cover
Filter by Year
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Articles by issue : Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
8
Articles
Fenomena Pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat Madrasah Aliyah Se-Provinsi Riau

Mudasir, Mudasir

Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Full PDF (758.196 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah Kualitas pelaksanaan Ujian Nasional (UN) serta apakah ada fenomena lain yang muncul dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se- Provinsi Riau. Pendekatan penelitian yang digunakanyakni kombinasi kuantitatif-kualitatif, maka metode penelitian ini mengkombinasikan teknik pengumpulan data kuntitatif dan dianalisa dengan kualitatif prosentase. Penelitian ini dilakukan di MAN Rengat, MAN Bengkalis, dan MAN 2 Model Pekanbaru. Berdasarkan analisa data, Peneliti telah menyimpulkan bahwa terdapat fenomena dalam pelaksanaan Ujian Nasional di tingkat Madrasah Aliyah Negeri se- Propinsi RiauThe aim of the research is to know how the quality of National Test application (UN) also whether is there any phenomenon that appears in National Test application (UN) on Madrasah Aliyah Negeri (MAN) surround the Riau Province. The research procedure that used is quantitative and qualitative combination, so the research method combined the quantitative data gathering and analyzed by qualitative percentage. This research has been done in MAN Rengat, MAN Bengkalis, and MAN 2 Model Pekanbaru. According to data analyzed, the researcher has concluded that there is a phenomenon in applying National Test in Madrasah Aliyah Negeri surround Riau Province. 1994.Kata kunci: fenomena dalam UN, UN madrasah aliyah, UN madrasah aliyah Riau.

Peningkatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Fisika Siswa pada Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division

Sari, Happy Komike

Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Full PDF (397.998 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi di SMA Negeri 15 Bandarlampung, proses pelaksanaan pembelajaran fisika masih belum meraih hasil yang maksimal terutama pada siswa kelas X. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan Keterampilan Proses Sains (KPS) dan hasil belajar fisika siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD). Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus pada 30 siswa di kelas X5 SMA Negeri 15 Bandarlampung. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan pengamatan, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi untuk Keterampilan Proses Sains (KPS) dan soal uraian untuk hasil belajar. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) dan hasil belajar fisika siswa dari siswa ke siswa.Based on observations in SMA NegerI 15 Bandarlampung, the implementation process of learning physics is still not achieve the maximum results, especially in class X. The main purpose of this study is to describe the increase of KPS and students’ learning achievement in learning physics using a cooperative learning model type Student Team Achievement Division (STAD). This classroom action research has been conducted in three cycles with 30 students of X5 Class of SMA Negeri 15 Bandarlampung. Every cycle consists of planning, action and observation, and reflection. The data were collected using observation sheet for KPS and essay test for learning achievement. Based on the results indicate that the cooperative learning model type STAD effectively could increase KPS and students’ learning achievement in learning physics from cycle to cycle

Pengaruh Mind Map dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa

Yusuf T., M, Amin, Mutmainnah

Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Full PDF (629.654 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur efektifitas metode mind map berbantuan grafik bervariasi terhadap hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan metode eksperimen desain treatment by level. Sampel ditentukan secara multiple random terhadap siswa MTs Negeri Balang-Balang Kab. Gowa, Sulawesi Selatan. Data dianalisis dengan menggunakan analisis variansi (ANAVA) dua arah dengan interaksi dan uji lanjut Tukey. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang belajar dengan mind map berbantuan grafik bervariasi lebih tinggi dari siswa yang belajar dengan metode sama tanpa grafik bervariasi. Kesimpulan tersebut megindikasikan bahwa grafik bervariasi dalam pembelajaran dengan metode mind maplebih efektif dan menunjukkan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika.Kata kunci: mind map, grafik bervariasi, hasil belajar matematika

Kontribusi Pendidikan Karakter dan Lingkungan Keluarga terhadap Soft Skill Siswa SMK

