JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan
Vol 3, No 1 (2017): VOL 3, NO 1 2017

HUKUM-HUKUM DETERMINISME DALAM FILSAFAT SEJARAH IBNU KHALDUN (Dialektika Antara Sains dan Teologi)

Bisri, Bisri ( IAIN Syekh Nur Jati Cirebon )



Article Info

Publish Date
01 Jun 2017

Abstract

Abstrak: Ibnu Khaldun merupakan tokoh besar yang tidak diragukan sumbangan pemikirannya, ketokohanya diakui baik di dunia Islam maupun Barat. Bahkan dalam kajian ilmu sejarah maupun filsafat sejarah, ia termasuk tokoh awal yang membangun fondasi bangunan sejarah dari sejarah yang sebelumnya hanya berupa deskripsi peristiwa-peristiwa, nama-nama penguasa atau silsilah keturunan dan angka-angka tahun, menjadi suatu sistem bangunan keilmuan dan filsafat yang utuh. Dalam pemikiran filsafat sejarahnya, Ibnu khaldun termasuk yang menganut determinisme sejarah. Berbicara tentang hukum-hukum sejarah, determinisme sejarah kerap dimaknai sebagai hukum kausalitas. Ibnu Khaldun memberlakukan hukum kausalitas bukan hanya pada alam saja, tetapi juga berlaku pada manusia. Di sisi lain Ibnu Khaldun sebagai penganut Asy’ariyah dimana paham teologi ini menolak hukum kausalitas atas dasar kekuasaan dan kehendak mutlak Tuhan. Ada semacam pertentangan antara paham keyakinan teologi dan paham determinismenya. Paham teologinya menolak kausalitas, sementara ia menganut determinisme dalam sejarah. Disinilah menariknya bahwa kecerdasan Ibnu Khaldun mampu mendamaikan pertentangan antara sains dan teologi dalam menjelaskan hukum determinisme sejarah ini. Kata kunci: Ibnu Khaldun, Determinisme, Filsafat, Sejarah, Dialektika, Sains, Teologi.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

yaqhzan

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Jurnal Yaqzhan adalah jurnal ilmiah yang fokus dalam publikasi hasil penelitian dalam kajian filsafat, agama dan kemanusiaan. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali dalam setahun pada bulan januari dan juli. Jurnal Yaqzhan terbuka umum bagi peneliti, praktisi, dan pemerhati kajian filsafat, agama ...