Holistik
Vol 13, No 2 (2012)

PENGGUNAAN DINAR-DIRHAM DAN FULUS : UPAYA MENGGALI TRADISI YANG HILANG (STUDI KASUS DI WILAYAH CIREBON)

Masduqi, Zaenal (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2012

Abstract

Krisis ekonomi 1997 yang menghantam Indonesia tentu saja masih segar diingatan sebagian besar orang. Salah satu penyebab dari krisis ekonomi itu adalah dikarenakan adanya ketergantungan nilairupiah terhadap nilai tukar terhadap dolar. Ketergantungan nilai ini terutama dikarenakan sistem mata uang (baca rupiah) sekarang tidak menggantungkan pada nilai intrinsik pada dirinya sendiri. Atas dasar itu, penelitian ini berusaha menelusuri perkembangan salah satu sistem mata uang yang pernah dipakai di Nusantara ini. Penelitian ini menemukan bahwa dinar-dirham dan fulus telah dipakai di beberapa wilayah di Indonesia berdasarkan bukti-bukti sejarah yang dieksplorasi dalam temuan dan bahasannya dalam tulisan ini. Di Cirebon, sebagai kawasan perdagangan sutra saat itu, ternyata juga telah menggunakan mata uang dinar-dirham dan fulu itu. Selanjutnya, penelitian ini mengemukakan analisisnya tentang keunggulan mata uang dinar-dirham dan fulus itu dibandingkan dengan mata uang yang lazim dipakai. Salah satu keunggulannya adalah dinar-dirham dan fulus itu mata uang yang nilainya tidak ditentukan oleh pihak ketiga atau sesuatu yang ada di luar dirinya sehingga dinar-dirham dianggap sebagai solusi untuk mengantisipasi terjadinya krisis ekonomi di masa yang akan datang.Kata Kunci: Dinar, Dirham, Fulus, Krisis Ekonomi

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Holistik Journal for Islamic Social Sciences is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Islamic social sciences. Firstly published in 2016 and has been listed on PDII LIPI on May 27, 2016, Holistik Journal published twice a year, in July and ...