Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang
Vol 3 No 1 (2017): Pengawasan Keimigrasian dalam Pengendalian Radikalisme dan Terorisme di Indonesi

DERADIKALISASI SEBAGAI UPAYA NON PENAL DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA TERORISME DI INDONESIA

Maskur, Muhammad Azil (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2017

Abstract

Terorisme merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang berbeda dengan kejahatan biasa. Pelaku kejahatan biasa seperti pembunuhan dan pencurian sadar bahwa yang dilakukannya merupakan perbuatan jahat dan salah, sedangkan pelaku terorisme sebagian besar merasa bahwa perbuatan yang dilakukannya merupakan perintah agama dan akan mendapatkan balasan berupa surga dari Tuhan Yang Maha Esa. Persoalan sikap batin pelaku teror tersebut menjadikan sampai sekarang tindak pidana terorisme terus tumbuh dan berkembang bahkan mulai merambah ke pelaku perempuan. Teroris terus membangun jejaring dan merekrut anggota baru untuk melancarkan aksinya.  Melihat fenomena tersebut, maka metode pemberantasan terorisme tidak cukup hanya dilakukan melalui jalur penal akan tetapi juga jalur non penal. Bahkan jalur non penal ini harus menjadi prioritas utama. Pemerintah harus memotong mata rantai pemahaman yang salah terhadap ajaran agama melalui upaya deradikalisasi. Deradikalisasi dilakukan dengan melibatkan semua elemen bangsa, baik aparatur penegak hukum, pelaku dan masyarakat. Pelaku dalam hal ini harus melibatkan keluarga pelaku, sedangkan elemen masyarakat melibatkan tokoh agama yang mumpuni dan memahami persoalan agama dan negara. Proses deradikalisasi tersebut akan memberikan kesadaran pelaku teror bahwa kejahatan yang dilakukan selama ini adalah salah dan tidak sesuai dengan ajaran agama. Kesadaran tersebut juga akan membawa masyarakat luas tidak mudah terbawa pemahaman agama yang sempit dan radikal. Sehingga akhirnya akan memutus mata rantai faham radikal atas nama agama, dan mempersempit gerakan teroris dalam merekrut anggota. Hasil akhir dari deradikalisasi adalah menurunnya angka kejahatan terorisme di masyarakat.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

snh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

SNH diterbitkan secara online dan cetak, menggunakan Bahasa Indonesia, memiliki fokus kajian, namun tidak terbatas pada bidang Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara, Hukum Pajak, Hukum Islam, Hukum Ketenagakerjaan, Hukum Adat, Hukum Internasional, Hukum dan ...