cover
Filter by Year
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study
Published by Universitas Medan Area
Articles by issue : Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
10
Articles
Penggunaan Bahasadan Variasi Bahasa dalam Berbahasadan Berbudaya

Waridah, Waridah ( Staf Pengajar Fisipol Universitas Medan Area )

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.798 KB)

Abstract

Perbedaan keadaan geografis telah memisahkan masyarakat menjadi kelompok-kelompok yang terdiri dari berbagai suku  bangsa. Keberagaman suku bangsa tersebut telah melahirkan perbedaan kebudayaan termasuk di dalamnya bahasa dan variasinya. Faktor status sosial, situasi berbahasa, waktu, budaya, dan individual juga telah menyebabkan munculnya variasi-variasi bahasa. Bahasa dan budaya saling berpengaruh. Dalam penggunaan bahasa dapat diketahui bahwa ada hubungan antara struktur sosial dan cara masyarakat dalam menggunakan bahasa tersebut yang dapat mengarah pada pembentukan perilaku linguistik tersebut.

Kritik Netizen Terhadap Nekrokultura Media Mainstream (Studi Demokrasi Partisipan Weblog Kompasiana)

Dharmawan, Awang ( Staf Pengajar Universitas Negeri Malang )

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.277 KB)

Abstract

Abstrak Hadirnya platform website blog seperti Kompasiana, menjadi tanda berkembangnya demokrasi partisipan user atau masyarakat. Kompasiana memberikan alternatif penting bagi netizen atau masyarakat online untuk melakukan transfer dan produksi informasi, atau bahkan membangun opini publik. Hal ini yang tidak dapat dilakukan sebelumnya di dalam media mainstream baik itu media cetak dan media elektronik. Fenomena Kompasiana ini kemudian ini merupakan kritik terhadap media mainstream khususnya televisi dan koran yang menampilkan konten hanya untuk kepentingan bisnis dan politik dari para cukong media. Oleh karena itu, pokok bahasan awal di dalam artikel ini fokus menyingkap fenomena-fenomena ruang publik media massa yang semakin suram. Berikutnya, lahirnya citizen journalism sebagai alternatif penting untuk mengimbangi dan sekaligus melawan sirkulasi informasi yang lebih ditentukan oleh wartawan, redaksi media massa. Pada poin pembahasan yang ketiga, artikel ini membahas fenomena Kompasiana sebagai kritik terhadap kuasa informasi yang dibingkai oleh gate keeper media massa. Kompasiana menjadi sebuah ruang publik yang memberikan otoritas bagi netizen untuk mengontrol dan memproduksi informasi.     

Persepsi Pemirsa Terhadap Citra Orang Betawi Melalui Sitkom Bajaj Bajuri

Simanjorang, Elida F S

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.116 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran umum tentang bagaimana persepsi pemirsa Sitkom Bajaj Bajuri terhadap citra orang Betawi yang ditampilkan melalui penggambaran karakter para pemain dan alur cerita sitkom tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk mendapatkan data dan informasi, dipergunakan kuesioner (angket) dan intreview (wawancara). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa citra orang Betawi melalui penggambaran karakter para pemain dan alur cerita Sitkom Bajaj Bajuri adalah cenderung kurang terhormat, kendati secara rating cukup tinggi. Adapun saran yang dapat diberikan ialah agar produser sinetron lebih mengangkat citra positif orang Betawi melaluipencitraan para pemain dan alur cerita yang lebih mendidik. Demikian pula, disarankan agar pemangku kepentingan yang berhubungan dengan media televisi (khususnya produser sinetron dan stasiun televisi) agar lebih bijaksana dalam memproduksi dan menyiarkan sinetron berlatar belakang budaya tertentu. 

Iklan Manulife dan Brand Awareness (Studi Korelasional Analisis Iklan Manulife terhadap Brand Awareness Nasabah PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia di Kota Medan)

Kurniawati, Dewi ( Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU ) , Sipayung, Christian Adi Guna ( Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU )

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.788 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kreativitas iklan perusahaan Manulife terhadap brand awareness, menganlisa seleksi media, dan untuk melihat efek iklan Manulife pada pelanggan Manulife. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pesan yang dibawa oleh iklan Manulife berpengaruh kuat terhadap pelanggan asuransi tersebut. Para pelanggan juga lebih memilih merk Manulife setelah menonton iklan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kreativitas iklan Manulife berdampak sangat signifikan terhadap brand awareness. Dan penayangan dalam jangka panjang iklan tersebut di televisi membuat pelanggan mengingat merk tersebut setelah menontonnya. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan media iklan Manulife sangat berpengaruh terhadap brand awareness. 

Media dan Politik: Pertarungan Ruang & Kuasa Media Menjelang Pemilihan Presiden

Santoso, Didik Haryadi ( Universitas Mercu Buana Yogyakarta )

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.873 KB)

Abstract

AbstrakPemilihan umum tidak hanya melahirkan pertarungan kuasa melainkan juga pertarungan ruang. Ruang sosial, ruang media dan ruang elit saling bersilang sengkarut. Bagaimana pertarungan ruang dan kuasa media menjelang pemilihan presiden? Setidaknya pertanyaan tersebut menjadi benang merah dari tulisan ini.  Pertarungan ruang dan kuasa dirintis melalui remediasi ruang. Di mana ruang sosial tergiring kedalam ruang media kemudian masuk ke dalam ruang elit. Ruang tersebut berbenturan dengan ragam kepentingan media dan partai politik. Kesemuanya saling mereduksi, saling menguasai dan saling mendominasi. Bentuk dominasi ini hadir dalam dua bentuk; Pertama, dominasi atas sumber daya manusia dan Kedua, dominasi atas sumber daya materi. Pertarungan ruang media dan kuasa tidak lagi berkutat pada state based power. Bukan pula terhenti pada market based power melainkan bermuara pada political based power dengan ragam kepentingan politik yang sesaat, instan dan pragmatis.  

