Indonesia Medicus Veterinus
Vol 4 (1) 2015

Studi Histopatologi Mukosa Saluran Empedu Sapi Bali yang Terinfeksi Cacing Hati (Fasciola Gigantica)


Putu Adriyati, Gusti Agung Ayu ( Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana ) , Winaya, Ida Bagus Oka ( Laboratorium Patologi Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana ) , Berata, I Ketut ( Laboratorium Patologi Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana )



Article Info

Publish Date
30 Sep 2015

Abstract

Fasciolosis adalah infeksi parasit pada jaringan hati yang disebabkan oleh Fasciola hepatica dan F. gigantica. Perubahan patologi pada kejadian fasciolosis sapi terutama disebabkan oleh adanya aktivitas migrasi dan iritasi spini tegumen F. gigantica. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya variasi lesi seperti nekrosis, peradangan, perdarahan, dan fibrosis pada mukosa saluran empedu sapi bali yang terinfeksi oleh cacing hati F. gigantica. Penelitian ini menggunakan 35 sampel saluran empedu sapi bali yang terinfeksi F. gigantica dan tujuh sampel yang tidak terinfeksi F. gigantica. Sampel saluran empedu kemudian diproses untuk dibuat preparat histopatologi dan diwarnai menggunakan metode Harris Haematoxylin Eosin. Hasil pemeriksaan mikroskopis pada mukosa saluran empedu sapi bali yang terinfeksi F. gigantica sesuai variasi lesi yang diperiksa,diperoleh lesi nekrosis pada 35 sampel saluran empedu (100%), perdarahan pada 18 sampel (51,4%), lesi peradangan pada 35 sampel (100%), dan fibrosis pada 35 sampel (100%). Dapat disimpulkan bahwa dari kasus fasciolosis sapi dari kasus lapangan terjadi variasi lesi akibat infeksi F. gigantica.


Copyrights © 2015







Original Source : http://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/15443
Google Scholar : Check in googleschoolar

Journal Info

Abbrev

imv

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, ...