cover
Filter by Year
Tazkia Islamic Finance and Business Review
Tazkia Islamic Finance and Business Review (TIFBR) is a peer-reviewed journal published by the Institute for Research and Community Empowerment (IRCE), Tazkia University College of Islamic Economics in collaboration with Association of Islamic Economics Lecturers (ADESY). The Journal is semi-annual journal issued in July and December. The aim of the journal is to disseminate Islamic Economics, finance and business researches done by researchers both from Indonesia and overseas.
Articles by issue : Vol 5, No 1 (2010)
5
Articles
Analisis Respon Auditor Terhadap Asumsi Going Concern Akibat Krisis Moneter Dan Financial Distres Model (Study Kasus Pada Perusahaan Di BEI Yang Mengalami Kerugian)

Higar, Abby Seno ( Tazkia University College of Islamic Economics ) , Djazuli, Achmad ( Tazkia University College of Islamic Economics )

Tazkia Islamic Finance and Business Review Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Institute for Research and Community Empowerment (LPPM TAZKIA)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.298 KB)

Abstract

Penelitian ini menguji tentang respon auditor terhadap askumsi going concern pada saat krisis moneter dan financial distress model. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah respon dari kedua situasi diatas berbeda atau sama. Sampel dari penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2007-2009 yang mengalami penurunan laba selama 2 tahun berturut-turut. Hasil dari penelitian ini pada pengujian di tahun 2008 menghasilkan kesimpulan bahwa semua kelompok berbeda, namun pada tahun 2009 ada kelompok yang sama. Dan pada tahun 2008 dan 2009 hasilnya berbeda juga respon yang diberikan.JEL Classification : M0, M42Keywords : Respon Auditor, Asumsi Going Concern, krisis moneter, Financial Distress Model.

Analisis Pengaruh Instrumen Moneter Terhadap Stabilitas Besaran Moneter Dalam Sistem Moneter Ganda Di Indonesia

Bayuni, Eva Misfah ( Tazkia University College of Islamic Economics ) , Ascarya, Ir ( Central Banking Education and Studies, Bank of Indonesia )

Tazkia Islamic Finance and Business Review Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Institute for Research and Community Empowerment (LPPM TAZKIA)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.494 KB)

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh instrumen moneter yaitu Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS) terhadap stabilitas besaran moneter, komponen besaran moneter dan hubungan besaran terhadap IHK dalam sistem moneter ganda di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metodologi Vector Auto Regression (VAR) dan Vector Error Correction Model (VECM). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah besaran moneter, SBI rate, SBIS return dan IHK. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perubahan pada besaran moneter stabil dalam jangka pendek. Perubahan pada SBI dan SBIS tidak terdefinisi dalam jangka panjang. Selanjutnya pada komponen besaran moneter, hanya tabungan yang stabil dan berpengaruh dalam jangka panjang. Sedangkan variabel lainnya, hanya stabil dan efektif dalam jangka pendek. Selain itu, hubungan perubahan besaran moneter dengan perubahan IHK hanya stabil dalam jangka pendek, dan tidak terdefinisi dalam jangka panjang.JEL Classifications : E5, E58, E42Keywords : SBI, SBIS, besaran moneter, dan sistem moneter ganda.

Determinan Return Saham Dan Kinerja Keuangan Internal Bank Syariah Di Malaysia

Khairani, Nurul Azhari ( Tazkia University College of Islamic Economics ) , Affandi, Ahmad ( Vice Chief I, Tazkia University College of Islamic Economics )

Tazkia Islamic Finance and Business Review Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Institute for Research and Community Empowerment (LPPM TAZKIA)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.011 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penentu dari return saham dan kinerja keuangan internal, yaitu: ROA, ROE, dan EPS. Faktor eksternal berupa variabel makro seperti inflasi, dan Islamic Interbank Rates diasumsikan sebagai salah satu determinan dari return saham dan kinerja keuangan internal. Penelitian dilakukan pada sampel empat bank syariah di Malaysia yang terdiri dari Affin Islamic Bank Berhad, Alliance Islamic Bank Berhad, Bank Islam Malaysia Berhad, dan Public Islamic Bank Berhad dengan tahun pengamatan 2004-2008. Penelitian ini menggunakan metode analisis data panel (pooled data) atau sering disebut pula sebagai micropanel data atau longitudinal data. Berstruktur balanced panel dengan menggunakan fixed effect model (FEM) dan Weighted Least Squares (WLSE). Pengujian dilakukan kepada empat persamaan; return saham, ROA, ROE, dan EPS. Hasil pengujian terhadapempat persamaan memperlihatkan bahwa determinan return saham dalam model terdiri dari ROE, EPS, inflasi, dan Islamic Interbank Rates. Variasi ROA tidak dapat dijelaskan model. Determinan ROE dalam model terdiri dari ROA, EPS, return saham, inflasi, dan Islamic Interbank Rates. Sedangkan determinan EPS dalam model terdiri dari ROA, ROE, return saham, inflasi, dan Islamic Interbank Rates. Secara keseluruhan terdapat tiga variabel yang memiliki pengaruh secara dua arah, yaitu ROE dengan EPS yang memiliki pengaruh positif, ROE dengan return saham yang memiliki pengaruh negatif, dan EPS dengan return saham yang memiliki pengaruh positif.JEL Classification : G20, G24Keywords : Return saham, Kinerja Keuangan, Bank Syariah.

