Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement)
Vol 4, No 1 (2018): September

Alat Pencacah Ikan Mekanis Meningkatkan Produktivitas Perajin: Studi Kasus Desa Hajoran Tapanuli Tengah

Anizar, Anizar (Unknown)
Torong, M. Zainul Bahri (Unknown)
Yahya, Idhar (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Dec 2018

Abstract

Sektor perikanan laut merupakan sumber mata pencaharian masyarakat di kawasan pesisir pantai. Desa Hajoran di Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan daerah pesisir pantai dengan potensi besar di sektor perikanan khususnya perikanan laut. Nelayan Hajoran menggunakan susunan bambu berbentuk segi empat berukuran 10m x 10m yang ditancapkan di tengah perairan untuk menangkap ikan. Ikan hasil tangkapan sebagian dijual dalam kondisi segar sedangkan sebagian lainnya diasinkan. Ikan yang telah diasinkan hanya dijual bagian badannya sedangkan bagian kepala ikan asin akan dicacah menjadi lebih kecil oleh perajin. Proses pencacahan dilakukan menggunakan parang dengan postur kerja duduk membungkuk, lutut terlipat dan telapak kaki tertekuk. Perajin mengeluhkan sakit pada pergelangan tangan, bahu, pinggang, pantat dan lutut sehingga kesulitan untuk dapat segera berdiri setelah proses pencacahan selesai. Perajin cacahan ikan memberikan masukan dalam bentuk kuesioner SNQ untuk menganalisa keluhan mereka selama ini. Kegiatan tersebut membutuhkan waktu yang lama, kualitas cacahan ikan yang tidak seragam, kapasitas produksi yang rendah serta menimbulkan rasa sakit pada anggota tubuh.Kegiatan pengadian pada masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas perajin cacahan ikan. Upaya yang dilakukan adalah pendampingan oleh tim ergonomi, pemberian materi berupa ceramah, pelatihan penggunaan fasilitas kerja ergonomis dan penyempurnaan metode kerja sehingga dibutuhkan partisipasi aktif perajin. Pemanfaatan alat pencacah ikan mekanis merupakan solusi untuk meningkatkan produktivitas perajin cacahan ikan. Cacahan ikan yang dihasilkan akan memiliki kehalusan yang dapat diatur, kualitas yang terjaga, waktu yang singkat serta  disain yang ergonomis. Perbaikan metode kerja yang dilakukan tim pengabdian menyebabkan perajin dapat bekerja lebih nyaman sehingga terjadi peningkatan produktivitas. 

Copyrights © 2018