cover
Filter by Year
JURNAL GALUNG TROPIKA
Jurnal Galung Tropika dengan nomor p-ISSN 2302-4178 (cetak) dan e-ISSN 2407-6279 (online) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan hasil penelitian di bidang Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Biologi Tanaman. Serta menyajikan informasi hasil penelitian dan artikel ilmiah untuk pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia yang dipublikasikan secara elektronik dan cetak.
Articles by issue : Vol 4, No 1 (2015)
8
Articles
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KISAMPANG (Melicope denhamii) DALAM KONSENTRASI RENDAH TERHADAP PERKEMBANGAN STADIUM LARVA-PUPA Aedes aegypti L.

thaha, aminah hajah ( Jurusan Ilmu Peternakan, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk mengurangi penyebaran vektor Dengue Hemmorhagic Fever (DHF) yaitu dengan penggunaan insektisida botani yang dapat mempengaruhi lama perkembangan dan tingkat kematian pradewasa Aedes   aegypti L. Tanaman Kisampang (Melicope denhamii) merupakan salah satu alternatif untuk pencegahan DBD. Tanaman ini mengandung zat-zat aktif yaitu alkaloid dengan komponen utama evodiamine dan rutaecarpine. Tanaman ini juga mengandung minyak atsiri (essential oil), saponin, tanin, dan flavanoid serta senyawa lain yang diduga mempengaruhi tahap perkembangan serangga. Melalui penelitian ini diharapkan bahwa tanaman Kisampang dalam konsentrasi yang lebih rendah dari penelitian-penelitian sebelumnya, masih mampu mempengaruhi tahapan perkembangan dan tingkat kematian nyamuk Aedes  aegypti L. sehingga tanaman ini masih dapat berpotensi sebagai insektisida botani. Dengan adanya upaya ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan vector nyamuk hingga mencapai tingkat dimana penularan virus epidemik tidak terjadi lagi sehingga tercapai peningkatan kesehatan masyarakat dan peningkatan produktifitas ternak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian juvenil hormon asal ekstrak daun Kisampang (Melicope denhamii) terhadap perkembangan pradewasa nyamuk Aedes aegypti L. pada konsentrasi 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80, 90, dan 100 ppm dalam pelarut aquades, metanol dan etanol. dengan lima kali ulangan untuk masing-masing konsentrasi dan pelarut. Pengamatan dilakukan setiap 8 jam sekali. Dari hasil analisis uji statistik ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Duncan, diketahui ekstrak daun Kisampang (Melicope denhamii) mengandung zat-zat yang bersifat Juvenil Hormon (JH) sehingga berpengaruh terhadap Konsentrasi Juvenil Hormon (JH) dalam tubuh Aedes aegypti L, terlihat dari perkembangan waktu yang abnormal dengan adanya penambahan dan pengurangan waktu meskipun tidak memperlihatkan nilai yang signifikan. Diketahui pula bahwa tingkat kematian pada stadium larva dan pupa disebabkan efek insektisida daun Kisampang yang lebih besar dibandingkan efek JH pada tanaman tersebut.Berdasarkan persentase rata-rata keberhasilan larva dan pupa menjadi dewasa melalui interaksi antara daun Kisampang dan pelarut, diketahui bahwa  pada pelarut metanol dan etanol persentase tersebut semakin kecil seiring dengan meningkatnya konsentrasi daun Kisampang dalam pelarut. Meskipun demikian nyamuk yang telah mencapai stadium dewasa secara otomatis telah terpapar ekstrak daun Kisampang yang berarti secara fisiologis tubuh nyamuk tersebut telah tergangggu (abnormalitas).

