Majalah Kedokteran Gigi Indonesia
Vol 20, No 2 (2013): December

Perawatan Maloklusi Klas III Skeletal disertai Open Bite dengan Teknik Begg

Anggaraeni, Putu Ika (Unknown)
Suparwitri, Sri (Unknown)
H, Soekarsono (Unknown)
SP, Pinandi (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2015

Abstract

Overjet negatif pada maloklusi klas III dapat terjadi karena penyimpangan hubungan incisivus atas dan bawah, adanya malrelasi antara maksila dan mandibula, atau kombinasi keduanya. Maloklusi klas III dapat disertai dengan crowding, deep bite, maupun open bite. Tujuan perawatan adalah untuk mengoreksi cross bite dan open bite, memperoleh overjet dan overbite normal serta hubungan oklusal yang stabil. Pasien laki-laki usia 15 tahun dengan maloklusi Angle klas III dan relasi skeletal klas III, mandibula protrusif, cross bite anterior (overjet -3 mm), open bite 12-22 terhadap 43-34, cross bite posterior bilateral, dan pergeseran garis tengah inter incisivus rahang bawah kekanan 0,7 mm. Perawatan ortodontik dilakukan dengan alat cekat teknik Begg, diawali dengan pencabutan gigi 34 dan 44 serta grinding gigi anterior rahang atas. Elastik intermaksiler klas III, elastik cross posterior, dan elastik vertikal digunakan untuk koreksi cross bite anterior dan posterior serta open bite. Kesimpulan dari hasil perawatan dengan teknik Begg, cross bite anterior dan posterior serta open bite terkoreksi (overjet 2 mm dan overbite 2 mm). Garis tengah inter incisivus rahang bawah dan rahang atas sejajar dengan garis tengah wajah. Maj Ked Gi; Desember 2013; 20(2): 192-198.

Copyrights © 2013