JSME MIPA UNIMA
Vol 3, No 5 (2015): Fisika

VARIASI SPASIAL DAN TEMPORAL SUHU PERMUKAAN AIR DI SEKITAR MATA AIR PANAS BUKIT KASIH KANONANG

Pijoh, Swita A M (Unknown)
Medellu, Ch (Unknown)
Windia, I Wayan (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Mar 2015

Abstract

Abstrak Manifestasi panas bumi adalah tanda-tanda alam yang nampak di permukaan tanah sebagai petunjuk awal adanya aktifitas  panas bumi di bawah permukaan bumi. Bukit kasih adalah sebuah bukit yang terletak di bawah kaki gunung Soputan, Desa Kanonang. Salah satu manifestasi yang terdapat di bukit kasih Kanonang adalah mata air panas. Molekul-molekul penyusun suatu tempat yang memiliki energi kinetik lebih besar atau bersuhu tinggi daripada sekitarnya akan memidahkan energinya ke molekul-molekul yang memiliki energi kinetik lebih rendah atau bersuhu lebih rendah. Akibat dari perpindahan panas, emisi termalnya akan naik ke udara membentuk variasi spasial suhu permukaan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk membuat model variasi spasial dan temporal suhu permukaan air di sekitar mata air panas. Metode yang digunakan adalah metode obervasi, pengukuran lapangan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai temperatur suhu permukaan di daerah bukit kasih pada saat cerah antara 20.70C sampai 44.50C dan pada saat hujan 21.20C sampai 45.90C. Nilai temperatur suhu udara pada saat hujan, cenderung lebih tinggi daripada saat cerah.   Kata kunci : Bukit kasih, mata air panas, manifestasi, emisi thermal.Abstract Geothermal manifestations are natural signs are visible on the ground as early hint at the existence of geothermal activity under the earths surface. Bukit love is a hill located under the foot of Mount Soputan, Kanonang village. One manifestation of love contained in the hills Kanonang are hot springs. The molecules making up a place that has a kinetic energy greater than or higher than the surrounding temperature will memidahkan energy to molecules which have a lower kinetic energy or a lower temperature. As a result of heat transfer, thermal emissions will rise into the air forming surface temperature spatial variations. The purpose of this research is to create a model of spatial and temporal variations in the temperature of the water surface around the hot springs. The method used is the method of observation, field measurements and literature studies. The results showed that the temperature in the surface temperature during the sunny hills of love between 20.70C to 44.50C and 21.20C in the rain to 45.90C. Temperature value of air temperature in the rain, tends to be higher than when it is sunny. Keywords: Bukit Kasih, hot springs, manifestation, thermal emission. 

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jsme

Publisher

Subject

Education Mathematics

Description

Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian skripsi dan atau hasil penelitian dosen di lingkungan FMIPA Unima. Nama-nama penulis dalam artikel hasil penelitian skripsi terdiri dari mahasiswa, pembimbing I, dan pembimbing II. Lingkup substansi meliputi: 1) Ilmu-ilmu eksakta yakni: Matematika, Biologi, ...