ANALISIS SWOT DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN UDANG BEKU PT. MUSTIKA MINA NUSA AURORA TARAKAN, KALIMANTAN UTARA

Rahmayati, Rahmayati ( Politeknik Pertanian Negeri Pangkep )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.091 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan (lingkungan internal) serta peluang dan ancaman (lingkungan eksternal) serta merumuskan strategi pemasaran udang beku  yang tepat melalui analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats) pada PT.  Mustika Mina Nusa Aurora Tarakan, Kalimantan Utara. Metode penelitian  yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan  dan internet. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan  adalah dengan menggunakan alat analisis SWOT, maka dapat menggunakan alternatif strategi-strategi berikut : Strategi SO: Pemanfaatan produk, pengembangan SDM, Pengembangan Skala Usaha.  Strategi WO: Penambahan Tenaga Ahli. Strategi ST: Mempertahankan mutu produk, menjamin kualitas produk, produksi berkelanjutan. Strategi WT: Mempertahankan mutu produk, menjaga kepercayaan konsumen.

KERAGAMAN STOMATA DAUN KOPI PADA BERBAGAI POHON PENAUNG SISTEM AGROFORESTRI

Suherman, Suherman ( Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare ) , Kurniawan, Edi ( Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.898 KB)

Abstract

Keberadaan pohon penaung sebagai spesies tambahan mengakibatkan perubahan sistem fungsi yang melibatkan kemampuan adaptasi tanaman kopi itu sendiri, baik secara morfologi maupun fisiologi. Salah satunya adalah perubahan stomata sebagai substansi pertumbuhan di daun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon adaptasi terhadap keragaman morfologi stomata daun kopi pada berbagai pohon penaung dalam sistem agroforestri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dimana sampel diambil di lahan petani di Desa Baroko Kecamatan Baroko Kabupaten Enrekang yang telah menerapkan sistem agroforestri kopi. Sedangkan pengujian stomata dilakukan di Laboratorium Dasar Fak. Pertanian. Petak sampel berupa sistem penggunaan lahan (SPL) kopi naungan sederhana, SPL kopi multistrata dan tanpa naungan. Parameter pengamatan sampel pada stomata terdiri dari jumlah stomata dan kerapatan stomata.Jumlah stomata lebih banyak tanpa naungan sebanyak 76 stomata, sedang terendah adalah naungan sederhana (53 stomata) dan naungan multi strata (51 stomata). Kerapatan stomata terbanyak tanpa naungan sebesar 387,26 mm-1, sedangkan terendah pada naungan sederhana dan naungan multi strata masing-masing 270,06 mm-1 dan 259,87 mm-1. Kerapatan stomata tanpa naungan lebih padat dibandingkan tanaman kopi yang ternaungi, baik naungan sederhana maupun naungan multi  strata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jumlah stomata dan kerapatan stomata terbanyak diperoleh pada tanaman kopi tanpa naungan dibandingkan dengan kopi yang ternaungi, baik naungan sederhana maupun naungan multistrata.

STRUKTUR POPULASI IKAN KEMBUNG LELAKI (RASTRELLIGER KANAGURTA) YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN PANCANA KABUPATEN BARRU

Sonodihardjo, Asti Sugiarti ( Jurusan Penangkapan Ikan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep ) , Yahya, Muhamad Ali ( Jurusan Penangkapan Ikan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.606 KB)

Abstract

Ikan kembung lelaki telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat Kabuapaten Barru dengan menggunakan alat tangkap pukat cincin, payang, dan gillnet, sehingga diduga telah mengalami lebih tangkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur populasi ikan kembung lelaki yang meliputi struktur umur, laju pertumbuhan, panjang maksimum, mortalitas, dan tingkat pemanfaatan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan mengikuti penangkapan langsung nelayan pukat cincin yang beroperasi di perairan Pancana Kab. Barru. Penelitian dilakukan bulan Juni sampai Juli 2013 dan pengukuran dilakukan sebanyak 8 kali. Data yang diambil berupa data panjang cagak ikan. Sampel yang diukur berjumlah 1.081 ekor dan dianalisis menggunakan program Fisat II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang cagak ikan yang berhasil diukur berkisar 110-263 mm dengan struktur populasi terdiri dari tiga kelompok umur, pada modus panjang 139,70; 199,31; dan 236,52 mm. Panjang maksimum (L∞) 298,29 mm, umur teoritis pada saat panjang ikan sama dengan nol (t0) adalah -0,33 tahun. Mortalitas total (Z) 3,25 pertahun, mortalitas alami (M) 0,51 pertahun, dan mortalitas penangkapan (F) 2,73 pertahun. Tingkat eksploitasi (E) 0,84 atau lebih besar dari batas optimum 0,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perikanan kembung lelaki di perairan Kabupaten Barru telah mengalami lebih tangkap.

