Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan
Vol 1, No 2 (2017): Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan

PERTUNJUKAN SOLO VOKAL DENGAN REPERTOAR LA TRAVIATA, CARO NOME, YA MAULAI, I HAVE NOTHING, DAN MENGAPA

Lismayanti, Rini (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Oct 2017

Abstract

Repertoar yang disajikan dalam pertunjukkan diantaranya La Traviata karya Giuseppe Verdi, Caro Nome , karya melayu Ya Maulai, I Have Nothing dan Lagu Mengapa. Pemilihan karya yang akan disajikan dipilih atas dasar perbedaan zaman, dimulai dari zaman romantik, melayu, hingga modern yang menghasilkan perbedaan teknik pada masing-masing karya. Ketelitian, skill, kesabaran, pengalaman sangat berperan penting dalam mewujudkan pertunjukan sesuai yang diharapkan oleh komposer-komposer dari setiap karya-karya yang akan dimainkan. La Traviata merupakan Opera yang bercerita tentang “Cinta”, lebih tepatnya cinta yang tidak direstui. Caro Nome adalah repertoar yang menceritakan tentang seseorang yang jatuh cinta. Ya Maulai repertoar yang berkisah tentang seseorang yang jatuh cinta. I Have Nothing berkisah tentang seseorang yang sangat mencintai sang kekasih dan berharap kekasihnya tidak akan meninggalkannya. Repertoar Mengapa menceritakan tentang seseorang yang meminta kepastian akan hubungan yang sedang dijalaninya. Repertoires presented in performance are La Traviata by Giuseppe Verdi, Caro Nome, Malay composition of Ya Maulai, I Have Nothing and song of Mengapa. Composition selection that will be performed is chosen on the basis of era difference started from romantic, Malay, and modern eras that result on technique difference on each composition. Precision, skill, patience, and experience have important role in materializing a performance that’s in accordance with the hope of each composer whose composition will be played. La Traviata is an opera that narrates about love, precisely an unapproved love. Caro Nome is a repertoire that tells about someone who falls in love. Ya Maulai repertoire that tells a story about someone who falls in love. I Have Nothing tells a story about someone who really loves his/her lover and hopes that his/her lover never leaves him/her. Mengapa repertoire narrates about someone who asks for the certainty of his/her ongoing relationship. 

Copyrights © 2017