Jurnal Anestesiologi Indonesia
Vol 3, No 3 (2011): Jurnal Anestesiologi Indonesia

Perbedaan Pengaruh Pemberian Etomidate Dan Penthotal Terhadap Agregasi Trombosit


Hadi, Noor, Satoto, Hari Hendriarto, Leksana, Ery



Article Info

Publish Date
09 Jan 2014

Abstract

Background: Perioperative bleeding is frequently found in a surgery, while anesthesia agent for induction (etomidate and penthotal) influences inhibition of thrombocyte aggregation.Aim of study: to define the difference between etomidate and penthotal effect towards thrombocyte aggregation.Methods: This experimental research included 43 subjects who received general anesthesia. Subjects were divided in two groups subsequently, Group I (n=23) received intravenous etomidate 0,3mg/kgBW, while group II (n=20) received intravenous penthothal 5 mg/kgBW. Blood samples were drawn from each patient 5 minutes before and 5 minutes after induction. Trombocyte aggregation test were performed in Clinical Pathology Laboratory afterwards to all samples using ADP 10, 5, and 2 µM as inductor. Paired t-test and independent t-test were performed as statistical analysis (with p<0,05 considered as significant).Results: ADP 10 µM is the most sensitive inductor in detecting hypoaggregation. The differences in maximum thrombocyte aggregation percentage between before and after administration of anesthetic agents are significant in both group, with p value 0,000 respectively. Trombocyte aggregation percentage post intervention on group I (66,0±8,9) is significantly different compared to group II (77,9±6,8), with p value 0,000. Substraction between post and pre intervention trombocyte aggregation percentage between group I (14,7±3,9) was also significantly different compared to group II (3,6 ± 3,2), with p value 0,000. Hypoaggregation was found in 14 from 23 patients at group I, and I from 20 patients at group II.Conclusions: Intravenous etomidate 0,3mg/kgBB and penthotal 5mg/kgBB were both causing significant decrease in trombocyte aggregation, however etomidate caused more significant decrement in thrombocyte aggregation compared to penthotal. Besides, hypoaggregation was also more common to be found in etomidate group.Keywords : Etomidate, Penthothal, ADP, Trombocyte aggregationABSTRAKLatar Belakang: Perdarahan perioperatif sering dijumpai dalam setiap operasi. Penggunaan obat anestesi induksi (etomidat dan pentotal) berpengaruh dalam menghambat agregasi trombosit.Tujuan: untuk mengetahui perbedaan pengaruh etomidat dan pentotal terhadap agregasi trombosit.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental pada 43 pasien yang mendapat anestesi umum. Subjek selanjutnya dibagi menjadi dua kelompok, dengan kelompok I mendapatkan etomidat dosis 0,3mg/kgBB intravena, sedang kelompok II (n=20) mendapatkan penthothal dosis 5mg/kgBB intravena. Sampel darah pasien pada kedua kelompok diambil 5 menit sebelum dan 5 menit sesudah induksi. Semua spesimen dibawa ke Laboratorium Patologi Klinik untuk dilakukan pemeriksaan Tes Agregasi Trombosit dengan ADP 10, 5, dan 2 µM sebagai induktor. Uji statistik menggunakan paired t-test dan independent t-test (dengan p< 0,05 dianggap signifikan).Hasil: ADP 10 µM merupakan induktor yang paling sensitif dalam mendeteksi hipoagregasi. Pada penggunaan ADP 10 µM sebagai induktor didapatkan perbedaan persentase agregasi maksimal trombosit yang bermakna antara sebelum dan sesudah pemberian etomidat maupun pentotal dengan nilai p masing-masing 0,000. Persentase agregasi trombosit pasca perlakuan pada kelompok I (66,0±8,9) berbeda bermakna dengan kelompok II (77,9±6,8), dengan nilai p 0,000. Selisih persentase agregasi trombosit sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok I (14,7±3,9) juga berbeda bermakna dengan kelompok II (3,6±3,2), dengan nilai p 0,000. Hipoagregasi ditemukan pada 14 dari 23 pasien pada kelompok I, dan 1 dari 20 pasien pada kelompok II.Kesimpulan: Etomidat 0,3mg/kgBB intravena dan pentotal 5mg/kgBB intravena menyebabkan penurunan agregasi trombosit yang bermakna, namun penurunan agregasi trombosit pada kelompok etomidat lebih rendah secara bermakna dibandingkan pentotal, selain itu lebih banyak pasien dari kelompok etomidat yang mengalami hipoagregasi.


Copyrights © 2014







Original Source : http://ejournal.undip.ac.id/index.php/janesti/article/view/6440
Google Scholar : Check in googleschoolar

Journal Info

Abbrev

JAI

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Anestesiologi Indonesia (JAI) diterbitkan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN) dan dikelola oleh Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (UNDIP) bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis ...