Jurnal AgroBiogen
Vol 5, No 1 (2009): April

Genetic Diversity Analysis of Aluminum-toxicity Tolerant and Sensitive Soybean Genotypes Assessed with Microsattelite Markers

Tasma, I Made ( Indonesian Center for Agricultural Biotechnology and Genetic Resources Research and Development, Jl. Tentara Pelajar 3A, Bogor 16111 )
Warsun, Ahmad ( Indonesian Center for Agricultural Biotechnology and Genetic Resources Research and Development, Jl. Tentara Pelajar 3A, Bogor 16111 )



Article Info

Publish Date
01 Apr 2009

Abstract

Analisis Diversitas Genetik Genotipe Kedelai Toleran danPeka Keracunan Aluminium Menggunakan Marka Mikrosatelit.I Made Tasma dan Ahmad Warsun. Persilangandua genotipe kedelai dengan jarak genetik jauh menghasilkanprogeni dengan polimorfisme tinggi pada banyak lokusyang memfasilitasi keberhasilan program pemuliaan dan pemetaankarakter agronomi penting kedelai. Tujuan penelitianini untuk mengetahui diversitas genetik genotipe kedelaitoleran dan peka keracunan aluminium (Al), informasi diversitasalel dan tingkat polimorfisme marka SSR dari genotipekedelai yang diuji, menentukan genotipe dengan jarak genetikjauh sebagai tetua dalam pembentukan populasi pemetaankarakter toleran Al, dan informasi diversitas genetik dalampemilihan tetua untuk program pemuliaan kedelai tolerankeracunan Al. Dua puluh empat genotipe kedelai tolerandan peka keracunan Al dianalisis menggunakan 15 markaSSR. Marka SSR lokasinya menyebar pada 14 kromosom kedelai.Dendrogram dikonstruksi menggunakan UnweightedPair-Group Method Arithmatic (UPGMA) melalui programNumerical Taxonomy and Multivariate System (NTSYS) versi2.1-pc. Diversitas genetik antara dua genotipe kedelai berkisarantara 2-33,2%. Pada diversitas 33,2% uji klaster UPGMAmembagi genotipe menjadi 2 kelompok masing-masing terdiridari 19 dan 5 genotipe untuk kelompok 1 dan 2. Jumlahalel SSR total 81dengan rata-rata jumlah alel per lokus SSR4,4 dan rata-rata tingkat polimorfisme 0,55. Menggunakan diversitastertinggi 33,2% dua genotipe paling peka Al (B3293dan B3442) dari kelompok 1 dan dua genotipe paling toleranAl (B3462 dan B3851) dari kelompok 2 dipilih untuk membentukpopulasi pemetaan karakter toleran Al. Berdasarkannilai diversitas genetik tertinggi 33,2% banyak kemungkinankombinasi persilangan dapat dilakukan antara genotipetoleran Al untuk pemuliaan kedelai toleran Al.

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

JAB

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal AgroBiogen memuat artikel primer dan sekunder hasil penelitian bioteknologi dan sumberdaya genetik tanaman, serangga, dan mikroba pertanian. Jurnal ini diterbitkan tiga kali setahun pada bulan April, Agustus dan Oktober oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya ...