Jurnal Berkala Kedokteran
Vol 10, No 1 (2014): Februari 2014

Efektifitas Pyriproxyfen terhadap Larva Aedes aegypti yang Diambil dari Wilayah Banjarmasin Timur

Akbar, Ali (Unknown)
Istiana, Istiana (Unknown)
Al Audhah, Nelly (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2016

Abstract

ABSTRACT: Dengue Haemorraghic Fever disease (DHF) is dangerous contagious disease which is caused by dengue virus which is brought by Aedes aegypti mosquito. Controling DHF depends on the control of the mosquito and its larvae. One of alternative larvacide that can control Aedes aegypti larvae is larvacide with active ingredient pyriproxyfen as Insecth Growth Regulator (IGR) which does not influece the hygiene of water, safety and does not increase the resistancy. The purpose of the study is to study and calculate efficacy of an IGR pyriproxyfen against Aedes aegypti larvae which was only collected from East Banjarmasin. The research is an experimental research that used seven kind dozes of IGR: follows 0,1 ppm, 0,05 ppm, 0,01 ppm, 0,008 ppm, 0,005 ppm, 0,003 ppm, and control. Each doze used four replications. The research results showed that IGR was effective to kill more than 70% larvae after seven days. The results of probit analysis were 0,001 ppm ana 0,065 ppm to kill 50% and 90% larvae. Keywords: Dengue Haemorraghic Fever, pyriproxyfen, Aedes aegypti ABSTRAK: Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular berbahaya yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Pengendalian DBD bergantung pada pengendalian nyamuk dan larvanya. Salah satu larvasida alternatif yang dapat digunakan untuk mengendalikan larva nyamuk Aedes aegypti adalah larvasida yang berbahan aktif pyriproxyfen dan berasal dari golongan Insect Growth Regulator (IGR) yang tidak mempengaruhi kebersihan air, aman, dan tidak meningkatkan resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menghitung efikasi IGR berbahan aktif pyriproxyfen terhadap larva Aedes aegypti yang berasal dari Kecamatan Banjarmasin Timur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan tujuh macam dosis 0,1 ppm, 0,05 ppm, 0,01 ppm, 0,008 ppm, 0,005 ppm, 0,003 ppm, dan kontrol. Setiap dosis menggunakan empat kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa IGR efektif untuk membunuh 70% larva uji setelah tujuh hari pemaparan. Berdasarkan analisis probit dosis yang diperlukan untuk membunuh 50% (LC50) dan 90%(LC90) larva uji adalah berturut-turut sebesar 0,001 ppm dan 0,065 ppm. Kata kunci : Demam Berdarah Dengue,  pyriproxyfen, Aedes aegypti

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jbk

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Berkala Kedokteran is a journal contains scientific articles from original research and literature review in medical and health scope. It is published twice in a year, on February and ...