Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang
Vol 4 No 03 (2018): Dinamika Demokrasi dalam Pemilihan Umum Serentak dan Keutuhan Bangsa

Politisasi Agama Pemecah Keutuhan Bangsa dalam Pemilu

Faridah, Siti (Unknown)
Mathias, Jerico (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Nov 2018

Abstract

Penggunaan dosis agama sebagai instrumen politik untuk memperoleh kekuasaan dalam pemilu marak terjadi akhir-akhir ini. Agama sebagai sesuatu yang suci dijadikan sebagai senjata ampuh untuk menghancurkan masyarakat melalui perbedaan dalam berkeyakinan. Sebab agama merupakan sesuatu yang sakral dan bersifat pribadi menjadikan hal ini mudah untuk di politisir berkenaan dengan isu ini yang sangat sensitive. Agama sebagai sesuatu yang sensitive menjadikan segala hal yang bekenaan dengannya menjadi lebih emosional. Keterlibatan emosi ini dibangun oleh keyakinan pada sesuatu yang gaib. Politisasi agama telah dijadikan sebagai politik hitam yang memanipulasi pemahaman dan pengetahuan seseorang mengenai agama dengan cara propaganda yang bermaksud untuk memengaruhi agama/kepercayaan dalam upayanya memasukan kepentingan kedalam sebuah agenda politik. Yang dikhawatirkan adalah agama kehilangan nilai-nilai luhurnya saat dikaitkan dengan politik atau di politisasi (dikotori). Penolakan politisasi agama merupakan salah satu bentuk upaya dalam memuliakan agama dan mencegah rusaknya nilai-nilai luhur yang ada dalam sebuah agama serta menjaga keberagaman dan keutuhan bangsa kita.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

snh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

SNH diterbitkan secara online dan cetak, menggunakan Bahasa Indonesia, memiliki fokus kajian, namun tidak terbatas pada bidang Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara, Hukum Pajak, Hukum Islam, Hukum Ketenagakerjaan, Hukum Adat, Hukum Internasional, Hukum dan ...