Komunikasi dalam Penanggulangan Bencana

Nurdin, Rudianto ( Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMSU )

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.04 KB)

Abstract

Abstrak Komunikasi dalam bencana tidak saja dibutuhkan dalam kondisi darurat bencana, tapi juga penting pada saat pra bencana.Mempersiapkan masyarakat di daerah rawan bencana tentu harus senantiasa dilakukan.Selain informasi yang memadai tentang potensi bencana di suatu daerah, pelatihan dan internalisasi kebiasaan menghadapi situasi bencana juga harus dilakukan secara berkelanjutan.Tapi harus diingat, informasi berlimpah saja tidak cukup untuk menyadarkan warga atas bahaya bencana yang mengancam.Cara menyampaikan informasi juga harus dilakukan dengan tepat.Kekeliruan dalam mengkomunikasikan sebuah informasi, bisa menimbulkan ketidakpastian yang memperburuk situasi.   

Pemaknaan Penggunaan Jilbab Syar’i diKalangan Mahasiswa Psikologi (Studi pada Forum Mahasiswa Islam Psikologi ( FORMASI ) Ar-Ruuh Universitas Medan Area)

Utari, Nazla Putri ( Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Medan Area ) , Siregar, Nina Siti Salmaniah ( Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Medan Area )

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.511 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna penggunaan hijab syar’i pada mahasiswa Psikologi Universitas Medan Area, khususnya pada organisasi Forum Mahasiswa Islam (Formasi) Psikologi Ar-Ruuh, untuk mengetahun konsep diri yang terbentuk pada mahasiswa yang memakai hijab syar’i dan pendapat orang lain tentang mahasiswa yang menggunakan hijab syar’i. Penelitian ini adalah penelitan kualitatif. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi lapangan, telaah pustaka, wawancara dengan responden dan informan dengan menggunakan analisa semiotik. Hasil riset menunjukkan bahwa pengguna hijab syar’i menganggap bahwa hijab sebagai pelindung dari tatapan laki-laki yang bukan muhrim. Secara tidak langsung, mengajarkan kepada perempuan muslim lainnya kebaikan dan kegunaan dari menggunakan hijab. Selanjutnya, konsep diri dari penggunan hijab syar’i terbentuk dengan belajar dari lingkungan. Pelajaran dan pengalaman yang didapat membuat konsep diri yang lebih baik.

Gender dan Seksualitas dalam Konstruksi Media Massa

Juditha, Christiany ( Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Makassar Kementerian Komunikasi dan Informatika RI )

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.602 KB)

Abstract

AbstrakKini tayangan televisi banyak kita temui beragam budaya pop mulai iklan hingga film. Dan di dalam tayangan-tayangan tersebut isu gender khususnya perempuan dan seksualitas menjadi bumbu yang dianggap penting oleh kapitalis. Tujuannya tidak lain agar tayangan-tayangan tersebut mendapat tempat di hati khalayak. Seharusnya media massa tidak melulu mengangkat isu stereotyping dengan dominasi  pria dan perempuan sebagai objek seks. Media harusnya membantu kaum perempuan untuk membuka wawasan serta merubah imej tentang diri perempuan. Paling tidak bersifat berimbang dalam menggambarkan sosok perempuan dan laki-laki dengan tidak bias gender. 

Pola Komunikasi pada Pasangan Pernikahan Dini di Desa Kelambir Ke-camatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdanga

Sarradian, Sarradian ( Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Medan Area ) , Hasibuan, Effiati Juliana ( Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Medan Area )

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.508 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pola komunikasi antara pasangan pernikahan dini dan antara orang tua dan anak. Metode yang dipergunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada 3 pola komunikasi yang terjadi: pola komunikasi tidak seimbang, pola komunikasi keseimbangan monopoli, dan pola komunikasi keseimbangan terbalik. Sementara, pola komunikasi antara orang tua dan anak dalam keluarga menggunakan pola permisif (berperilaku bebas). Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan kepada tiga keluarga tersebut agar lebih menghargai pasangannya. Juga agar orang tua mengambil peran sebagai orang tua dan memberikan saran kepada masyarakat desa agar tingkat pernikahan dini dapat menurun.

Sensualitas dan Tubuh Perempuan dalam Film-film Horor di Indonesia (Kajian Ekonomi Politik Media)

Ayun, Primada Qurrota ( Pendidikan Pascasarjana Ilmu Komunikasi Gadjah Mada Konsentrasi Ilmu Komunikasi dan Media )

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.002 KB)

Abstract

AbstrakAdanya ketidakseimbangan hubungan sosial antara laki-laki dan perempuan adalah hasil dari strukturasi dalam sistem sosial yang membuat perempuan selalu menjadi objek dalam media massa. Film horor di Indobesia, menampilkan perempuan sebagai komoditas yang di tawarkan. Melalui pendekatan kritis, tulisan ini mencoba untuk melihat bagaimana film horor di Indonesia yang menunjukkan sensualitas dan tubuh perempuan adalah hasil dari tendensi ekonomi dan politik.