COMPETITOR
Vol 3, No 1 (2011)

KONTRIBUSI KESEIMBANGAN DAN DAYA TAHAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN SEPAKSILA DALAM PERMAINAN SEPAKTAKRAW PADA SISWA SMP SEATAP BIDE BAJO KABUPATEN LUWU

Misbahuddin Tahrim, . (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Feb 2011

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antara lain (1) kontribusi keseimbangan terhadap kemampuan sepaksila dalam permainan sepaktakraw, (2) kontribusi daya tahan otot tungkai  terhadap kemampuan sepaksila dalam permainan sepaktakraw, dan (3) kontribusi keseimbangan dan daya tahan otot tungkai  terhadap kemampuan sepaksila dalam permainan sepaktakraw. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Seatap Bide Bajo Kabupaten Luwu dengan jumlah sampel penelitian 60 orang siswa yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) kontribusi keseimbangan terhadap kemampuan sepaksila dalam permainan sepaktakraw sebesar 29,1%, (2) kontribusi daya tahan otot tungkai  terhadap kemampuan sepaksila dalam permainan sepaktakraw sebesar 73,4%, dan (3) kontribusi keseimbangan dan daya tahan otot tungkai  terhadap kemampuan sepaksila dalam permainan sepaktakraw sebesar 73,5%. Keseimbangan dan daya tahan otot tungkai merupakan faktor yang mendukung didalam me lakukan teknik kemampuan sepaksila dalam permainan sepaktakraw. Kondisi fisik keseimbangan bertujuan untuk membantu seorang pemain menjaga posisinya baik bergerak maupun diam dalam kondisi selalu stabil atau dapat mengontrol tubuhnya. Disaat melakukan sepaksila, pemain tentu selalu mengangkat salah satu kaki untuk melakukan sepakan disamping itu bahwa pemain akan selalu bergerak. Oleh karena itu keseimbangan badan sangat menunjang ke mampuan pemain melakukan teknik sepaksila dalam permainan sepaktakraw. Disamping itu bahwa daya tahan otot tungkai harus dimiliki setiap pemain sepaktakraw, sebab gerakan-gerakan sepaksila selalu hadir dalam sebuah pertandingan lebih-lebih pada saat latihan. Daya tahan otot tungkai berfungsi untuk membantu kondisi tungkai pemain untuk tidak terjadi kelelahan yang sangat berarti guna melakukan pergerakan yang lebih maksimal. Dengan demikian keseimbangan dan daya tahan otot tungkai sangat membantu dalam me lakukan sepaksila pada permainan sepaktakraw. Kata Kunci : Keseimbangan, Daya Tahan Otot Tungkai, Sepaksila dalam Permainan Sepaktakraw ABSTRACT This study aims to determine, among others (1) contribution to the balance in the game sepaktakraw sepaksila capabilities, (2) contribution to leg muscle endurance in the game sepaktakraw sepaksila capabilities, and (3) contributions of balance and limb muscle endurance in the game against the ability sepaksila sepaktakraw. This study includes a descriptive type of research. This study population is the entire junior high school students under the same roof Bide Bajo Luwu a sample of the study 60 students chosen at random sampling. Data analysis techniques used were correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level  of 0.05.a Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) contribution to the balance in the game sepaktakraw sepaksila ability of 29.1%, (2) contribution to leg muscle endurance in the game sepaktakraw sepaksila ability of 73.4%, and (3) contributions of balance and limb muscle endurance in the game against sepaktakraw sepaksila ability of 73.5%. Balance and limb muscle endurance is a factor that supports me in doing engineering skills in the game sepaksila sepaktakraw. The physical condition of balance aims to help a player maintain his position in both mobile and stationary conditions are always stable or able to control her body. While doing sepaksila, the player would always lift one leg to kick in addition to that players will always move. Therefore, the balance of the body is very supportive to the players ability to perform in the game sepaktakraw sepaksila techniques. Besides, that the leg muscle endurance should be owned by every player sepaktakraw, because sepaksila movements are always present in a game more so during exercise. Leg muscle endurance functions to help condition players to leg fatigue is not the case that means a lot to make the movement more leverage. Thus the balance and leg muscle endurance is very helpful in doing sepaksila me on the game sepaktakraw. Keywords : Balance, Muscle Endurance Legs, Sepaksila in Sepaktakraw Games

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

competitor

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal COMPETITOR diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Makassar. Jurnal terbit tiga kali setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober berisi artikel-artikel ilmiah tentang pengajaran pendidikan jasmani dan olahraga, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia ...