Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Vol 2, No 2 (2014): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Emansipasi Wanita Di Negara Islam (Pemikiran Qasim Amin Di Mesir)

Hasri, Hasri (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Aug 2018

Abstract

Zaman dahulu wanita selalu dianggap lemah, mengerjakan segala macam pekerjaan tidak cekatan dan tidak terampil, hanya bisa berkata boleh ataupun iya apabila kaum pria menyeuruh mereka. Tetapi sekarang, wanita dapat berkata tidak apabila ada hal yang tidak sesuai dengan keinginannya yang dikatakan oleh kaum pria. Itulah salah satu demokrasi yang ditonjolkan oleh wanita karena sekaranglah waktunya untuk bangkit dan berani menyuarakan aspirasi mereka. Adapun makna emansipasi wanita adalah perjuangan sejak abad ke-14 M dalam rangka memperoleh persamaan hak dan kebebasan seperti hak kaum laki-laki. Jadi para penyeru emansipasi wanita menginginkan agar para wanita disejajarkan dengan kaum pria di segala bidang kehidupan, baik dalam pendidikan, pekerjaan, perekonomian maupun dalam pemerintahan. Mesir merupakan negara Islam yang pertama menyadari hal ini, oleh karena itu orang-orang Mesirlah yang pertama mengadakan kontrak dengan dunia barat. Diantara jajaran pemikir-pemikir Islam di Mesir yang pertama memunculkan ide-ide emansipasi wanita adalah Al-Tahtawy. Tetapi pemikir yang mempunyai perhatian besar dan menghususkan dirinya untuk membicarakan hal ini adalah Qasim Amin.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

alkhawarizmi

Publisher

Subject

Education Mathematics

Description

Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, p-ISSN:2337-7666 and e-ISSN: 2541-6499, is a peer-reviewed open access journal and aims to provide an international forum for researchers, professionals, lecturer, and educational practitioners on all topics related to mathematics ...