TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education
Vol 3, No 1 (2016): May 2016

IMPLIKASI KONSEP ŪLŪL ‘ILMI DALAM AL-QUR`ĀN TERHADAP TEORI PENDIDIKAN ISLAM (Studi Analisis Terhadap Sepuluh Tafsīr Mu’tabarah)

Budiyanti, Nurti (Unknown)
Rizal, Ahmad Syamsu (Unknown)
Sumarna, Elan (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 May 2016

Abstract

Sejatinya, pendidikan merupakan proses pembinaan dan pengembangan potensi manusia secara optimal, bai menyangkut jiwa, akal dan hatinya. Oleh karena itu, proses pendidikan harus mampu menyentuh semua hal tersebut. Hal yang kontradiktif terjadi dalam dunia pendidikan, menunjukkan masih kurangnya kesadaran moral dan spiritual para pelajar serta orang-orang terdidik di Indonesia. Hal ini disebabkan pada praktiknya, sekolah hanya mengejar kelulusan dan intelektualitas peserta didik saja, sehingga tujuan yang dicapaipun bersifat parsial, tidak keseluruhan. Hasilnya pun pendidikan hanya sebatas transfer of knowledge, padahal aspek moral dan spiritual harus menjadi aktualisasi ilmu yang dimilikinya. Al-Qurān memberikan bimbingan secara komprehensif dan integratif terhadap manusia dalam kaitannya terhadap pendidikan, dimana tidak ada dikotomi, melainkan kesatuan dan keseluruhan dalam pendidikan. Bukti dari kesempurnaan al-Qurān tersebut tergambar pada konsep ūlūl ‘ilmi. Di dalam penelitian ini, peneliti berupaya menggali dan memahami konsep ūlūl ‘ilmi  dalam al-Qurān dengan merujuk kepada sepuluh Tafsīr  Mu’tabaroħ, yang diantaranya ialah: Tafsīr Al-Miṣbāḥ, Tafsīr Fi Ẓilalil Qur`ān, Tafsīr Ibn Kaṡīr, Tafsīr Aṭ-Ṭabari, Tafsīr Al-Qurṭubi, Tafsīr Al-Maraghi, Tafsīr Al-Aiṡar, Tafsīr Al-Mizan, Tafsīr Al-Azhar, dan Tafsīr At-Taḥrir Wa Tanwir. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep ūlūl ‘ilmi  dalam al-Qurānyang meliputi makna,karakteristik, peran dan fungsi ūlūl ‘ilmi, serta implikasinya terhadap teori pendidikan Islam. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan secara prosedural metode yang digunakan adalah metode tahlīlīdan muqāran, dengan teknik studi pustaka dalam pengumpulkan data. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis teks dengan menggunakan dilālaħ dan munāsabaḥ. Berdasarkan penemuan dan analisis dalam penelitian ini didapatkan bahwa makna ūlūl ‘ilmi  ialah seseorang yang memiliki ilmu berdasarkan realitas, berwawasan luas, kecerdasannya mampu mencapai makrifat, dan hatinya teguh bertauhid karena memiliki tingkatan khasyyah seperti para ulama. Adapun implikasi konsep ūlūl ‘ilmi terhadap teori pendidikan Islam meliputi; pendidik, peserta didik, tujuan, peran, fungsi, prinsip, metode, materi dan media pendidikan.

Copyrights © 2016