Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM
Vol 25, No 3: SEPTEMBER 2018

Pemaknaan Ulang Ar Riqab dalam Upaya Optimalisasi Fungsi Zakat Bagi Kesejahteraan Umat


Zainuddin, Zainuddin



Article Info

Publish Date
17 Jan 2019

Abstract

Penelitian ini mengangkat rumusan masalah yaitu: Pertama, bagaimana pemaknaan ulang ar riqab dalam upaya optimalisasi fungsi zakat bagi kesejahteraan umat? Kedua, bagaimana kontekstualisasi pemaknaan ar-riqab sebagai korban tindak pidana perdagangan orang dalam optimalisasi fungsi zakat bagi kesejahteraan umat? Jenis penelitian ini adalah penelitian doktrinal dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konsep. Hasil dari penelitian yakni, pertama, ar-riqab dalam terminologi konvensional sebagai budak tidak lagi relevan untuk kondisi saat ini. Ar-riqab dapat dipahami sebagai orang yang terbelenggu dalam kemiskinan secara terstruktur dan masif, sehingga fungsionalisasi zakat sebagai instrumen ekonomi umat untuk pemajuan kesejahteraan dapat tercapai. Kedua, salah satu makna ar riqab yang sesuai dengan kondisi sekarang adalah korban tindak pidana perdagangan orang. Kelompok inilah yang rentang terhadap eksploitasi ekonomi sehingga sulit untuk keluar memberdayakan dirinya karena dibawah kekuasaan orang lain. Instrumen zakat sebagai kekuatan ekonomi dapat memainkan peran untuk pemberdayaan korban perdagangan tindak pidana dengan dimasukkannya sebagai aznaf ar riqab. Rekomendasi penelitian ini adalah hendaknya pengelola zakat memaknai secara kontekstual ar-riqab dan tidak lagi terpaku pada makna budak, sehingga fungsionalisasi zakat sebagai instrumen pemenuhan kesejahteraan dapat tercapai secara optimal.


Copyrights © 2019







Original Source : http://journal.uii.ac.id/IUSTUM/article/view/11165
Google Scholar : Check in googleschoolar