ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences
Vol 10, No 2 (2005): Jurnal Ilmu Kelautan

ENSO Effects on The Alas Strait Squid Resource and Fishery

Ghofar, Abdul ( Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University Kampus FPK UNDIP Tembalang, Semarang e-mail: aaghofar@indosat.net.id )



Article Info

Publish Date
01 Mar 2012

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan perikanan cumi-cumi di Selat Alas, khususnya berkaitan dengan fluktuasi tangkapan yang terjadi karena pengaruh aktivitas penangkapan dan variabilitas iklim. Cumi-cumi ditangkap dengan jalaoras (sejenis payang dengan lampu sebagai alat bantu mengumpulkan  cumi-cumi); tangkapan dan alat tangkap inilah yang dipakai dalam analisis. 90% tangkapan cephalopoda berupa cumi-cumi yang terdiri dari 5 spesies.Indeks osilasi selatan (SOI) dipakai sebagai parameter yang mewakili variabilitas iklim. Satu set data 44 tahun (1960-2003), mengenai SOI, upaya penangkapan dan tangkapan cumi-cumi dianalisis. Diperoleh korelasi yang sangat kuat (p>0.001) antara ketiga komponen. Dengan memasukkan ketiga komponen tersebut, suatu model perikanan cumi-cumi untuk Selat Alas dikembangkan. Untuk mengkonstruksi model tersebut dipergunakan nilairata-rata tahunan untuk SOI dan upaya penangkapan. Model yang dihasilkan dapat dipergunakan untuk memprediksi tangkapan cumi-cumi. Meskipun demikian penggunaannya untuk peramalan dan pengelolaan perikanan haruslah hati-hati. Penggunaan model secara efektif mensyaratkan dilakukannya monitoring terhadapketiga komponen diatas setiap bulan. Disarankan cara-cara meningkatkan pengelolaan perikanan cumi-cumi, khususnya sehubungan dengan riset, perencanaan dan pengelolaan, semuanya secara partisipatif, sebagai upaya untuk meningkatkan rasa-memiliki masyarakat terhadap sumberdaya perikanan cumi-cumi.Kata kunci: cumi-cumi, variabilitas iklim, ENSO, indeks osilasi selatan The Alas Strait squid fishery is described, with emphasis on its fluctuating catches due to the combined effects of fishing and climate variability. The fishery almost exclusively employs ‘jala oras’ (light-lured payangtype fishing gears), which was used in catch and fishing effort analysis. Five squid species constitute 95% of the cumulative annual cephalopod catches. The southern oscillation index (SOI) was used to represent the climate variability component. A 44-year data set, starting from 1960 to 2003, comprising the SOI, fishing effort and squid catches was used in the analysis. There is a very strong correlation (p>0.001) between the three components. A model for the Alas Strait squid fishery was therefore developed by means of incorporating these three components. Average annual values of SOI and fishing effort were used to construct the model.The model can be a useful tool for predicting the squid catches. However, it should be carefully used forforecasting and managing the fishery. In order to effectively used the model, monitoring the catch, fishing effort and the SOI should be carried out, preferably monthly. A suggestion for improving the fishery management is outlined, involving participatory fishery research, planning and management,. in an attempt to enhance the ownership of the fishery.Key words: squid, climate variability, ENSO, southern oscillation index

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

ijms

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences (IJMS) is dedicated to published highest quality of research papers and review on all aspects of marine biology, marine conservation, marine culture, marine geology and ...