Sari Pediatri
Vol 15, No 2 (2013)

Efektivitas Terapi Infeksi Helicobacter Pylori pada Anak dengan Keluhan Sakit Perut Berulang Setelah Satu Tahun Terapi Eradikasi


Ramayanthi, Tina, Prasetyo, Dwi, Garna, Herry



Article Info

Publish Date
16 Nov 2016

Abstract

Latar belakang. Infeksi Helicobacter pyloripada anak dapat menyebabkan beberapa penyakit, seperti gastritis, ulkus peptikum, dan kanker gaster. Sakit perut berulang (SPB) merupakan keluhan tersering terinfeksi H. pylori,terutama pada usia sekolah. Pada anak yang telah diberikan terapi eradikasi, respons pengobatan harus dipantau, salah satunya dengan pemeriksaan serologis antibodi IgG. Tujuan.Mengetahui apakah telah terjadi perubahan status serologis IgG H. pylori satu tahun setelah terapi eradikasi pada anak dengan keluhan sakit perut berulang (SPB) pada yang terinfeksi H. pylori. Metode. Penelitian dengan rancangan cross sectionalperiode Juli–September 2011 yang dilakukan pada siswa anak usia 6–18 tahun di beberapa SD, SMP, atau SMA di kota Bandung. Subjek dengan keluhan sakit perut berulang dengan status serologis IgG H. pyloripositif sebelum diberikan terapi dan telah diberikan terapi eradikasi satu tahun yang lalu. Uji ExactFisher digunakan untuk analisis data. Hasil.Tigapuluh empat anak memenuhi kriteria inklusi. Semua anak memperlihatkan perubahan serologis IgG H. pylorimenjadi negatif. Terdapat 4 anak yang masih mengalami gejala SPB, dan 30 anak tidak terdapat gejala SPB setelah terapi eradikasi (Prevalensi 11,8%, IK: 4,7–26,6). Kesimpulan.Status serologis IgG H. pylorisemuanya negatif, setelah satu tahun selesai terapi eradikasi pada anak dengan keluhan sakit perut berulang.


Copyrights © 2016







Original Source :
Google Scholar : Check in googleschoolar