Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak
Vol 11, No 1 (2015)

KARAKTERISTIK DEGRADASI BEBERAPA JENIS PAKAN (IN SACCO) DALAM RUMEN TERNAK KAMBING

Ismartoyo, . (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Jun 2015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik degradasi bahan kering beberapa bahan pakan di Makassar. Data bahan kering yang hilang pada masa inkubasi tersebut kemudian dimasukkan dalam persamaan Y = a +b (l – e(-ct)) (rskov dan McDonald, 1979; Ismartoyo, 2011). Data karakteristik degradasi tersebut dianalisis dengan menggunakan RAL untuk mengetahui perbedaan karakteristik degradasi antara pakan yang satu dengan yang lainnya. Hasil penelitian menunjukkan kehilangan bahan kering semua perlakuan meningkat seiring dengan lama inkubasi sedangkan kecepatan degradasinya cenderung semakin menurun. Kecernaan bahan kering pada inkubasi 24 jam paling rendah pada kulit buah coklat (29,27%) dan jonga-jonga (34,25%), nyata lebih tinggi (P<0,01) pada biji markisa (39,45%), biji kapuk (40,10%) dan kulit buah markisa (40,9%). Nilai fraksi a terendah pada biji kapuk (6,74%), dan paling tinggi biji markisa (19,61%). Nilai fraksi b terendah pada kulit buah coklat (45,43%) dan paling tinggi biji kapuk (81,57%). Nilai fraksi c terendah pada biji markisa (0,0128%/jam) dan paling tinggi biji kapuk (0,0229%/jam). Nilai fraksi a+b terendah pada kulit buah coklat (62,23%) dan paling tinggi biji markisa (90,09%). Dapat disimpulkan bahwa kecernaan bahan kering lebih baik pada biji kapuk, biji markisa dan kulit buah markisa dari pada kulit buah coklat dan jonga-jonga. Sedangkan nilai karakteristik degradasi yang dihasilkan dari berbagai jenis pakan cukup bervariasi.

Copyrights © 2015