Jurnal Ilmiah Telaah Manajemen
Vol 1, No 2 (2004): Vol. 1 Edisi 2 Mei 2004

ANALISIS EVA DAN KINERJA KONVENSIONAL YANG BERPENGARUH TERHADAP RETURN SAHAM DI BURSA EFEK JAKARTA

Sunarto, Sunarto (Unknown)
Soliha, Euis (Unknown)
Hersugondo, Hersugondo (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Sep 2012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Economiv Value Added (EVA) dan kinerja konvensional (return on asset, return on equity dan earning per share) terhadap return saham di Bursa Efek Jakarta terutama industri manufaktur.penelitian ini menggunakan data sekunder selama tiga tahun sejak akhir tahun 1997 sampai dengan 2000 yang dipublikasi oleh Indonesian Capital Market Directory - 2001) Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria perusahaan yang sahamnya selalu aktif diperdagangkan dan selalu menyajikan keuangan tahunan serta menyajikan data yang berhubungan  perhitungan EVA.  jumlah sampel yang diperoleh 92 perusahaan selama 3 tahun pengamatan. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan teknil ordinary least square (OLS). jumlah sampel yang memenuhi asumsi normalitas sebanyak 20 sampel setelah dilakukan transformasi data dalam bentuk log natural yang selanjutnya digunakan untuk analisis. Hasil aanalisis menunjukkan bahwa secara bersama-sama empat variabel independent berpengaruh signifikan terhadap return saham Industri Manufaktur di BEJ. Hasil ini ditunjukkan dengan F Sig . 0,000 yang berarti signifikan pada level kurang dari  1%. sementara secara parsial hanya variabel earning per share (EPS) yang signifikan mempengaruhi return saham pada level kurang dari 1%(ditunjukkan dengan signifikansi t sebesar 0.004). kemampuan prediksi dari keempat variabel tersebut tergolong tinggi yaitu sebesar 64.4% (ditunjukkan dengan adjusted R Squared sebesar 0.644). Bagaimanapun hasil ini menunjukkan bahwa selama periode pengamatan investor tetap menggunakan analisis fundamental perusahaan terutama EPS, ROA, ROE dan EVA untuk memprediksi return saham. walaupun EVA belum banyak digunakan oleh investor di BEJ, namun rasio provitabilitas (kinerja konvensional) terutama EPS sangat dominan digunakan untuk memprediksi return saham perusahaan di BEJ.disarankan untuk penelitian mendatang untuk dimasukkan variabel-variabel lain yang tidak digunakan dalam model penelitian ini, seperti faktor fundamental perusahaan yang lainnya(likuiditas, aktivitas dan rasio pasar) serta faktor teknikal seperti (kondisi makro ekonomi dan politik). saran ini didasrkan pada pertimbangan mengingat selama periode pengamatan sebagian besar data berdistribusi tidak normal, dinmana ketidaknormalan tersebut sangat mungkin dipengaruhi oleh faktor teknikal. disamping itu juga perlu dilakukan penelitian terhadap seluruh perusahaan yang listed di Bursa Efek Jakarta dengan periode lanjutnya (mungkin secara triwulan sejak tahun 2000 hingga sekarang) sehingga bisa diketahui konsistensi hasil penelitian.

Copyrights © 2004