cover
Filter by Year
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam
Articles by issue : Vol 4, No 2 (2013)
6
Articles
PERAN ZAKAT DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR RIIL

HUMAEMAH, RATU

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.196 KB)

Abstract

Zakat merupakan pajak yang bersifat relijius-ekonomik yang diwajibkan kepada muzakki oleh negara untuk dialokasikan kepada mustahik seperti yang telah ditetapkan dalam Al-Quran.Zakat yang juga merupakan kewajiban umat muslim dapat digunakan sebagai upaya pemerataan kekayaan. Hal ini dilihat dari banyaknya jenis-jenis zakat, penggunaanya bisa saja dikembangkan untuk sektor riil. Penekanan selanjutnya bagaimana umat Islam sendiri mempunyai keinginan yang kuat untuk menerapkan sistem ini, dan bagaimana pengelolaannya agar dapat tersalurkan merata sehingga tujuan dapat tercapai.Diantara cara meningkatkan penghasilan mustahik/kaum dhuafa, adalah pendistribusian zakat yang dilakukan dengan memberikan bantuan modal usaha bagi para mustahiq/kaum dhuafa. Karena salah satu sektor yang perlu mendapat perhatian dan dukungan adalah sektor riil. Adapun pengusaha besar, mereka memiliki akses modal dari banyak elemen. Sektor riil memiliki peran yang sangat besar dalam menyerap angka pengangguran, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kinerja sektor ini pun mempengaruhi kinerja sektor keuangan/moneter

WAKAF PRODUKTIF DALAM MENINGKATKAN PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT

ITANG, ITANG

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.242 KB)

Abstract

Wakaf merupakan aset perekonomian umat Islam yang sangat potensial apabila diberdayakan secara optimal. Selama ini wakaf terkesan konsumtif kurang dirasakan manfaatnya bagi banyak orang. Sebenarnya wakaf  yang sudah terlanjur konsumtif dapat diberdayakan kembali menjadi produktif. Kebanyakan peruntukan wakaf berkisar kepada Masjid, Makam, Majlis Ta’lim, Pesantren dan Sarana Pendidikan yang tergolong benda bergerak. Donasi wakaf tersebut akan menjadi produktif dengan berbasis kepada ekonomi. Demikian juga terhadap benda wakaf yang bergerak seperti Uang, Logam Mulia, Hak Cipta, Kendaraan dan benda bergerak lainnya. Hal tersebut akan tepat sasaran sesuai dengan tujuan wakaf dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi umat

ETOS KERJA DALAM PERSPEKTIF ISLAM

SOHARI, SOHARI

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.204 KB)

Abstract

Karakteristik etos kerja Islami digali dan dirumuskan berdasarkan konsep iman sebagai fondasi dan amal shalih sebagai bentuk yang terbangun di atasnya, dengan memberi prioritas penekanan pada etos kerja beserta prinsip-prinsip dasarnya. Etos kerja apapun menurut pemahaman Qur’ani tidak dapat menjadi Islami bila tidak dilandasi konsep iman dan amal shalih, sebab sekalipun kerja itu bermanfaat dan bersifat keduniaan bagi banyak orang, tanpa dasar iman tidak akan membuahkan pahala di akhirat kelak.Dalam aplikasinya di masyarakat, etos kerja seringkali tidak sesuai dengan ajaran yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, misalnya bekerja tidak memperhitungkan halal dan haramnya. Dalam ajaran Islam ditentukan bahwa usaha yang terbaik adalah usaha seseorang dengan tangannya sendiri dan setiap jual beli yang mabrur (tidak ada tipu daya)

PENGARUH PEMBIAYAAN KONSUMTIF DAN PRODUKTIF TERHADAP PENDAPATAN BANK SYARI’AH MANDIRI KCP CIKANDE PERIODE OKTOBER 2010 SAMPAI JUNI 2013

ADHIM, FAUZAN

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.612 KB)

