Jurnal Kualitas Lingkungan Hidup
Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Ecolab

PENGEMBANGAN INDEKS KUALITAS AIR SEBAGAI ALTERNATIF PENILAIAN KUALITAS AIR SUNGAI


Ratnaningsih, Dewi, Lestari, Retno Puji, Nazir, Ernawita, Pitalokasari, Oktaria Diah, Fauzi, Ridwan



Article Info

Publish Date
03 Dec 2018

Abstract

Pengembangan Indeks Kualitas Air (IKA) merupakan proses lanjutan dari penyusunan IKA yang dilakukan Pusat Penelitian dan Pengembangan Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL) pada tahun 2016. Pengembangan IKA dilakukan melalui verifikasi terhadap komponen penyusun IKA yang meliputi kurva sub indeks, pembobotan parameter, dan verifikasi lapangan terhadap hasil formulasi IKA. Verifikasi lapangan dilakukan pada delapan lokasi di Sungai Ciliwung. Hasil verifikasi lapangan menunjukkan bahwa nilai IKA yang diperoleh dari hasil pengujian kualitas air di laboratorium dan hasil verifikasi lapangan oleh panelis pada waktu bersamaan menunjukkan nilai yang tidak berbeda nyata, sehingga rumusan IKA yang telah dikembangkan sesuai digunakan untuk penilaian Sungai Ciliwung. Nilai IKA dikembangkan menjadi enam kriteria yaitu sangat baik (100 ≤ I > 90), baik (90 ≤ I ≥ 80) cukup baik (80 < I ≥ 70), sedang (70 < I ≥ 51), marginal (51< I ≥ 36), dan buruk (36 < I ≥ 0). Hasil aplikasi IKA menunjukkan bahwa salah satu sumber mata air Sungai Ciliwung di wilayah yang berada di lereng Gunung Pangrango menpunyai nilai 91 dengan kriteria sangat bagus. Sungai Condet sebagai salah satu anak sungai Ciliwung dengan sumber pencemar domestik yang tinggi berada pada nilai 35.5 dengan kriteria buruk. Enam lokasi Sungai Ciliwung lainya berada pada kriteria marginal sampai baik. Rumusan IKA yang telah diperoleh dapat diaplikasikan untuk instrumen penilaian sungai dan hasilnya dapat dimanfatkan untuk perencanaan dan evaluasi pengendalian pencemaran air sungai.


Copyrights © 2018






Download : Full PDF (554.857 KB)
Original Source : http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JKLH/article/view/4926
Google Scholar : Check in googleschoolar