Al-Mustashfa
Vol 3, No 1 (2018)

INVESTASI DALAM PERSPEKTIF MAQASHID AL-SYARIAH

Fikriawan, Suad (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2018

Abstract

Abstract This study aims to unravel the understanding of Investment law in Islam, especially conventional investment. So far, the Islamic investment model in Indonesia is still ranked under conventional investment in terms of both quality and quantity of capital and market. Thus, if a conventional investment is contaminated by Islamic law as a forbidden investment then its future impact will cloud the conventional investment market image. Thus the maqashid syariah approach needs to be used to re-examine how investment law in Islam. The results of the study in this study state that investments that promise big profits with light business are considered as a common investment and may be done because it is common in the community. However, when viewed from the side of goodness financially very disturbing financial stability both for investors and investors for the condition of the stability of the value of a currency (volatility). Although the investment business was initially based on real and lawful if they sold based on the method of sale in the derivative market will be full of usury, speculation, and vagueness that in some syariah prohibition is prohibited because it does not make good in investing as taught by Islam. Keywords: Investment, Conventional Investment and Maqashid al-Syariah. Abstrak Studi ini bertujuan untuk mengurai kembali pemahaman tentang hukum Investasi dalam Islam, terutama investasi konvensional. Selama ini model investasi Islam di Indonesia masih menduduki peringkat di bawah investasi konvesional baik dalam hal kualitas maupun kuantitas permodalan dan pasar. Sehingga bila investasi konvesional diistinbatkan oleh hukum Islam sebagai investasi yang haram maka dampaknya kedepan akan memperkeruh citra pasar investasi konvensional. Maka pendekatan maqashid syariah perlu digunakan untuk mengkaji kembali bagaimana hukum investasi dalam Islam. Hasil studi dalam penelitian ini menyatakan bahwa investasi yang menjanjikan keuntungan besar dengan usaha yang ringan dianggap sebagai investasi yang lumrah dan boleh dilakukan karena sudah umum berlaku di masyarakat. Namun bila ditinjau dari sisi kebaikannya secara finansial sangat mengganggu stabilitas keuangan baik bagi pelaku investor maupun bagi kondisi stabilitas nilai mata uang (volatilitas). Meskipun usaha investasi itu awalnya berbasis riil dan halal tetapi bila kemudian dijual berdasarkan metode penjualan di pasar derivative akan menjadi sarat riba, spekulasi, dan ketidakjelasan yang dalam beberapa dalil syariah dilarang karena tidak menjadikan kebaikan dalam berinvestasi sesuai yang diajarkan oleh Islam. Kata Kunci: Investais, Investasi Konvensional, dan Maqashid al-Syariah.

Copyrights © 2018