COMPETITOR
Vol 3, No 3 (2011)

ANALISIS TINGGI BADAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN SMASH DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS SISWA SMP NEGERI 2 MAKASSAR

Muhammad Ishak, . (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2011

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan tinggi badan dengan kemampuan smash dalam permainan bulutangkis, (2) hubungan kekuatan otot lengan dengan kemampuan smash dalam permainan bulutangkis, dan (3) hubungan antara tinggi badan dan kekuatan otot lengan dengan kemampuan smash dalam permainan bulutangkis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 2 Makassar dengan jumlah sampel penelitian 40 orang siswa putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan tinggi badan dengan kemampuan smash dalam permainan bulutangkis, terbukti nilai r0 = 0,770 (P < 0.05), (2) Ada hubungan yang signifikan kekuatan otot lengan dengan kemampuan smash dalam permainan bulutangkis, terbukti nilai r0 = 0,721 (P < 0.05), dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara tinggi badan dan kekuatan otot lengan dengan kemampuan smash dalam permainan bulutangkis, terbukti nilai R0 = 0,845 (P < 0.05). Tinggi badan yang ideal dan kekuatan otot lengan akan berpengaruh terhadap kemampuan smash disamping itu merupakan faktor yang mendukung didalam melakukan teknik dasar smash dalam permainan bulutangkis. Tinggi badan yang ideal seorang pemain bulutangkis dapat berpengaruh terhadap kemampuan melakukan pergerakan uuntuk menjangkau gerakan bola yang ditempatkan lawan. Disamping itu didukung kemampuan otot lengan untuk melakukan pukulan seperti smash akan sangat membantu dalam penyelesaian dalam permainan bulutangkis. Dengan kekuatan otot lengan, smash akan lebih akurat dan tajam. Kata Kunci: Tinggi Badan, Kekuatan Otot Lengan, Smash Bulutangkis ABSTRACTThis study aimed to determine (1) the relationship of height with the ability to smash in badminton game, (2) the relationship of muscle strength in the arm with the ability to smash badminton game, and (3) the relationship between height and arm muscle strength with the ability to smash in the game of badminton . This research includes descriptive research. The study population was all students of SMP Negeri 2 Makassar with a sample of 40 students study a chosen son random sampling. The data analysis technique used is the correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or a0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) There is a significant relationship of height with the ability to smash in badminton game, proved the value of r0 = 0.770 (P < 0.05), (2) There is a significant relationship with the arm muscle strength ability to smash in badminton game, proved the value of r0 = 0.721 (P < 0.05), and (3) There is a significant relationship between height and arm muscle strength with the ability to smash in badminton game, proved the value of R0 = 0.845 (P < 0.05). The ideal height and arm muscle strength will affect the ability to smash besides that is a factor that supports the basic techniques in the smash in badminton game. The ideal height of a badminton player can affect the ability to move the ball movement to reach ffor placed opponents. Besides, it supported the ability of the arm muscles to perform such a smash hit will greatly assist in the completion of the game of badminton. With the power of the arm muscles, smash will be more accurate and sharp. Keywords: Height, Arm Muscle Strength, Smash Badminton

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

competitor

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal COMPETITOR diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Makassar. Jurnal terbit tiga kali setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober berisi artikel-artikel ilmiah tentang pengajaran pendidikan jasmani dan olahraga, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia ...