JURNAL PEMULIAAN TANAMAN HUTAN
Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan

PENGARUH MIKORIZA ARBUSKULA DAN INANG Portulaca sp. TERHADAP AKLIMATISASI PLANTLET CENDANA (Santalum album L.)


Herawan, Toni, Putri, Asri Insiana



Article Info

Publish Date
31 Dec 2018

Abstract

Cendana (Santalum album L.) menghasilkan kayu aromatik bernilai ekonomi tinggi yang dibutuhkan pada berbagai industri. Cendana dicanangkan oleh IUCN sebagai pohon kritis terancam punah. Kultur jaringan untuk penyelamatan maupun perbanyakan cendana merupakan teknik yang menjanjikan untuk menurunkan tingkat kelangkaan dan penyediaan bahan baku industri. Permasalahan utama kultur jaringan cendana adalah terhambatnya pertumbuhan perakaran dan tingginya mortalitas planlet pada tahap aklimatisasi. Interaksi akar  hemiparasit cendana dengan biotik tanaman (inang) dan mikroorganisme tanah merupakan penentu aklimatisasi. Tujuan penelitian ini adalah melakukan observasi pengaruh mikoriza arbuskula (5 gram, 7,5 gram dan 10 gram) sebagai bionutrisi dan Portulaca sp. sebagai tanaman inang terhadap aklimatisasi kultur jaringan cendana. Tingkat mortalitas plantlet dan pertambahan tinggi bibit cendana digunakan sebagai parameter untuk 25 ulangan pada masing-masing perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan 5 gram mikoriza pada plantlet cendana yang ditanam bersama inang Portulaca sp. mempunyai nilai mortalitas terendah (24 %) setelah 12 minggu inkubasi dengan rata-rata tinggi bibit tebaik (6,72 cm ± 1,33) setelah 16 minggu inkubasi di rumah kaca. Kesesuaian lingkungan biotik pada rizosfer mempunyai peran penting terhadap aklimatisasi plantlet cendana. 


Copyrights © 2018







Original Source : http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPTH/article/view/4565
Google Scholar : Check in googleschoolar