Majalah Kesehatan Pharmamedika
Vol.2 No.1 2010

Aspek Klinis Gonadotropin Inhibiting Hormone (GnIH) Pada Reproduksi Pria

Arjadi, Fitranto ( Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto )



Article Info

Publish Date
31 Mar 2011

Abstract

Aksis hipotalamus-hipofisis-testis (HHT) sudah diketahui diatur oleh gonadotropin releasing hormone (GnRH) dan mekanisme umpan balik melalui testosteron dan inhibin. Penemuan adanya neuropeptida hipotalamus baru sebagai faktor penghambat pengeluaran gonadotropin, gonadotropin inhibiting hormone (GnIH) menimbulkan perubahan baru dalam aksis HHT.  Ekspresi GnIH pada otak nukleus paraventrikuler (PVN), nukleus dorsomedial  hipotalamus (DMH), diencefalon, mesencephalon, ventral paleostriatum, area septalis, area preoptik,  tectum opticus dan motor dorsalis nucleus vagus,  hipofisis dan testis( sel interstisial Leydig, sel Sertoli dan spermatogonia)  menunjukkan GnIH merupakan mediator penting dalam fungsi reproduksi, mengatur sistem otonom dan perilaku. Pengaruh GnIH terhadap fungsi reproduksi pria dapat melalui hambatan langsung sintesis dan pengeluaran gonadotropin pada kelenjar hipofisis,  menurunkan aktivitas neuron GnRH dan aksi langsung ke testis. Neuropeptida  GnIH  diatur oleh melatonin dan stress sebagai faktor luar sehingga reproduksi pada pria perlu juga memperhatikan pengaruh lingkungan dan interaksi sosial manusianya.Kata kunci : klinis, gonadotropin inhibiting hormone (GnIH), reproduksi pria 

Copyrights © 2010