Ratnawati, Dianna Ratnawati

Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Full PDF (680.596 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soft skill berperan penting dalam kesuksesan karier lulusan. Agar dapat meningkatkan kompetensi lunak (soft skill) maka perlu diperhatikan kualitas implementasi pendidikan karakter dan kondisi lingkungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap (1) kontribusi pendidikan karakter terhadap soft skill; (2) kontribusi lingkungan keluarga terhadap soft skill; dan (3) mengungkap kontribusi pendidikan karakter dan lingkungan keluarga secara simultan terhadap soft skill siswa SMK Negeri se-Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Untuk menjawab tujuan penelitian digunakan analisis regresi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X1 TKR SMK Negeri se-Kota Malang sejumlah 555 siswa, sedangkan sampel penelitian diambil dengan teknik probability random sampling jenis sampling kelompok berjumlah 126 siswa. Instrumen untuk mengumpulkan data berupa angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum (1) terdapat kontribusi positif antara variabel pendidikan karakter terhadap soft skill dengan signifikansi sebesar 19,1%; (2) terdapat kontribusi positif antara variabel lingkungan keluarga terhadap soft skill dengan signifikansi sebesar 23,4%; (3) terdapat kontribusi positif antara variabel pendidikan karakter dan lingkungan keluarga secara simultan terhadap soft skill. Kedua variabel independen tersebut memberikan kontribusi sebesar 34,9% terhadap soft skill siswa, sedangkan dampak sebesar 65,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.

Peranan Soft Skill dalam Menumbuhkan Karakter Anak TPA

Nashikhah, Ma’rifatun

Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Full PDF (655.434 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter yang baik harus ditanamkan  sejak usia dini pada anak-anak. Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang paling mendasar pada kehidupan seorang anak dan pendidikan pada masa ini menentukan keberlangsungan anak untuk membentuk kepribadian yang bagus. Salah satunya penananaman karakter sejak dini melalui program TPA (Taman Pendidikan Al-qur’an) karena program tersebut terdiri dari anak usia dini sampai remaja untuk mampu memahami dan mengamalkan Al-Quran serta memiliki akhlakul karimah. Penanaman Soft Skill diharapkan dapat menghasilkan generasi penerus bangsa yang memiliki kompetensi personal dan sosial sehingga menjadi seseorang yang memiliki kepribadian baik.Good character must be implanted since early age in children. Early childhood education is an education that most fundamental on the life of a child and  determine the sustainability of children to form a good personality. One of early character through the program of the holy qur’an school because The program consisting of early childhood until youth to able to understand and practice the holy qur’an and have good attitude. Investment of soft skill is expected to produce generation that having Personal and social competence so that it becomes good personality.Keywords:soft skill, character, good personality

Pembentukan Akhlakqul Karimah melalui Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar

Bafirman, Bafirman

Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Full PDF (964.531 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian: menghasilkan model pembelajaran Penjasorkes yang inovatif untuk pembentukan akhlakqul karimah siswa, dan menguji pengaruh model pembelajaran Penjasorkes modifikasi terhadap pembentukan akhlakqul karimah siswa. Penelitian bersifat pengembangan, dengan rancangan eksperimen The Pretest-Postest Controlled Group Desain. Populasi, murid SD kota Padang. Sampel sekolah dan siswa secara purposive sampling yakni; SD Inti dan SD Imbas, siswa kelas V, 123 Orang. Insrteumen akhlakqul karimah melalui angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, analisis t-test dan covarian. Hasil; (1) Model pembelajaran penjasorkes modifikasi berpengaruh terhadap pembentukan akhlakqul karimah siswa pada SD Inti dan Imbas, (2) Model pembelajaran penjasorkes modifikasi berpengaruh daripada pembelajaran konvensional terhadap pembentukan akhlakqul karimah siswa.The aims of this research: (1). The physical education produce a model of innovative learning for the student’s akhlakqul karimah building and (2). Examine the influence of the learning model to the students akhlakqul karimah building. This reasearch is used qualitative and quantitave methods. The research design is pretest-postest controlled  group desain. The sampels were 123 students of all five grader of elementary school students in Padang whose selected as purposive sampling. The treatment group was a main school and the other was an induced school. Data were collected to the questionaries. The data was analized into descriptive, t-test, and covariance. The results implementation are: (1) has a significant impact to the student’s akhlakqul karimah building, and  (2) Influence to the student’s akhlakqul karimah building  in elementary schools.Kata kunci: pembentukan akhlakqul karimah siswa, pembelajaran Penjasorkes

