PASAI
Vol 7, No 1 (2013)

Quo Vadis Filsafat Bagi Homosapiens?

Fuadi, Fuadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 May 2013

Abstract

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Filsafat terkait erat dengan kehidupan manusia. karena manusia adalah makhluk yang senantiasa berpikir. Jika ia bertindak , ia tahu bahwa ia bertindak, dan jika ia berpikir ia tahu bahwa ia berpikir. Dalam diri manusia terdapat sikap ingin tahu (curiosity), karena itu, manusia selalu berusaha untuk mengetahui. Gejala ingin tahu telah ada sejak manusia masih kecil. Sejak seorang anak mulai dapat berbicara, gejala ini telah nampak. Hal ini terbukti dari pertanyaan-pertanyaan yang bermunculan dari mulutnya seperti: apa ini, apa itu, mengapa demikian, dari mana datangnya? Makin bertumbuh ia, semakin banyak pertanyaan yang mereka inginkan jawaban, guna memenuhi rasa ingin tahunya itu makin pandai ia, semakin berkembang pula usahanya untuk mengetahui, tidak saja asal tahu, tetapi juga ingin tahu yang benar. Lalu apa hubungannya antara filsafat dengan manusia sebagai makhluk yang berpikir? Dan apakah filsafat mempunyai batasan-batasan tertentu dalam membicarakan kehidupan manusia? Lalu bagaimana strategi efektif dalam mempelajari filsafat bagi pemula? Terakhir, mana bukti kongkrit bahwa filsafat menggariskan arah dan menguasai kehidupan bangsa dan negara kita?

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

PASAI

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Pasai diterbitkan dengan tujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian ilmu sosial, hukum dan ekonomi. Publikasi ini adalah hasil Penelitian dan bukan hasil ringkasan dari buku maupun literatur-literatur yang berasal dari publikasi ...