cover
Filter by Year
JURNAL GALUNG TROPIKA
Jurnal Galung Tropika dengan nomor p-ISSN 2302-4178 (cetak) dan e-ISSN 2407-6279 (online) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan hasil penelitian di bidang Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Biologi Tanaman. Serta menyajikan informasi hasil penelitian dan artikel ilmiah untuk pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia yang dipublikasikan secara elektronik dan cetak.
Articles by issue : Vol 2, No 3 (2013)
6
Articles
DINAMIKA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI BIOETANOL DAN DOSIS MIKORIZA

Suherman, Suherman, Rahim, Iradhatullah, Akib, Muh. Akhsan, Mustafa, Marlina, Larekeng, Sitti Halimah

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.046 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian bioetanol dan mikoriza terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Faktorial dengan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan ulangan sebanyak tiga kali, perlakuan pertama adalah bioetanol yang terdiri dari tiga taraf konsentrasi, yaitu 0% (kontrol), 10%, dan 20%. Sedangkan perlakuan kedua adalah mikoriza yang terdiri dari tiga taraf, yaitu tanpa Mikoriza, 4 g.tan-1, dan 8 g.tan-1 yang dilanjutkan dengan uji duncan jika perlakuan berpengaruh nyata. Hasil percobaan menunjukkan tinggi tanaman tertinggi diperoleh dari perlakuan bioetanol 20% dan mikoriza 8 g.tan-1. Analisis ragam jumlah daun berbeda nyata (α=0.05) terhadap interaksi bioetanol dan mikoriza umur 14 hst. Pengamatan ILD diperoleh nilai tertinggi umur 43 hst pada perlakuan bioetanol 10% dan mikoriza 8 g.tan-1, sedang nilai tertinggi LAN umur 43 hst pada perlakuan kontrol, dan nilai tertinggi LTR umur 43 hst pada perlakuan bioetanol 20% dan mikoriza 8 g.tan-1. Hasil produksi tertinggi diperoleh pada perlakuan bioetanol 10% dan mikoriza 8 g.tan-1.

PERTUMBUHAN JAGUNG BERMUTU PROTEIN TINGGI PADA BERBAGAI DOSIS NITROGEN

Rahim, Iradhatullah ( Prodi Agroteknologi Fapetrik Universitas Muhammadiyah Parepare ) , Tusadiyah, Halima

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.067 KB)

Abstract

Para pemulia tanaman mengembangkan jagung bermutu protein tinggi (Quality Protein Maize) disingkat QPM. QPM memiliki beberapa kelebihan dibandingkan jagung biasa, yaitu dapat meningkatkan nilai nutrisi pangan, meningkatkan nilai nutrisi pakan dan mensubstitusi sumber protein untuk pakan dari bungkil kedelai dan tepung ikan. Sehingga pakan lebih murah dan impor kedelai berkurang. Jagung QPM memiliki kandungan asam amino esensial, yaitu lysin dan triptofan dua kali lipat dari jagung lain. Manusia dan ternak membutuhkan kedua asam amino tersebut. Ternak seperti unggas dan babi yang tidak dapat menghasilkan lysin dan triptofan sendiri, sehingga harus disuplai dari bahan makanannya untuk produksi protein hewani.  Penelitian disusun faktorial 2 faktor, faktor I adalah Jagung QPM yang terdiri dari 4 varietas, terdiri dari Srikandi Putih-1 (Q1), Srikandi Kuning 2 (Q2) Srikandi Kuning-3 (Q3), dan Bima BQ (Q4).  Faktor ke dua adalah Dosis pupuk Nitrogen yang terdiri dari tanpa Urea (D1), 100kg Urea/ha(D2), 200 kg Urea/ha(D3) dan 300 kg Urea/ha(D4). Diperoleh 20 kombinasi perlakuan yang di ulang 3 kali sehingga terdapat 60 plot percobaan. Aplikasi pupuk N dilakukan pada 7 hst dan 40 hst. Untuk menilai pengaruh perlakuan terhadap pertumbuhan jagung. Hasil penelitian menunjukkan varietas Srikandi Putih mempunyai pertumbuhan terbaik dibanding varietas Srikandi Kuning-2, Srikandi Kuning-3, dan Bima BQ pada kondisi cekaman nitrogen (N).

