cover
Filter by Year
JURNAL GALUNG TROPIKA
Jurnal Galung Tropika dengan nomor p-ISSN 2302-4178 (cetak) dan e-ISSN 2407-6279 (online) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan hasil penelitian di bidang Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Biologi Tanaman. Serta menyajikan informasi hasil penelitian dan artikel ilmiah untuk pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia yang dipublikasikan secara elektronik dan cetak.
Articles by issue : Vol 4, No 3 (2015)
8
Articles
KAJIAN POTENSI LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PAKAN TERNAK SAPI POTONG DI KOTA PARE-PARE

Rauf, Juliawati ( Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare ) , Rasbawati, Rasbawati ( Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Parepare memiliki luas lahan pertanian mencapai 7.505 hektar. Luasan lahan pertanian ini akan menghasilkan produk limbah pertanian. Terkait dengan pengembangan pakan ternak, maka diarahkan untuk dapat mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku pakan lokal bersumber dari limbah pertanian. Limbah pertanian dapat dimanfaatkan sebagai pakan pengganti hijauan yang ketersediaannya terbatas pada ternak sapi potong. Olehnya itu perlu dilakukan penelitian tentang Kajian Potensi Limbah Pertanian Sebagai Pakan Ternak Sapi Potong Di Kota Parepare. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi dan daya dukung limbah pertanian sebagai sumber pakan ternak sapi potong di Kota Parepare dengan cara menghitung besarnya potensi pengembangan ternak sapi potong dan daya dukung lahan. Hasil yang diperoleh bahwa daya dukung limbah tanaman pangan di Kota Parepare dapat menampung dan menyediakan pakan untuk kebutuhan ternak sapi potong berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan bahan kering (BK) yaitu sebesar 688,43 ST (satuan ternak).

SIMULASI MODEL AQUACROP UNTUK ANALISIS PENGELOLAAN AIR TANAMAN PADI LADANG

Hadija, Hadija ( Jurusan Agroteknologi, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian YAPIM Maros ) , Mariam, Mariam ( Jurusan Agribisnis Politeknik Negeri Pangkep )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.556 KB)

Abstract

Kekurangan pangan menjadi hal yang sangat sering dipertimbangkan saat ini. Faktor yang tak bisa dihindari dari kekurangan pangan saat ini adalah fluktuasi perubahan  iklim dan cuaca. Kekurangan  pangan  tersebut dapat dipenuhi dengan penyediaan produksi padi pada lahan kering melalui tanaman padi ladang. Tujuan penelitian untuk (1) mengadaptasi dan menguji kemampuan model; (2) menentukan interaksi faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap pengelolaan lingkungan produksi; (3) memperoleh informasi ataupun prediksi pengelolaan lingkungan produksi. Penelitian dilaksanakan di Teaching Farm Universitas Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan, pada Februari sampai Juni 2013, menggunakan metode pengumpulan data melalui (1) Pengamatan langsung dilapangan (Field research), (2) Pengujian Contoh Tanah Di Laboratorium (3) Studi pustaka (library research), dan  metode analisis datanya menggunakan dua software yaitu software ETo Calculator (V.3.2) dan Software Aquacrop (V.04) Metode analisis  menggunakan dua program yaitu ETo Calculator Versi 3.2 dan program aquacrop versi 4.0 tahun 2012. Hasil penelitian menujukan dari hasil simulasi kebutuhan air tanaman padi ladang, total air tesedia terendah pada tahun 2005 yaitu 2,71 mm.hari-1 sedangkan tertinggi pada tahun 2008 yaitu 289,2 mm/hari. Secara ideal simulasi yang dilakukan dapat dilihat pada tahun 2007-2011 dimana produksi meningkat dari 1,93 ton/ha menjadi 2,61 ton.ha-1. Berdasarkan validasi yang dilakukan model terhadap hasil produksi menggunakan data BPS Sulsel, model mampu dijalankan dengan baik dengan ketepatan prediksi mencapai 87,0 %. Output dari program akan sangat membantu para pengguna di bidang pertanian.

