Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka
Vol 14, No 1 (2011): Jurnal PRR 2011

PREPARASI RADIOFARMAKA 99mTc-DTPA-INH UNTUK DIAGNOSIS TUBERKULOSIS

Astuti, Laksmi Andri ( Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka-BATAN )
Setyowati, Sri ( Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka-BATAN )
Triningsih, Triningsih ( Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka-BATAN )
Maskur, Maskur ( Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka-BATAN )
Widjaksana, Widyastuti ( Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka-BATAN )



Article Info

Publish Date
05 Nov 2014

Abstract

ABSTRAKPREPARASI RADIOFARMAKA 99mTc__DTPA_INH UNTUK DIAGNOSIS TUBERKULOSIS.Radiofarmaka telah menunjukkan manfaat yang nyata dan spesifik dalam pelayanan kesehatan terutama untuk diagnosis dan terapi antara lain untuk penyakit kanker dan infeksi. Salah satu cara. menangani banyaknya kasus tuberkulosis yang banyak terdapat di Indonesia, teknik kedokteran nuklir menggunakan radiofarmaka diethylenefriaminepenfaacetic acid-isonicotinic acid hydrazide (DTP A-INH) yang yang ditandai dengan teknesium-99m dapat dipakai salah satu metoda altematif untuk diagnosis tuberkulosis. Saat ini telah dilakukan preparasi 99mTc_DTP A-INH, 991~C_DTPA-INH dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: konyugasi DTPA-INH dan analisis hasil konyugasi dengan HPLC kolom C-18. Penandaan DTP A-INH dengan Tc-99m dilakukan dengan menambahkan SnClz sebagai reduktor dan larutan 99mTcperteknetat dan generator 99Mo;99mTc.Hasil penandaan dianalisis dengan menggunakan kromatografi kertas dan kromatografi lapis tipis, sedangkan stabilitas DTP A-INH dilakukan untuk menentukan waktu kadaluwarsanya. Hasil analisi dengan HPLC menggunakan kolom C-18 menunjukkan telah terjadi konyugasi antara DTPA dengan INH, sedangkan analisis dengan kromatografi kertas dan kromatografi lapis tipis menunjukkan kemurnian radiokimia lebih besar dari 90 % dan hasil pelabelan terbaik didapatkan pada penambahan SnClz sebanyak 200 ).lg. Hasil uji stabilitas untuk sediaan yang belum dilabel, menunjukkan sediaan masih stabil pada minggu ke 13. Pengujian kestabilan 99mTc_DTPA-INH pada suhu kamar menunjukkan kemurnian radiokimia masih stabil sampai 3 jam setelah penandaan. Kata kunci : radiofarmaka, Tc-99m, DTP A, INH, diagnosis, tuberkulosis. ABSTRACT PREPARATION OF 99mTc-DTPA-INH RADIO PHARMACEUTICALS FOR TUBERCULOSIS DIAGNOSIS. Radiopharmaceuticals have shown a real and spesifik usefulness in medical services, especially for diagnosis and therapy of several deadly diseases such as cancer and infection. To handle Tubeculosis which is common in Indonesia, nuclear medicine teclmiques which uses DTPA-INH radiophannaceutical labeled with technetium-99m offer an alternative method for tuberculosis 99m diagnosis. Preparation of Tc-DTP A-INH and its analysis have been carried out. The preparation consisted 99111 of several steps, conjugation of DTPA with INH and the conjugated DTPA-INH was labeled with Tc, 99m followed by C-18 HPLC analysis. Radiochemical purity of Tc-DTP A-INH was ana lysed using TLC/paper chromatography. Stability test of DTP A-INH to know the expiry date was carried out. The HPLC result showed that the conjugated DTP A-INH has been formed. The radiochemical purity of 99mTc_TPA-INH analysed with TLC/paper chromatography was obtained at higher than 90 %. Best result was obtained by addition of 200 ).lgram of SnClz. The stability test showed that DTP A-INH was stable until 13 weeks and thestability of labeled DTP A-INH at room temperature was stable after 3 hours incubation post labeling. Key words: radiophannaceutical, Tc-99m, DTP A, INH, diagnosis, tuberculosis    

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

jrr

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka (Journal of Radioisotopes and Radiopharmaceuticals) bertujuan untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang radioisotop, radiofarmaka dan bidang terkait, yang diwujudkan dalam bentuk makalah ilmiah hasil penelitian atau tinjauan dan ...