HUBUNGAN KARAKTERISTIK HABITAT DENGAN KELIMPAHAN IKAN HIAS INJEL NAPOLEON POMACANTHUS XANTHOMETAPON DI PERAIRAN KABUPATEN PANGKEP, SULAWESI SELATAN

Kasmi, Mauli ( Jurusan Agribisnis Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep ) , Sulkifli, Sulkifli ( Jurusan Agribisnis Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.983 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengestimasi dan menganalisis kelimpahan ikan hias Injel Napoleon (Pomacanthus xanthometapon)  berdasarkan kondisi tutupan karang hidup di perairan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Ikan hias Injel Napoleon ini merupakan ikan hias laut termahal. Ikan ini hidup dan berkembang biak di habitat terumbu karang. Keberadaan dan kemunculannya pada habitat terumbu karang ini masih belum diketahui secara jelas. Kerusakan terumbu karang yang terjadi selama ini diperkirakan turut mengancam ketersedian ikan hias ini. Oleh karena itu, informasi kelimpahan kaitannya dengan kondisi terumbu karang (prosentase dan jenis tutupan karang hidup) menjadi sangat penting. Metode penelitian didasarkan pada sampling paralel antara kelimpahan (visual sensus) dan prosentase  tutupan karang hidup (Point Intercept Transect)  di lokasi penelitian. Lokasi penelitian di Perairan Kepulauan Liukang Tumpabbiring dan Kepulauan Liukang Tangaya. Analisis keterkaitan kelimpahan dan tutupan karang hidup dilakukan dengan regresi linier. Hasil kajian menunjukkan bahwa Status tutupan karang di perairan Kepulauan Tuppabiring bentuk reef flat  berada pada kondisi baik (53,50 %), reef cress sedang  (47,28%), dan reef slope  baik (52,78%), sedangkan di perairan Kepulauan Liukang Tangaya yang ditemukan pada bentuk reef flat  berada pada kondisi baik (54,17 %),  reef cress baik  (58,11%), dan reef slope baik ( 60,28%). Kelimpahan ikan Injel Napoleon sebesar 0,0004 ekor/m2 dan standing stock  12.411.333 ekor pada perairan Kepulauan Liukang Tupabbiring sedangkan pada Kepulauan  Liukang Tangaya sebesar 0,016 ekor/m2  dan standing stock 727.718.000.

DESIMINASI DUA MODEL TEKNOLOGI BIOGAS PADA PETERNAKAN RAKYAT DI KABUPATEN ENREKANG GUNA MENCIPTAKAN MASYARAKAT HEMAT ENERGI

Yusriadi, Yusriadi, Irmayani, Irmayani

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.309 KB)

Abstract

Perkembangan ternak sapi perah khususnya di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan mengalami perkembangan yang cukup pesat. Banyak kelompok ternak yang mengembangkan kegiatan pada bidang ini. Hasil utama dari sapi perah di Kabupaten Enrekang yaitu Susu yang kemudian diolah menjadi Dangke (makanan khas masyarakat Enrekang). Selain hasil utama ada juga hasil sampingan yang tidak kalah pentingnya yaitu feses dan urin. Feses dan urin penting sebab setiap hari ternak perah mengeluarkan feses dan urin, dan jika dibiarkan begitu saja ini akan menjadi sampah atau limbah yang dapat mencemari lingkungan dan menyebabkan kontaminasi susu yang sudah diperah. Proses ini akan menyebabkan kualitas susu menjadi menurun. Saat ini telah banyak teknologi khususnya pengolahan limbah yang digunakan. Semua teknologi menguntungkan, namun beberapa model teknologi tidak mampu bertahan sampai sekarang. Teknologi biogas salah satunya. Banyak model biogas di Kabupaten Enrekang yang telah dilaksanakan. Namun tingkat keberhasilannya rendah dalam daya tahan teknologi. Banyak teknologi biogas yang rusak menyebabkan masyarakat peternak enggan menggunakan alat ini. Metode pelaksanaanya itu Feses dicampur dengan air, menggunakan perbandingan 1 : 1 diaduk hingga merata. Feses yang telah tercampur dengan air kemudian dimasukkan ke dalam digester selanjutnya didiamkan selama 10 – 20 hari dalam keadaan hampa udara (anerob). Pada kondisi inilah terjadi reaksi dan interaksi antara bakteri metanogen dan non-metanogen serta bahan yang diumpankan ke dalam digester sebagai input. Ini adalah proses phisio-kimia yang kompleks dengan proses biologis yang melibatkan berbagai faktor dan tahapan bentuk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbedaan digester berbahan fiber dan digester berbahan beton. Selain berbeda kapasitas, reaktor pada digester beton lebih banyak menghasilkan gas. Gas dari digester beton tidak perlu ditampung, tapi langsung disambungkan ke kompor. Hasilnya digester beton dapat digunakan memasak sepanjang hari sedangkan digester fiber hanya mampu digunakan beberapa jam saja.

