Jurnal Kolaboratif Sains
Vol 1, No 1 (2018): Oktober

MASALAH PIAUD GURU DALAM MENCAPAI PRESTASI BELAJAR DI KEMERGARDEN SINGGANI DESA SILAMPAJANG DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM


Wahyuni, Wahyuni, Normawati, Normawati, Masdul, Muhammad Rizal



Article Info

Publish Date
15 Oct 2018

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah masalah guru PIAUD dalam prestasi belajar. di TK Singgani Silampajang dalam kajian pendidikan islami, yang diformulasikan menjadi dua subs, yaitu 1. Bagaimana uraian masalah guru PIAUD dalam prestasi belajar di TK Singgani Desa Silampajang, dan 2. Bagaimana dampak masalah guru PIAUD dalam pembelajaran prestasi di Taman Kanak-Kanik Singgani dalam tinjauan pendidikan islamis. Tujuan penelitian ini adalah 1. untuk mengetahui gambaran masalah guru PIAUD dalam prestasi belajar di TK Singgani Desa Silampajang, dan 2. Untuk mengetahui pengaruh masalah guru PIAUD dalam prestasi belajar di TK Singgani Sinlampajang dalam kajian pendidikan islam . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang terdiri dari jenis penelitian, observasi, dokumentasi, pedoman wawancara, pendekatan reserch, jadwal penelitian, setting penelitian, kehadiran peneliti, sumber data, teknik pengumpulan data, teknik analisis data, dan memeriksa validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Masalah guru PIAUD dalam prestasi belajar di Taman Kanak-Kanak Singgani Desa Silampajang adalah orang tua siswa masih sulit untuk bekerja sama atau bekerja sama karena usaha mereka, TK tidak memiliki cukup penjaga dan guru karena kesejahteraan mereka belum maksimal. 2. Dampak masalah guru PIAUD dalam prestasi belajar di Taman Kanak-Kanak Singgani Desa Silampajang dalam kajian pendidikan Islam adalah pelaksanaan program tidak berjalan maksimal karena kurang partisipasi masyarakat, sedangkan pendidikan harus diperhatikan oleh semua elemen. Dengan kata lain, pembangunan sarana dan prasarana tidak berjalan dengan lancar karena hanya mengharapkan subsidi dari pemerintah. Orang tua dan wali siswa sulit untuk berpartisipasi. Guru tidak fokus pada pengajaran karena dia juga berfungsi sebagai penjaga. Guru harus bekerja ekstra untuk memenuhi kebutuhannya, karena gajinya di taman kanak-kanak tidak mencukupi.


Copyrights © 2018






Download : Full PDF (431.6 KB)
Original Source : http://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/jom/article/view/428
Google Scholar : Check in googleschoolar