Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Vol 3, No 2 (2018)

PEMANFAATAN SARANA LABORATORIUM DI SMA YANG TELAH DAN BELUM MELAKSANAKAN KURIKULUM 2013


Handayani, Meni ( Pusat Peneliltian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan )



Article Info

Publish Date
06 Dec 2018

Abstract

This study aims to analyze the utilization of laboratory Physics, Chemistry, Biology and Language in senior secondary school. The research used a survey method in 23 regencies / cities. Sample was 184 schools that had implemented the Curriculum 2013 and those  had not. The results show that the utilization of Biology, Chemistry, and Physics laboratories in schools that had implemented the  curriculum was higher than the utilization in schools that had not implemented it. However, among those which had implemented the curriculum, some still did not have a laboratory because it had been used for classroom or damaged and they were more likely to practice in the classroom comparing to those that had not implemented the  curriculum. The utilization of language laboratory in schools that implement the  curriculum were more frequent than schools that have not implemented the curriculum because many them did not have Language laboratories. Most of the school’s language laboratories were in disrepair.  To conclude, the use of laboratories in senior secondary schools that have implemented the Curriculum 2013 is more frequent than schools that have not.AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemanfaatan laboratorium Fisika, Kimia, Biologi, dan Bahasa di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei di 23 kabupaten/kota. Sampel yang diambil untuk penelitian sebanyak 184 sekolah yang sudah melaksanakan Kurikulum 2013 dan yang belum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan laboratorium Biologi, Kimia, dan Fisika di sekolah yang telah melaksanakan Kurikulum 2013 persentasenya lebih tinggi daripada pemanfaatan di sekolah yang belum melaksanakan kurikulum 2013. Di antara sekolah yang telah melaksanakan kurikulum 2013 masih ada yang tidak memiliki laboratorium karena digunakan untuk kelas atau rusak. Mereka sering melaksanakan praktik di kelas dibandingkan dengan sekolah yang belum melaksanakan Kurikulum 2013. Pemanfaatan laboratorium bahasa di sekolah yang melaksanakan Kurikulum 2013 lebih banyak daripada sekolah yang belum melaksanakan kurikulum 2013. Sekolah yang belum melaksanakan kurikulum 2013 banyak yang tidak memiliki laboratorium bahasa. Sebagian besar laboratorium bahasa yang dimiliki sekolah dalam keadaan rusak. Kesimpulan, pemanfaatan laboratorium pada SMA yang melaksanakan Kurikukum 2013 lebih banyak daripada sekolah yang belum melaksanakannya.   


Copyrights © 2018






Download : Full PDF (669.48 KB)
Original Source : http://jurnaldikbud.kemdikbud.go.id/index.php/jpnk/article/view/658
Google Scholar : Check in googleschoolar

Journal Info

Abbrev

JPNK

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada bulan November 1995 dengan nama Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan dan Kebudayaan. Pada tahun 1997 berganti nama menjadi Jurnal Pendidikan dan ...