ANALISIS PROKSIMAT CHIPS RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONII PADA SUHU PENGGORENGAN DAN LAMA PENGGORENGAN BERBEDA

Syamsuar, Syamsuar ( Politeknik Pertanian Negeri Pangkep ) , A. Ghaffar, Mukhlisa ( Politeknik Pertanian Negeri Pangkep )

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.083 KB)

Abstract

Chips  rumput  laut  adalah produk makanan ringan dengan fortifikasi rumput laut serta penambahan bahan lain yang dihasilkan melalui proses penggorengan. Untuk menghasilkan chips rumput laut yang berorientasi pasar namun tetap bergizi baik, maka diperlukan suatu kajian mengenai kandungan proksimat produk chips rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) menentukan kandungan proksimat pada produk chips rumput laut dengan suhu penggorengan dan lama penggorengan berbeda-beda, dan 2) Mengestimasi suhu penggorengan dan lama penggorengan  optimum pada chips rumput laut Eucheuma cottonii.  Penelitian ini menerapkan dua perlakuan yaitu : (1) lama penggorengan 5 menit(A1), 10 menit (A2), 15 menit (A3), 20 menit (A4), dan (2) Suhu penggorengan 750C (B1), 800C (B2), 850C (B3), 900C (B4).  Analisis proksimat menunjukkan bahwa kadar air tertinggi diperoleh pada perlakuan A3B1 yaitu 10,23 % dan terendah pada perlakuan A4B4 3,25 %, kadar protein tertinggi pada perlakuan A4B4 yaitu 9,99% dan terendah pada A1B1 yaitu 3,25%, kadar lemak tertinggi pada A1B4 43,79% dan terendah pada A3B2 27,14%, kadar abu tertinggi pada A3B3 3,66% dan terendah pada A3B1 0,57%, dan kadar karbohidrat tertinggi pada A1B4 yaitu 9,86% dan terendah A1B1 4,91%.  Suhu penggorengan optimum adalah 90 oC dan lama  penggorengan optimum adalah 20 menit atau perlakuan A4B4 yang menghasilkan produk terbaik di antara perlakuan yang diterapkan.

PENGARUH SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH TERHADAP KOMUNITAS HUTAN MANGROVE (KASUS DI KABUPATEN SINJAI)

Patang, Patang

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.552 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan di Desa Tongke-tongke dan Lingkungan Pangasa Kelurahan Samataring Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh parameter lingkungan seperti sifat fisik dan kimia tanah terhadap komunitas hutan mangrove di Kabupaten Sinjai.Hasil penelitian menunjukkan parameter lingkungan tanah yang berpengaruh terhadap pertumbuhan mangrove di dua lokasi penelitian menunjukkan pH yang rendah sekitar 6,1-6,8 namun masih relevan dengan pertumbuhan hutan mangrove, kedua lokasi memiliki kelas tekstur lempung berdebu untuk semua tempat pengambilan sampel dan hal ini masih layak untuk pertumbuhan mangrove, sehingga tidak mengganggu kehidupan mangrove di lokasi penelitian.