Pendidik dalam Pengembangan Kecerdasan Peserta Didik (Analisis Perspektif Pendidikan Islam)

Sukring, Sukring

Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Full PDF (740.549 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidik menjadi icon penting dalam dunia pendidikan Islam, sehingga keberhasilan lembaga pendidikan dalam mencetak peserta didiknya tidak terlepas dari eksistensi pendidik yang memiliki sifat-sifat pendidik yang baik di samping kemampuan skillnya. Al-Qur’an banyak berbicara tentang pendidik yang siap mengantarkan pada ranah kehidupan yang lebih baik. Pendidik sebagai ujung tombak yang bisa merubah manusia baik dari aspek budaya, sosial, maupun agama. Selain itu, pendidik merupakan pengendali, pengarah, pengawal proses dan pembimbing ke arah perkembangan serta pertumbuhan manusia (peserta didik). Pendidik wajib memahami kebutuhan perkembangan dan pertumbuhan seluruh potensi peserta didik demi kelangsungan hidupnya di masa depan. Pendidik tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan yang diperlukan peserta didik, melainkan juga lebih diorientasikan upaya proses pembelajaran dan mentransformasi tata nilai etika ajaran Islam ke dalam pribadi mereka. Agar menjadi muslim paripurna. Peserta didik sebagai obyek dan subyek sekaligus dalam pendidikan yang dapat aktif, kreatif, dinamis, dan produktif. Peserta didik adalah manusia yang memiliki potensi kecerdasan (fitrah) krusial yang dapat dikembangkan dan berkembang secara dinamis, meliputi; kecerdasan akal (IQ), kalbu (EQ), dan Ruhiyah (SQ). Upaya pendidik dalam pengembangan kecerdasan peserta didik menurut Islam adalah mengimplementasikan dan menginternalisasikan nilai-nilai ajaran Islam ke dalam pribadi peserta didik yang meliputi; a) riyādah, yaitu: melatih peserta didik melaksanakan salat dan puasa yang dapat memproyeksikan  kecerdasan peserta didik (akal/IQ, kalbu/EQ, dan ruhiyah/SQ), Melatih peserta didik memiliki kesadarantafakur, tazakur, dan tadabur. Melatih peserta didik memiliki  sifat sabar, syukur, dan ikhlas  secara aktual,  b) membiasakan memiliki sifat mahmūdah (terpuji), dan terhindar dari sifat mazmudah (tercelah), sehingga menjadi muslim paripurna. c) Mujāhadah, yaitu kesungguhan peserta didik melawan dan mengendalikan hawa nafsunya.Kata kunci: pendidik, kecerdasan, dan peserta didik

Bimbingan dan Konseling melalui Pengembangan Akhlak Mulia Siswa Berbasis Pemikiran Al-Ghazali

Gustini, Neng

Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Full PDF (630.702 KB) | Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kebutuhan yang dirasakan terhadap program Pengembangan akhlak mulia siswa MA. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mengidentifikasi akhlak siswa, menyusun serta menghasilkan program untuk mengembangkan akhlak mulia siswa MAN 1 Bandung berdasarkan pemikiran al-Ghazali. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kualitatif dilakukan pada studi pendahuluan untuk menentukan fokus penelitian, penentuan aspek-aspek untuk pengembangan instrumen penelitian. Sedangkan pendekatan kuantitatif dilakukan pada pemotretan karakteristik siswa, pembinaan akhlak mulia di MAN 1 Bandung. Strategi yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode deskriptif dan studi kasus. Hasil temuan di MAN 1 Bandung menunjukkan akhlak mulia siswa menurut aspek kekuatan ilmu berkategori sedang, aspek kekuatan mengendalikan marah berkategori tinggi, aspek kekuatan mengendalikan syahwat berkategori sedang, aspek kekuatan adil berkategori tinggi. Berdasarkan temuan-temuan tersebut akhlak mulia siswa perlu ditingkatkan dan dikembangkan.