Jurnal Kesehatan Masyarakat
Vol 4, No 5 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)

Hubungan Persepsi Merokok dengan Tipe Perilaku Merokok pada Siswa SMK “X” di Kota Semarang

Binita, Anisa Maulidea (Unknown)
Istiarti, VG. Tinuk (Unknown)
Widagdo, Laksmono (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Nov 2016

Abstract

Di Indonesia, perilaku merokok pada usia 15 tahun ke atas cenderung meningkat dari 34,2% (2007) menjadi 36,3% (2013). Pada tahun 2010 jumlah penduduk Jawa Tengah yang merokok terbanyak terjadi pada usia 15-19 tahun (41,6%), dimana usia tersebut merupakan rata-rata usia siswa SMA/SMK/sederajat. Angka perilaku merokok yang tinggi pada remaja awal berasal dari persepsi atau pandangan yang dipercayai mengenai merokok itu sendiri. Di SMK “X” di Kota Semarang diketahui terdapat banyak siswa perokok yang memiliki persepsi positif terhadap rokok. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan persepsi merokok dengan tipe perilaku merokok pada siswa SMK “X” di Kota Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari siswa kelas 10 dengan karakteristik berstatus perokok aktif minimal selama enam bulan serta bersedia menjadi responden. Sampel sejumlah 85 siswa yang diambil menggunakan teknik total sampling. Seluruh pertanyaan telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji analisa statistik Rank Spearman dan Mann-Whitney (α= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berstatus perokok ringan (85,9%). Variabel yang berhubungan dengan tipe perilaku merokok pada siswa SMK “X” yaitu usia (pvalue= 0,032), persepsi keseriusan (pvalue= 0,030), persepsi kerentanan (pvalue= 0,035), serta persepsi hambatan (pvalue= 0,045). Sementara variabel yang tidak berhubungan yaitu pekerjaan orang tua (pvalue= 0,344), jumlah perokok di keluarga (pvalue= 0,842), jumlah uang saku (pvalue= 0,387), pengalaman merokok (pvalue= 0,123), dan persepsi manfaat (pvalue= 0,378).

Copyrights © 2016