Buletin Penelitian Sistem Kesehatan
Vol 15, No 2 Apr (2012)

PROFIL KESEHATAN GIGI PENDUDUK USIA 12 TAHUN KE ATAS DI INDONESIA TAHUN 2007

Ariningrum, Ratih ( Penelitian pada Pusat Humaniora Kebijakan Kesehatan dan Pembedayaan Masyarakat, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI )



Article Info

Publish Date
08 Mar 2013

Abstract

ABSTRACT Background: The general objective of this study is to describe dental health condition of Indonesian aged 12 years or over using Basic Health Research 2007 data. The specific objective is (1) to determine the prevalence of dental caries among the study population based on their socio-demographic characteristics (2) to determine determinants of their dental health, (3) to determine magnitude of each determinant in term of Odds ratio and (4) to determine their DMFT - index. Methods: This is a combination of descriptive (estimatian and prevalence) study and analytic (using Odds ratio to describe relation between independent and dependent variable). In the year 2007, the provinces of highest prevalence of dental caries in lndonesia are Jambi, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Utara. Results: Dental caries prevalence in urban (38%) is not far different from that in rural (35%). The same is true between men (37.4%) and women (35%). Rural community have caries risk 1,329 times more than urban community Woman have dental caries risk 2,186 times more than man. Non regular tooth brusher have caries risk 1,66 times more than the regular tooth brush er. Non filtered cigarette use increasing dental caries risk. Non filtered cigarette use increasing dental caries risk have caries risk 1,461 times more than non smoker. The last determinant that causing the level of caries after multivariate analysis test are the type of area, all the level of age, 26-44 years old, <::: 45 years old, education in senior high school and university, the habit use tobacco without filter, and man community Key words: people dental of health, DMFT-index, dental caries ABSTRAK Tujuan Umum analisis lanjut ini menentukan gambaran kesehatan gigi pada penduduk usia 12 tahun ke atas di lndonesia. Tujuan Khususnya adalah menentukan prevalensi karies gigi di tingkat provinsi pada penduduk usia 12 tahun ke atas di lndonesia, menentukan prevalensi karies gigi berdasarkan karakteristik sosiodemografi pada penduduk usia 12 tahun ke atas di lndonesia, menentukan determinan yang berhubungan dengan kesehatan gigi pada penduduk usia 12 tahun ke atas di lndonesia, menentukan besarnya determinan yang berhubungan dengan kesehatan gigi pada penduduk usia 12 tahun ke atas di lndonesia, menentukan besaran risiko (Odd Ratio) dari determinan yang berhubungan dengan kesehatan gigi pada penduduk usia 12 tahun ke atas di lndonesia, dan menentukan angka DMF- T pada penduduk lndonesia yang berumur 12 tahun ke atas di lndonesia. Desain analisisnya adalah deskriptif (estimasi prevalensi) dan analitik (hubungan variabel independen terhadap variabel dependen serta besaran risiko/OR). Beberapa provinsi yang menunjukkan prevalensi terbanyak pada tingkat keparahan karies sangat tinggi adalah provinsi: Jambi, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Utara. Hasil analisis univariat mengenai tingkat keparahan karies gigi masyarakat di daerah perkotaan dan perdesaan, menunjukkan bahwa di kedua daerah tersebut prevalensi tertinggi adalah karies sangat rendah (perkotaan 38% dan pedesaan 35%). Tingkat keparahan karies gigi masyarakat di daerah perkotaan dan perdesaan, menunjukkan bahwa di kedua daerah tersebut prevalensi tertinggi adalah karies sangat rendah (perkotaan 38% dan pedesaan 35%). Hasil analisis bivariat berdasarkan karakteristik sosiodemografi menunjukkan bahwa penduduk yang tinggal di wilayah perdesaan berisiko untuk mengalami karies berat sebesar 1,329 kali dibandingkan penduduk yang yang tinggal di wilayah perkotaan. Perempuan lebih berisiko 2,186 kali dari pria untuk terjadinya karies berat. Orang-orang yang tidak teratur menggosok gigi mempunyai risiko menderita karies berat sebesar 1, 166 kali dibandingkan mereka yang teratur menggosok gigi. Penggunaan rokok/tembakau tanpa filter ternyata sangat memengaruhi kejadian karies berat. Mereka yang mempunyai kebiasaan tersebut berisiko untuk menderita karies berat sebesar 1,461 kali dibandingkan masyarakat yang menggunakan rokok/tembakau dengan filter. Determinan akhir yang berpengaruh terhadap tingkat keparahan karies gigi,   setelah beberapa kali dilakukan uji analisis multivariat, adalah: tipe wilayah, umur secara keseluruhan umur 26-44 tahun umur -: 45 tahun, pendidikan penduduk yang tamat SLTA dan pendidikan perguruan tinggi, penggun~an rokok/tembaka~ tanpa filter (5), dan penduduk laki-laki. Kata kunci; profil kesehatan gigi, indeks DMFT, karies gigi

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

hsr

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Health Professions

Description

Buletin Penelitian Sistem Kesehatan diterbitkan sejak 1994 dan sejak tahun 2006 terbit dengan frekuensi 4 kali setahun. Redaksi menerima naskah ilmiah tentang hasil-hasil penelitian, survei, dan tinjauan pustaka yang erat hubungannya dengan bidang sistem dan kebijakan kesehatan. Jurnal ini telah ...