MAJALAH ILMIAH GLOBE
Vol 11, No 1 (2009)

KEBUTUHAN DATA SPASIAL KELAUTAN DAN KETERBATASAN METODA INDERAJA DALAM MENDUKUNG PEMETAAN SUMBERDAYA KELAUTAN

Gaol, Jonson Lumban ( Fakultas Perikanan dan llmu Kelautan lnstitut Pertanian Bogor )
Arhatin, Risti Endriani (Unknown)
Zamani, Neviaty P (Unknown)
Madduppa, Hawis (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 May 2016

Abstract

Kelangkaan data spasial kelautan merupakan permasalahan mendasar dalam perencanaan pembangunan kelautan di negara berkembang seperti lndonesia. Untuk mengatasi permasalahan ini, teknologi inderaja menjadi salah-satu alternatif pilihan. Salah satu ekosistem laut yang mengandung kekayaan sumberdaya alam adalah ekosistem terumbu karang. Pemanfaatan data inderaja untuk pemetaan ekosistem terumbu karang telah diperkenalkan di lndonesia sejak tahun 90-an dan saat ini sudah umum digunakan di Indonesia. Namun demikian, data inderaja mempunyai keterbatasan untuk memetakan objek terumbu karang karena berada hingga kedalaman tertentu yang tidak ada penetrasi cahaya. Pola distribusi terumbu karang yang mengikuti geomorfologi dasar perairan sangat mempengaruhi hasil penginderaan. Hasil penelitian di kepulauan Una-una Togean menuniukkan bahwa interpretasi dari citra satelit tidak menggambarkan kondisi terumbu karang yang sesungguhnya.Kata Kunci: Data Spasial, Kelautan, Inderaja, Terumbu Karang ABSTRACTThe lack of marine spatial data is the fundamental problems in marine development planning in developing countries like Indonesia. We need remote sensing technology to be one alternative option to get over this problem. A coral reef ecosystem is one of the marine ecosystems that contain a rich of marine resources. Utilization of remote sensing data for napping coral reef ecosystems have been introduced in Indonesia since the 90’s and now is commonly used in Indonesia. However, the remote sensing data has limitations for coral reef napping object being in a certain depth into which has no light penetration. Distribution patterns of coral reef following the bottom geomorphology of water influence the sensory results. The results of research conducted in the Una-una Togean Island showed that the coral reef map derived satellite images did not describe the real condition of the reef. Keywords: Spatial Data, Marine, Remote Sensing, Coral Reef

Copyrights © 2009