SHARE
Vol 1, No 1 (2012)

Mengkritisi teori pembangunan ekonomi konvensional

Abd. Majid, M. Shabri (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2012

Abstract

Kegagalan para ahli ekonomi barat untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya perbedaan pertumbuhan ekonomi dalam sebuah negara dari masa ke masa dan perbedaan pertumbuhan ekonomi antar negara adalah mutlak disebabkan oleh kedhaifan dan kejahilan mereka sendiri. Selain sempat mengabaikan peran ilmu pengetahuan pada awal-awal kemunculan teori pembangunan ekonomi, hingga detik ini mereka masih menafikan kehadiran rahmat Allah SWT sebagai faktor terpenting penyebab berlangsungnya pembangunan ekonomi umat. Karena tingginya nilai ilmu pengetahuan dalam Islam, maka penguasaan ilmu pengetahuan secara komprehensif dan benar jelas akan memudahkan umat Islam untuk membangun ekonominya. Namun, pembangunan ekonomi umat tidak akan pernah berlaku tanpa mendapat restu Allah SWT melalui cucuran rahmatNya. Tulisan ini meninjau dan menguak kedhaifan teori pertumbuhan ekonomi barat sejak teori itu pertama kali digagaskan. Walaupun pada awalnya para ahli ekonomi barat sempat mengabaikan peran ilmu pengetahuan sebagai salah satu indikator penting dalam pembangunan ekonomi, namun di akhir milineum ke-2 mereka telah menyadari bahwa penguasaan ilmu pengetahuan adalah mutlak diperlukan untuk membangun ekonomi negara. Ini, secara jelas, menunjukkan bahwa, akhirnya, para ahli ekonomi barat terpaksa mengakui kebenaran kata-kata Allah SWT yang telah dituangkan dalam kitab suci umat Islam, al-Qur’an tentang pentingnya peran ilmu pengetahuan dalam menjalani kehidupan di dunia fana ini.

Copyrights © 2012