Al-Adalah
Vol 14, No 2 (2017): Al-Adalah

Menggagas Fikih Responsif: Upaya Progresif Modernisasi Fikih.


maulidi, maulidi



Article Info

Publish Date
30 Dec 2018

Abstract

Artikel ini membahas modernisasi fiqh dalam upaya merespon perubahan dan perkembangan masyarakat. Tujuannya untuk mencari solusi terhadap problematika hukum (islam), yang selama ini terkesan stagnan. Studi ini menemukan 3 faktor penyebab, yakni: pertama, hukum difahami sebagai single entity yang tidak terpaut dari entitas lainnya. Padahal realitasnya, hukum berkait erat dengan disiplin ilmu yang lain. Kedua, hukum difahami sebagai suatu yang bersifat final (untouchable), padahal hukum berjalan beriringan dengan perkembagan realitas. Ketiga, hukum selalu didasarkan pada tektualis normatif, padahal banyak kearifan lokal (local wisdom) yang juga mengusung nilai-nilai filosofis yang relevan dengan maqasid syariah (legal purpose). Asumsi yang keliru ini harus mulai didekonstruksi, jika tidak maka akan terjadi empty space dalam hukum (Islam). Sebagai solusinya, pendekatan integrative system harus mulai digalakkan melalui transformasi taqlid qauli menuju taqlid manhaji, dari paradigma leteralis menuju paradigma teleologis.


Copyrights © 2018






Download : Full PDF (457.984 KB)
Original Source : http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/adalah/article/view/2677
Google Scholar : Check in googleschoolar

Journal Info

Abbrev

adalah

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

AL-ADALAH Jurnal Hukum Islam adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Januari dan Juli) oleh Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Lampung. Jurnal AL-ADALAH menekankan spesifikasi dalam studi-studi hukum Islam mengkomikasikan penelitian-penelitian yang berkaitan dengan studi hukum ...