ANALISA MUTU KIMIA CHITOSAN DARI LIMBAH KULIT UDANG WINDU (Penaus monodon) SEBAGAI BAHAN PENGAWET

mursida, mursida ( Agroindustri Politeknik Pertanian Negeri Pangkep )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.145 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menentukan mutu chitosan yang telah dibuat untuk diaplikasikan sebagai bahan pengawet  produk udang beku. serta menetukan konsentrasi chitosan yang terbaik, yang mampu mempertahankan mutu berbagai jenis produk udang selama penyimpanan pada suhu beku. Chitosan  yang dihasilkan, telah memenuhi standar mutu chitosan. Kadar air  sebesar 7,09%, kadar abu sebesar  0,71%,  N-total sebesar 7,17% , Viscositas sebesar 825 cp, warna putih dengan rendemen sebesar  20,45%. Jenis produk udang dan konsentrasi chitosan berpengaruh terhadap mutu udang beku selama penyimpanan. Berdasarkan hasil uji lanjut LSD terhadap  pH,TVB, indol, semuanya berpengaruh sangat nyata (p˂0,05). Konsentrasi terbaik chitosan untuk mengawetkan ke tiga jenis produk udang (head on, head off, dan peeled) adalah 0,15%, baik dari segi efisiensi maupun dari segi  parameter mutu selama penyimpanan satu bulan atau 4 pekan, yaitu total mikroba masih di bawah 5,0 x 105 cfu, pH berkisar 5-7, kadar TVB masih dalam kategori segar yaitu berkisar 10-20 mgN/100 gr, kandungan indol lebih kecil atau sama dengan 10µg/100 gr contoh berarti udang masih sega

PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG LEMPUYANG (ZINGIBER AROMATICUM VAL) DAN TEPUNG KUNYIT (CURCUMA DOMESTICUS) TERHADAP KONSUMSI DAN KONVERSI RANSUM BROILER

Alfian, Alfian, Amin, Nurul ( Prodi Ilmu Peternakan, Fapetrik Univ. Muhammadiyah Parepare ) , Munir, Munir ( Prodi Ilmu Peternakan, Fapetrik Univ. Muhammadiyah Parepare )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.315 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi pemberian tepung lempuyang (Zingiber aromaticum val) dan tepung kunyit  (Curcuma domestika) terhadap konsumsi dan konversi ransum broiler. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan ulangan sebanyak tiga kali dan lima taraf perlakuan yaitu P0 = kontrol, P1= Tepung kunyit 0,5 % + Tepung lempuyang 0,5%, P2 = Tepung kunyit 0,5 % + Tepung lempuyang 2,5%, P3 = Tepung kunyit 0,5 % + Tepung lempuyang 4,5% dan P4= Tepung kunyit 0,5 % + Tepung lempuyang 6,5%. Konsumsi ransum pada perlakuan  P3 lebih tinggi dibanding dengan yang lainnya.  Perlakuan P0, P1 dan P2 berbeda sangat nyata. Konsumsi ransum ayam broiler tertinggi diperoleh dari perlakuan P3 sebesar 0,37 disusul P2, P1, dan P0 masing-masing 0,35: 0,34, dan 0,32. Pada konversi ransum ayam broiler, pembemberian tepung Lempuyang (Zingiber aromaticum val) perlakuan P0 berbeda nyata dengan perlakuan P4, namun  tidak berbeda nyata dengan P1,P2 dan P3. Nilai rata – rata konversi ransum terrendah adalah P3 yaitu 0,63, dan tertinggi pada P1, yaitu 0,74. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pemberian tepung lempuyang dan kunyit pada pakan dengan konsentrasi 4,5 % dapat memperbaiki konsumsi dan konversi ransum broiler serta konversi ransum yang tertinggi diperoleh dari perlakuan  tepung kunyit 0,5 % + tepung lempuyang 0,5 % dan yang terendah pada perlakuan  tepung kunyit 0,5 % + tepung lempuyang 4,5 %.