PENGARUH PEMBERIAN PESTISIDA ORGANIK DAN INTERVAL PENYEMPROTAN TERHADAP SERANGAN HAMA PADA BIBIT TANAMAN JABON MERAH (ANTHOCEPHALUS MACROPHYLLUS)

Mpapa, Bahidin Laode ( Peneliti Kayu Jabon Merah dan Gaharu-Luwuk ) , Romadhon, Saiful ( Fakultas Pertanian )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pestisida organik diharapkan dapat menekan pertumbuhan serangan hama dan penyakit tanaman seperti hama belalang, semut, kepik, mengendalikan bercak daun dan keriting daun. Serangan hama dan penyakit banyak terjadi pada awal masa pertumbuhan tanaman di persemaian. Fenomena serangan hama dan penyakit tanaman terjadi pada salah satu usaha pembibitan tanaman jabon merah. Salah satu pestisida organik yang murah dan ramah lingkungan yaitu pestisida organik dari urin sapi. Hal lain yang perlu diperhatikan agar meminimalisir serangan hama pada bibit tanaman yaitu adanya  pengaturan interval penyemprotan.  Penelitian dilakukan di Desa Ondo-ondolu, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai pada bulan  Juli – Agustus  2013. Bahan dan Alat yang digunakan yaitu bibit jabon merah, pestisida organik dari urin sapi, handsprayer, kamera, lup dan alat tulis menulis. Penelitian menggunakan Rancangan Spilt Plot, dengan faktor utama adalah pestisida organik dari urin sapi, terdiri dari 3 (tiga) level yaitu : 10 ml (al), 20 ml (a2) dan 30 ml (a3), masing-masing dicampur dengan 1 liter air. Anak petak adalah interval penyemprotan, terdiri dari 3 level yaitu : 2 hari sekali (b1), 4 hari sekali (b2) dan 6 hari sekali (b3). Semua kombinasi di ulang sebanyak 3 kali sehingga di peroleh 27 kombinasi perlakuan. Variabel yang diamati yaitu total serangan pada minggu pertama, kedua, ketiga dan keempat. Analisis data dengan Analisis of Variance (Anova). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberian pestisida organik dengan interval penyemprotan yang berbeda tidak memberikan pengaruh terhadap serangan hama yang menyerang tanaman bibit jabon merah.

ANALISIS JUMLAH TELUR CUMI-CUMI BERDASARKAN MUSIM

Hasmawati, Hasmawati ( Jurusan Penangkapan Ikan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cumi-cumi (Cephalopda) dapat mengisi pasaran internasional sebagai salah satu hasil perikanan, selain ikan dan udang.  Salah satu upaya pengelolaan sumber daya cumi-cumi adalah membuatkan tempat sebagai sarang (atraktor) untuk berkumpul berteduh, mencari makan, dan menempelkan telur sehingga populasinya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui musim penempelan telur cumi-cumi dan pola sebaran parameter oseanografi dan kelimpahan telur cumi-cumi berdasarkan ruang dan waktu. Atraktor ditempatkan pada perairan dengan kedalaman 4 - 10 meter. Pengumpulan data jumlah telur yang menenmpel dilakukan pada Musim Peralihan dan Musim Timur tahun 2011-2012. Data dianalisis dengan analisis deskriptif frekuensi  kemudian dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney  untuk melihat perbedaan yang signifikan antara jumlah telur yang menempel pada atraktor dan  perbedaan  jumlah telur pada musim yang berbeda. Uji koefisien korelasi Spearmann untuk melihat hubungan jumlah telur dengan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan musim penempelan telur cumi-cumi di perairan Spermonde khususnya  diperairan Pulau Samatellu Lompo terjadi di  Musim Timur. Pada musim peralihan, salinitas dan iluminasi cahaya menunjukkan hubungan korelasi positif. Sedangkan pada Musim Timur, kecepatan arus dan salinitas menunjukkan korelasi negatif dengan jumlah telur cumi-cumi yang menempel pada atraktor.

ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN ANGGERAJA KABUPATEN ENREKANG

Nurhapsa, Nurhapsa ( Dosen Fak. Pertanian, Peternakan dan Perikanan ) , Kartini, Kartini, Arham, Arham

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.378 KB)

Abstract

Bawang merupakan salah satu komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi dalam hal pemenuhan konsumsi nasional, sumber penghasilan petani, dan potensinya sebagai sumber devisa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat  pendapatan bawang merah di Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata petani memiliki luas lahan 0.74 hektar, dengan tingkat pendidikan sebagian besar SMA, dengan pengalaman lebih dari 5 tahun. Tingkat pendapatan petani bawang Kabupaten Anggeraja sebesar 45.16776 juta ha-1.

