peningkatan pendapatan keluarga, dan nilai tambah dari pengolahan limbah pertanian sebagai salah satu konsep dalam zero waste. Hasil penelitian menunjukkan peran perempuan tani mengalami pergeseran dan meluas. Selain menjadi juru tani, bertindak dalam pengambilan keputusan, manajer usahatani serta mengelolah limbah pertanian yang memberikan nilai tambah. Curahan waktu yang dibutuhkan berkisar 2.5 jam/hari dengan melakukan pengolahan lahan, pemeliharaan, dan panen selama kurun waktu 2 bulan (1 musim tanam). Pendapatan usahatani sayuran Rp.244.483,97/bulan dan memberi kontribusi bagi pendapatan keluarga sebesar Rp. 7.03 %. Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan tongkol jagung yang merupakan limbah pertanian sebesar Rp. 7.000/kg,-dengan rasio nilai tambah 35 % untuk 1 kg tongkol jagung yang diolah menjadi media tanam.

TEKNIK PEMILIHAN VARIETAS UNGGUL KEDELAI BERBASIS WEB

Kumalasari, Tien ( Politeknik Pertanian Negeri Pangkep (Politani) )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.63 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendesain user interface yang dapat membantu mensosialisasikan varietas unggul kedelai yang telah dilepas oleh pemerintah. Selain itu membantu petani dalam memilih varietas unggul kedelai. Penelitian terdiri atas empat tahap, yaitu investigasi sistem, analisis sistem, desain, dan implementasi sistem. Tahap implementasi sistem menggunakan perangkat lunak PHP dan MYSQL. Penelitian menghasilkan 3 cara pemilihan dan pencarian varietas unggul kedelai, yaitu pencarian berdasarkan nama varietas, pemilihan berdasarkan kriteria atau parameter yang telah ditentukan (kategori), dan pencarian berdasarkan kata kunci. Hasil pencarian dan pemilihan varietas adalah berupa deskripsi detail dari varietas unggul yang terpilih.

ANALISIS RESPON ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) TERHADAP LIMBAH DETERJEN DI PERAIRAN DANAU TEMPE KABUPATEN WAJO

Haerunnisa, Haerunnisa ( STKIP PUANGRIMAGGALATUNG SENGKANG ) , Anita, Yetti ( Jurusan Pendidikan Biologi STKIP Puangrimaggalatung Sengkang ) , Rahmawati, Rahmawati ( Jurusan Agroteknologi STIP Puangrimaggalatung Sengkang )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.443 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon eceng gondok (Eichornia crassipes) terhadap limbah deterjen dan mengetahui perubahan pH air danau akibat limbah deterjen. Selain itu untuk fitoremediasi eceng gondok (Eichornia crassipes) terhadap limbah deterjen. Penelitian dilaksanakan pada Agustus – Oktober 2016 di Laboratorium Biologi STKIP Puangrimaggalatung Sengkang untuk analisis sampel, pengamatan dilaksanakan di Perairan Danau Tempe Kabupaten Wajo. Tanaman eceng gondok ditanam pada 9 gelas plastik berisi tanah dan air sebagai media tanam. Tanaman diaklimatisasi selama satu minggu dan dilanjutkan dengan penelitian dengan desain penelitian: a) 3 gelas plastik : eceng gondok + air danau, b) 3 gelas plastik : eceng gondok + air + deterjen, c) 3 gelas plastik : eceng gondok + air + tanah + deterjen.  Setelah diaklimatisasi diberi perlakuan dengan air deterjen dan tidak diberi air deterjen mencapai tiga perempat tinggi dari gelas plastik.  Perbedaan respon antar perlakuan dan antar spesies dilakukan uji Anova. Hasil penelitian menunjukkan eceng gondok mampu menurunkan konsentrasi limbah deterjen dalam perairan secara signifikan. Pemberian tanah dalam penelitian mengurangi pencemaran limbah deterjen terhadap pertumbuhan eceng gondok. Potensi eceng gondok sebagai tanaman remediasi dapat dilihat pada perubahan pH dan konduktivitas media tanam yang telah diintroduksi limbah deterjen. Pada awal perlakuan, media tanam eceng gondok yang mengandung limbah deterjen memiliki pH sebesar 8,18 dan konduktivitasnya sebesar 3,18. Sementara itu, media tanam eceng gondok yang tidak mengandung limbah deterjen (kontrol) memiliki pH sebesar 6,75 dan konduktivitasnya sebesar 0,38. Setelah dua minggu, terjadi kenaikan pH dan penurunan konduktivitas media tanam baik pada kontrol maupun padaEceng gondok. Kenaikan pH mencapai 8–8,77 dan penurunan konduktivitas mencapai 0,17. Sistem fitoremediasi yang dilakukan lebih ramah lingkungan, murah, estetik, dan dapat mengurangi masuknya kontaminan ke lingkungan melalui sistem air permukaan.