Jurnal Niara
Vol 9, No 2 (2017)

STRATEGI PENGOPTIMALAN PENCAPAIAN PROGRAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA SEJAHTERA PADA DIREKTORAT PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL

Utami, Bunga Chintia ( Universitas Lancang Kuning )



Article Info

Publish Date
02 Feb 2017

Abstract

ABSTRACT Poverty in underdeveloped countries are characterized by rapid population growth. In Indonesia, the governments role in population to be submitted to the National Population and Family Planning (BKKBN). One of the programs is to Increase Revenue BKKBN Family’s Welfare (UPPKS). From 2010 to 2013 a decrease in the number of groups UPPKS. Based on the problems identified factors researchers focused on strength (strength), weakness (weakness), chance (opportunity) and threats (threat) in order to optimize the achievement of program outcomes UPPKS the Directorate. The purpose of the study was to look at factors weaknesses, strengths, threats and opportunities and choosing the right strategy to optimize the achievement of program UPPKS. The method used is the SWOT and AHP. The results showed the best strategy is derived from the power factor and the opportunities (SO): (1) take advantage of the availability of technical guidance for the development of work by local partners; (2) maximizing the data base to cooperate with other agencies that have programs that are compilance empowerment; (3) utilizing the integrated use of the website to attract cooperation as a form of technological development and utilization of information. Utilizes the integrated use of the website to attract cooperation is priority. Keywords: Keluarga Sejahtera(UPPKS), SWOT, AHP, BKKBN ABSTRAK Kemiskinan di negara terbelakang dicirikan dengan pertumbuhan penduduk yang cepat. Di Indonesia, peran pemerintah dalam bidang kependudukan diserahkan pada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Salah satu program BKKBN adalah Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS). Sejak tahun 2010 hingga 2013 terjadi penurunan jumlah kelompok UPPKS. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti memfokuskan pada identifikasikan faktor kekuatan (strength), kelemahan (weakness), kesempatan (opportunity) maupun ancaman (threat) agar dapat mengoptimalkan hasil pencapaian Program UPPKS pada Direktorat. Tujuan penelitian adalah untuk melihat faktor kelemahan,kekuatan, ancaman dan peluang dan memilih strategi yang tepat untuk mengoptimalkan pencapaian program UPPKS. Metode yang digunakan adalah SWOT dan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi terbaik berasal dari faktor kekuatan dan peluang (SO) yaitu (1) memanfaatkan ketersedian petunjuk teknis untuk pengembangan mitra kerja oleh daerah; (2) memaksimalkan pengggunaan data basis untuk bekerjasama dengan lembaga lain yang memiliki program pemberdayaan yang bersifat compilance; (3) memanfaatkan penggunaan website terintegrasi untuk menarik minat kerjasama sebagai bentuk pemanfaatan perkembangan teknologi dan informasi. Alternatif strategi tersebut diolah dengan menggunakan metode AHP sehingga ditemukan strategi prioritas untuk pengoptimalan pencapaian program UPPKS. Prioritas kebijakan yaitu memanfaatkan penggunaan website terintegrasi untuk menarik minat kerjasama sebagai bentuk pemanfaatan perkembangan teknologi dan informasi. Kata Kunci: Keluarga Sejahtera  SWOT, AHP, BKKBN

Copyrights © 2017