Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan
Vol 18, No 1 (2015)

LAMA WAKTU YANG DIHABISKAN PASIEN DI UGD RSPAU dr. S. HARDJOLUKITO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Murtiningrum, Sri ( RSPAU Dr. S. Hardjolukito, Yogyakarta )
Lestari, Trisasi ( Magister Manajemen Rumahsakit Universitas Gadjah Mada )
Widodo, Kuncoro Harto ( Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada )



Article Info

Publish Date
02 Nov 2015

Abstract

Latar Belakang: Salah satu keluhan pasien yang paling sering muncul adalah lama waktu yang dihabiskan pasien di unit gawat darurat setelah mereka mendapatkan penanganan pertama. Pasien harus menunggu sebelum mereka bisa pulang, atau dipindahkan ke bangsal perawatan, ke ICU atau menjalani operasi. RSPAU Dr Suhardi Hardjolukito adalah RS tipe B dengan kapasitas 215 tempat tidur. Tujuan: untuk mengukur lama waktu yang dihabiskan pasien di UGD dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi lama waktu tunggu tersebut. Metode: Ini adalah penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional. Penelitian dilakukan di unit gawat darurat RSPAU Dr Suhardi Hardjolukito, yang memiliki kapasitas 15 tempat tidur, pada bulan November 2014. Observasi dilakukan selama 7 hari pada shift pagi, sore, dan malam. Sejumlah 305 pasien menjadi sampel penelitian dan diamati selama pasien berada di UGD. Hasil: Rata-rata waktu perawatan di UGD RSPAU dr.S.Hardjolukito masih sangat bervariasi, berkisar antara 8 s/d 270 menit (4.5 jam). Tahapan pelayanan yang memiliki waktu tunggu paling lama adalah pelayanan di laboratorium dan radiologi. Sementara karakteristik kunjungan yang paling besar pengaruhnya terhadap lama pelayanan di UGD adalah kunjungan pada hari kerja, jenis kelamin pasien perempuan, diagnosis emergency, dan waktu kunjungan pagi hari.  Kesimpulan dan Rekomendasi: Waktu yang dihabiskan pasien di UGD RSPAU dr.S.Hardjolukito sangat bervariasi. Banyak penyebab waktu tunggu tersebut sebenarnya tidak penting dan bisa dicegah. Rumah sakit harus mengurangi kepadatan UGD pada waktu-waktu sibuk dengan meningkatkan efisiensi RS, memperbaiki alur pasien, dan menggunakan metode maajemen operasional dan teknologi informasi 

Copyrights © 2015