Analisis Pengaruh Monetary Policy Shock Terhadap Jumlah Deposito Perbankan Islam Dalam Sistem Perbankan Ganda: Studi Kasus Indonesia Dan Malaysia

Mutiah, Ade ( Tazkia University College of Islamic Economics ) , Tamanni, Luqyan ( Islamic Finance, Industrial and Macroeconomics Analysist, BATASA Tazkia Consulting )

Tazkia Islamic Finance and Business Review Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Institute for Research and Community Empowerment (LPPM TAZKIA)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.92 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah ingin menguji secara empiris, apakah perilaku nasabah perbankan Islam di Indonesia dan di Malaysia terpengaruh oleh kebijakan moneter yang dikeluarkan oleh bank sentral pada masingmasing negara. Selain itu, apakah negara dengan karakteristik ekonomi dan kebijakan yang hampir sama – Indonesia dan Malaysia -, akan menghasilkan perilaku nasabah terhadap deposito perbankan Islam yang sama atau tidak. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah yang pertama , metode ekonometrika VAR (Vector Auto Regression) yang bila terjadi kointegrasi pada data yang stasioner di 1st difference akan dilanjutkan pada VECM (Vector Error Correction Models) dan yang kedua, analisis elastisitas permintaan deposito perbankan Islam terhadap variabel-variabel yang diuji dalam penelitian ini pada periode Januari 2005 sampai dengan Desember 2009. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa dalam jangka panjang variabel moneter di Indonesia berpengaruh secara signifikan terhadap deposito perbankan Islam. Berbeda dengan di Malaysia di mana variable moneter tidak berpengaruh secara signifikan terhadap deposito perbankan Islam. Begitupun hasil analisis elastisitas permintaan deposito perbankan Islam di kedua negara. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa deposito perbankan Islam di Indonesia lebih sensitif terhadap perubahan kebijakan moneter, dibandingkan dengan yang ada di Malaysia.JEL Classifications : E41, E52, G21.Keywords : Kebijakan Moneter; Deposito; Perbankan Islam; VECM; Elastisitas.

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengungkapan Sosial Dalam Laporan Tahunan Bank Konvensional Dan Bank Syariah Di Indonesia

Roziani, Erna Agustin, Sofie, Rahmat ( International Class Coordinator, Accounting Department of Trisakti University )

Tazkia Islamic Finance and Business Review Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Institute for Research and Community Empowerment (LPPM TAZKIA)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.471 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial bank-bank di Indonesia yang meliputi bank konvensional dan bank syariah periode 2004- 2007. Sebanyak 17 bank telah dianalisis sebagai sampel bank konvensional dan 3 bank sebagai sampel bank syariah. Penelitian ini mengamati dua kategori dari tiga kategori pengungkapan social perusahaan yang didasarkan pada Global Reporting Initiative versi 3.0. Kategori tersebut mencakup kinerja ekonomi dan kinerja sosial. Penelitian ini mengidentifikasi empat faktor yang berpengaruh terhadap pengungkapan social bank, yaitu ukuran perusahaan, rasio likuiditas, rasio leverage, dan net profit margin. Hasil pengujian berdasarkan tes individu menunjukkan bahwa hanya ukuran perusahaan yang berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan social bank konvensional. Sementara itu, hasil pengujian individu pada bank syariah menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, likuiditas, dan leverage berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sosial. Uji simultan (F-Statistik) antara bank konvensional dan bank syariah menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, likuiditas, leverage, dan net profit margin berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sosial bank.JEL Classifications : G20, G21, M14Keywords : Corporate Social Responsibility Disclosure, Company Size,Liquidity, Leverage, Net Profit Margin, Global Reporting Initiative 3.0.