Buletin Alara
Vol 6, No 2 (2004): Desember 2004

DAMPAK RADIOLOGIS PELEPASAN SERAT ASBES

Thamrin, Muhammad Thoyib ( Puslitbang Keselamatan Radiasi dan Biomedika Nuklir – BATAN )
Akhadi, Mukhlis ( Puslitbang Keselamatan Radiasi dan Biomedika Nuklir – BATAN )



Article Info

Publish Date
08 Dec 2014

Abstract

Asbes (asbestos) merupakan mineralmineral berbentuk serat halus yang terjadi secara alamiah. Sesuai dengan definisi yang diberikan oleh Occupational Safety and Health Administration (OSHA), ada enam jenis mineral yang dikatagorikan sebagai bahan asbes, yaitu : chrysotile, riebeckite, grunerite, actinolite, anthrophyllite, dan thremolite. Manusia telah mengenal bahan asbes sejak abad ke-2 Sebelum Masehi. Beberapa abad kemudian, Marco Polo memanfaatkannya sebagai bahan untuk membuat pakaian. Ada empat jenis asbes yang kini banyak beredar di pasaran, yaitu : chrysotile atau asbes putih, crocidolite atau asbes biru, amosite atau asbes coklat, dan anthrophyllite atau asbes abuabu. Sebagaimana bahan tambang pada umumnya, asbes merupakan batuan yang mampat, namun sangat mudah untuk dipisahpisahkan menjadi banyak sekali serat-serat halus yang umumnya sangat ringan dan mudah terbang.

Copyrights © 2004






Journal Info

Abbrev

Alara

Publisher

Subject

Arts Humanities Earth & Planetary Sciences

Description

Buletin Alara terbit pertama kali pada Bulan Agustus 1997 dengan frekuensi terbit tiga kali dalam setahun (Agustus, Desember dan April) ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana informasi, komunikasi dan diskusi di antara para peneliti dan pemerhati masalah keselamatan radiasi dan lingkungan ...