Jurnal Ilmiah Mahasiswa FIB
Vol 1, No 1 (2015)

INTERFERENSI FONETIS BAHASA JAWA TERHADAP BAHASA PRANCIS PADA MAHASISWA SEMESTER II TAHUN AKADEMIK 2013/2014 PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA PRANCIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

WAHYUNI, PUTRI ( Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya )



Article Info

Publish Date
05 Jan 2015

Abstract

Kata Kunci : interferensi, fonetik, bunyi bahasa, interferensi fonetisDalam proses pembelajaran bahasa asing, sering terjadi percampuradukan antara bahasa asli pembelajar dengan bahasa asing yang dipelajari. Hal ini pada akhirnya menyebabkan kemungkinan adanya interferensi bahasa. Interferensi dapat terjadi pada berbagai satuan bahasa. Salah satunya adalah pada fonetik. Ilmu fonetik mempelajari bagaimana bunyi bahasa itu diucapkan. Pembelajar bahasa asing sering mengalami interferensi fonetis dari bahasa ibunya seperti bahasa Jawa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bentuk-bentuk interferensi fonetis bahasa Jawa sebagai bahasa ibu terhadap bahasa Prancis pada mahasiswa semester II tahun akademik 2013/2014 Program Studi Bahasa dan Sastra Prancis Universitas Brawijaya dan (2) mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya interferensi fonetis tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis secara deskriptif untuk membuat gambaran secara sistematis serta untuk memaparkan informasi yang berhubungan dengan data yang diteliti secara mendalam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi bahasa Jawa terhadap bahasa Prancis yang terjadi berwujud peralihan dari satu bunyi ke bunyi yang lain. Perubahan bunyi yang terjadi masih sesuai dengan kelas natural bunyi asal dan/atau tidak sesuai dengan kelas natural bunyi asal, tetapi mendekati bunyi asal itu. Adapun faktor-faktor penyebab interferensi tersebut antara lain; responden yang memiliki kemampuan berbahasa yang majemuk, penggunaan bahasa Jawa yang lebih dominan dibandingkan dengan bahasa Prancis, serta kurangnya kemampuan responden dalam menguasai sistem ortografi bahasa Prancis.Peneliti selanjutnya, disarankan untuk meneliti lebih dalam mengenai sejauh mana tingkat interferensi bahasa yang terjadi dari berbagai cabang ilmu lain seperti morfologi atau sintaksis, dan dapat menggunakan bahasa daerah lain selain bahasa Jawa sebagai bahasa ibu pembelajar.

Copyrights © 2015