KANDUNGAN KALSIUM DAN FOSPOR KOMBINASI TUMPI JAGUNG DAN JERAMI KACANG TANAH YANG TERFERMENTASI

Qadri, Qadri, Semaun, Rahmawati, Nohong, Budiman

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.854 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fermentasi kombinasi jerami kacang tanah dan tumpi jagung dengan Trichoderma sp terhadap kandungan kalsium (Ca) dan fospor (P). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan ulangan sebanyak tiga kali dan tiga taraf perlakuan yaitu R0=kontrol 100% tumpi jagung, R1= 60% tumpi jagung + 40% jerami kacang tanah (Trichoderma sp.), R2=70% tumpi jagung + 30% jerami kacang tanah (Trichoderma sp.) dan, R3=80% tumpi jagung + 20% jerami kacang tanah (Trichoderma sp.). kandungan kalsium (Ca) kombinasi tumpi jagung dan jerami kacang tanah yang terfermentasi tidak berpengaruh nyata. Kandungan kalsium (Ca) dari yang tertinggi ke terendah adalah R2 (0,63%), R3 (0,61%), R0 (0,60%) dan R1 (0,59%). Hasil analisis ragam kandungan fospor (P) kombinasi tumpi jagung dan jerami kacang tanah yang terfermentasi, menunjukkan sangat berpengaruh nyata. Kandungan fospor berpengaruh sangat nyata terhadap kombinasi tumpi jagung dan jerami kacang tanah yang terfermentasi. Kandungan fospor (P) dari yang tertinggi ke terendah adalah R2 (0,80%), R3 (0,72%), R1 (0,60%) dan R0 (0,40%). Perlakuan R0 berpengaruh sangat nyata dengan perlakuan R1, R2 dan R3. Perlakuan R1 berpengaruh sangat nyata (P>0,01) dengan perlakuan R0 dan R2 namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan R3. Perlakuan R2 berpengaruh sangat nyata dengan perlakuan R0 dan R1 namun tidak berbeda sangat nyata dengan perlakuan R3. Perlakuan R3 tidak berpengaruh sangat nyata dengan perlakuan R1 dan R2 namun berpengaruh sangat nyata dengan perlakuan R0.

ANALISIS USAHATANI INTEGRASI ANTARA TANAMAN TERUBUK (SACCHARUM EDULE HASSKARL) DENGAN TERNAK SAPI

Chaniago, Ramadhani

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.223 KB)

Abstract

Tanaman terubuk selain dikonsumsi sebagai sayuran, terubuk juga mempunyai potensi sebagai pakan yang dapat mengatasi kendala utama yang dihadapi petani dalam meningkatkan produktivitas sapi, sehingga dapat diupayakan untuk menjadi salah satu alternatif dalam meningkatkan kesejahteraan petani dengan melakukan usahatani terpadu. Penelitian ini bertujuan : Menganalisis besar pendapatan dari usaha tani integrasi terubuk dengan usaha ternak sapi di Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah pada bulan maret - mei 2013. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Jumlah Populasi 30 orang yang terdiri dari 15 petani dan 15 peternak. Data dikumpulkan dengan cara: Untuk Menganalisis pendapatan dari usaha tani integrasi terubuk dengan usaha ternak sapi dengan menggunakan rumus Pd = TR – TC. Hasil penelitian adalah Besar pendapatan dari Integrasi usaha tani terubuk dengan usaha ternak sapi adalah sebesar Rp. 20,605,800/ha/ekor/tahun.