KAJIAN PERUBAHAN DESAIN KEMASAN PADA PRODUK BUMBU TRADISIONAL MAKASSAR

Syahriati, Syahriati ( Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Politeknik Pertanian Negeri Pangkep )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) meninjau mekanisme perusahaan melakukan perubahan desain produk, (2) untuk melihat promosi dilakukan perusahaan pada saat perubahan produk pengepakan desain, dan (3) untuk mengidentifikasi perubahan volume penjualan sebelum dan setelah produk pengepakan desain dilakukan. Kajian ini dilakukan di UD. AL-MINAH yang terletak di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, sehingga digunakan data deskriptif untuk menjelaskan temuan studi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara untuk menghasilkan data primer dan pengamatan untuk menghasilkan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode tiga perubahan produk pengepakan desain (plastik polyetilen, plastik polypropilen dalam bentuk pot, dan kemasan fleksibel stand-up pouch) menyebabkan peningkatan volume penjualan produk berbagai bumbu dari UD AL-MINAH. Setiap periode perubahan desain pengemasan, perusahaan mempertimbangkan pilihan kemasan jenis melalui survei pasar, produk menunjukkan, diskusi tentang penelitian dan pengembangan dengan packing firma konsultasi desain produk. Perusahaan melakukan promosi produk melalui produk, persaingan dan iklan di media massa.

KARAKTERISTIK HABITAT DAN KELIMPAHAN IKAN HIAS INJEL BATMAN (POMACANTHUS IMPERIOR) DI PERAIRAN KABUPATEN PANGKEP, SULAWESI SELATAN

Abdullah, Abdullah ( Jurusan Agribisnis Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep ) , Kasmi, Mauli ( Jurusan Agribisnis Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.772 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengestimasi dan menganalisis kelimpahan ikan hias Injel Batman (Pomacanthus imperior) berdasarkan kondisi tutupan karang hidup di perairan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Metode penelitian didasarkan pada sampling paralel antara kelimpahan (visual sensus) dan prosentase  tutupan karang hidup (Point Intercept Transect)  di lokasi penelitian. Lokasi penelitian di Perairan Kepulauan Liukang Tumpabbiring dan Kepulauan Liukang Tangaya. Hasil menunjukkan  Kepulauan Liukang Tupabbiring mempunyai kelimpahan ikan 0,00005 ekor.m-2 dengan standing stock 138 ekor dan peraiaran Kecamatan Liukang Tangaya sebanyak 0,005 ekor. m-2 dengan standing stock 35.121 ekor. Kelimpahan ikan Injel Batman tidak berkorelasi positif dengan tutupan karang hidup tetapi keberadaannya  dipengaruhi oleh struktur bentuk pertumbuhan karang (karasteristik habitat) yaitu di antara celah karang bercabang, submasive dan masive.

PEMANFAATAN DAN KEBERLANJUTAN GOSSE SEBAGAI SUMBER PROTEIN UNTUK MENDUKUNG PEMELIHARAAN ITIK INTENSIF DI KABUPATEN PANGKEP

Harifuddin, Harifuddin ( Jurusan Agribisnis Perikanan Politeknik Pertanian Negeri Pangkep ) , Wadi, Ahmad ( Jurusan Budidaya Perikanan Politeknik Pertanian Negeri Pangkep ) , Jaya, Andi Asdar ( Jurusan Budidaya Perikanan Politeknik Pertanian Negeri Pangkep ) , Risal, Muhammad ( Jurusan Budidaya Perikanan STIPER Yapim Maros )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.244 KB)

Abstract

Usaha ternak itik intensif mengalami kendala dalam penyediaan sumber protein secara berkelanjutan.  Jika mengharapkan dari pakan buatan, maka keuntungan sangat sulit dicapai utamanya pada skala yang kecil.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrisi dari gosse, jumlah produksi dan daya dukung terhadap ternak itik. Manfaat penelitian ini adalah  ditemukannya formulasi pakan yang berbasis sumber protein dari gosse yang dapat direkomendasikan untuk para peternak itik intensif. Metode pengambilan sampel menggunakan metode bujur sangkar Latin. Parameter yang diukur adalah nilai nutrisi gosse sebagai bahan baku pembuatan pakan ternak itik. Selanjutnya menyusun  formulasi  pakan  itik dengan target protein pakan minimal 18%. Daya dukung gosse yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein untuk ternak itik adalah 306 ekor ha-1.