Abstract

Perbankan  sebagai  salah  satu  lembaga  keuangan  yang  kegiatan utamanya  adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali kepada  masyarakat dalam bentuk pembiayaan. Sebagian besar aset BSM KCP Cikande sendiri berasal dari bagi hasil dan marjin pembiayaan yang disalurkan oleh bank. Akan tetapi dari kedua produk pembiayaan yakni pembiayaan konsumtif dan produktif belum terukur besar pengaruhnya terhadap pendapatan bank itu sendiri. Masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah ada pengaruh signifikan pembiayaan konsumtif dan produktif terhadap pendapatan BSM KCP Cikande periode Oktober 2010 samapi Juni 2013. 2) Manakah diantara pembiayaan konsumtif dan produktif yang mempunyai pengaruh dominan terhadap pendapatan BSM KCP Cikande periode Oktober 2010 sampai Juni 2013. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui Apakah ada pengaruh signifikan pembiayaan konsumtif dan produktif terhadap pendapatan BSM KCP Cikande periode Oktober 2010 samapi Juni 2013. 2) Untuk mengetahui manakah diantara pembiayaan konsumtif dan produktif yang mempunyai pengaruh dominan terhadap pendapatan BSM KCP Cikande periode Oktober 2010 sampai Juni 2013. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian secara simultan pembiayaan konsumtif dan produktif secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pendapatan BSM KCP Cikande. Dari hasil koefisien korelasi menunjukkan bahwa f hitung = 81,948 > f tabel = 3,32, hal ini menyatakan bahwa secara bersama-sama kedua variabel pembiayaan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan BSM KCP Cikande periode Oktober 2010 sampai Juni 2013. Dari hasil regresi yang telah diperoleh yaitu pendapatan = 9,060 + 1,168 konsumtif + 1,034 produktif. Hal ini menggambarkan diantara kedua pembiayaan yakni pembiayaan konsumtif  X­1 sebesar 1,168 dan produktif sebesar  1,034, yang artinya pembiayaan konsumtiflah yang lebih dominan  mempengaruhi pendapatan Bank BSM KCP Cikande periode Oktober 2010 sampai Juni 2013.

ENTREPRENEURIAL QUOTIENT (ENTRE-Q): KECERDASAN WIRAUSAHA

Peristiwo, Hadi

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.899 KB)

Abstract

Seorang wirausahawan yang memiliki kecerdasan yang optimal akan memiliki peluang untuk mencapai kesuksesan. Dalam hal ini terdapat perbedaan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual. Daniel Goleman mengungkapkan bahwa kecerdasan intelektual yang dimiliki oleh sesorang merupakan bakat turunan yang tidak dapat untuk diubah, serta merupakan ciri bawaan seseorang sejak lahir. Sedangkan yang dimaksud dengan kecerdasan emosional adalah jembatan (gate) antara apa yang seseorang tersebut ketahui dengan apa yang seseorang tersebut lakukan.Emosi bisnis bagi seorang wirausahawan sangat penting, dalam hal ini emosi yang bersifat positif. Emosi dapat memacu seseorang untuk melakukan proses kreatifitas dan inovasi. Emosi yang utama dalam kesuksesan wirausaha adalah antusiasme. Bisnis tanpa disertai dengan emosi seolah tidak memiliki gairah. Hal tersebut yang membuat individu tidak memiliki nyali serta keberanian untuk melakukan kegiatan berwirausaha, apalagi bersaing dengan wirausahawan lain yang sama-sama menjual produk yang sejenis. Mereka yang bisa eksis dan bertahan dalam melakukan usaha bisnis adalah mereka yang menang dalam persaingan.Jiwa kreatif merupakan kunci utama dalam menggapai sebuah kesuksesan. Ketika seseorang memiliki jiwa kreatif, maka tentu akan terus berkarya. Kreatifitas dari wirausahawan sangat dibutuhkan dalam dunia usaha karena semakin meningkatnya persaingan dari berbagai lingkungan bisnis.Setiap orang harus berani memulai atau mengembangkan bisnisnya sendiri. Hal inilah yang disebut dengan kecerdasan wirausaha atau entrepreneurial quotient (Entre-Q).Sebagian besar wirausaha yang memiliki Entre-Q selalu mengedepankan semangat dan kecerdasan setiap menghadapi tantangan, hal ini biasanya dibangun melalui pemikiran-pemikiran dari wirausahawan tersebut

AKUNTANSI SEBAGAI SUATU SIKLUS

FERIEKA, HENDRIETA

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.699 KB)

Abstract

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya. Sehingga tujuan utama akuntansi adalah menyajikan informasi ekonomi dari suatu kesatuan ekonomi kepada pihak-pihak yang berkepentingan.Faktor desakan pasar dan desakan peraturan mempengaruhi penyediaan informasi keuangan kepada pihak luar perusahaan, dan mempengaruhi isi maupun penyampaian laporan keuangan. Laporan keuangan adalah laporan manajemen kepada pemegang saham untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan manajemen mengenai keadaan perusahaan secara rinci. Bermula dari tanggapan lisan hingga tertulis yang juga meliputi misalnya laporan produksi dan eksplorasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian informasi kepada pihak luar mempertimbangkan juga keputusan perusahaan dan keputusan pihak lain misalnya serikat industri dan dagang serta pialang. Manajemen mempunyai kebijaksanaan dalam mengungkapkan