METANA
Vol 8, No 01 (2012): Juli

PEMANFAATAN AMPAS JAHE LIMBAH INDUSTRI JAMU DAN MINUMAN UNTUK PRODUKSI MINYAK JAHE DENGAN DESTILASI KOHOBASI VACUUM


Handayani, Dwi ( Jurusan Teknik Kimia PSD III Teknik, UNDIP Semarang Jl. Prof Sudarto SH, Pedalangan Tembalang, Semarang 50239 ) , Ikhsan, Diyono ( Jurusan Teknik Kimia PSD III Teknik, UNDIP Semarang Jl. Prof Sudarto SH, Pedalangan Tembalang, Semarang 50239 )



Article Info

Publish Date
10 May 2013

Abstract

  Abstrak Minyak jahe termasuk minyak atsiri yang merupakan komoditas eksport dengan nilai ekonomis yang tinggi karena  banyak digunakan dalam industri kosmetik, makanan, aromaterapi dan farmasi. Ampas jahe yang dihasilkan dari proses pembuatan jamu, jahe instan maupun industri minuman kesehatan, selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Mengingat potensi minyak jahe dan perlunya peningkatan nilai ekonomis ampas jahe yang selama ini sebagai limbah industri, maka perlu dilakukan pengambilan minyak jahe dari ampas jahe. Proses destilasi minyak atsiri selama ini dilakukan secara konvensional, sehingga pada destilasi minyak jahe maka zingiberene yang ada mengalami degradasi thermal. Penelitian bertujuan  untuk mendapatkan teknologi destilasi agar zingiberene dalam minyak jahe tidak mengalami degradasi yaitu dengan destilasi vacuum, dan untuk mendapatkan efisiensi yang optimal dengan pengujian antara proses destilasi kohobasi dan destilasi uap-air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses destilasi vacuum secara kohobasi mempunyai randemen teringgi yaitu  2,320 % dengan persamaan laju produksi Y = 0,078 X2 – 1,941X + 8,52 ( R2= 0,982 ).  Karena kadar minyak jahe dalam rimpang jahe : 1  - 3 %, maka dapat dinyatakan bahwa pada proses tersebut didapatkan effisiensi yang cukup tinggi yaitu 77,33 % dari kadar maksimal minyak yang ada pada rimpang jahe dan kualitas minyak jahe yang dihasilkan memenuhi  SNI Kata kunci : ampas jahe, minyak jahe, destilasi vacuum. ABSTRACT Ginger oil including essential oils which are export commodities with high economic value because it is widely used in the cosmetics industry, food, aromatherapy and pharmaceuticals. Ginger pulp resulting from the process of making herbal medicine, instant ginger beverage and healthcare industries, has not been fully utilized. Given the potential of ginger oil and the need to increase the economic value of waste ginger as well as an industrial waste, it is necessary to capture the oil of ginger ginger pulp. Essential oil distillation process has been done conventionally, so that the ginger oil distillation zingiberene existing thermal degradation. The research aims to gain distillation technology that zingiberene in ginger oil is not degraded by vacuum distillation, and to obtain optimum efficiency by testing the distillation process kohobasi and steam-distilled water. The results showed that the vacuum distillation process has randemen teringgi kohobasi is 2.320% with a production rate equation Y = 0.078 X2 - 1.941 X + 8.52 (R2 = 0.982). Because the levels of ginger in ginger oil: 1-3%, it can be stated that in the process earned a high enough efficiency is 77.33% of the maximum levels of the existing oil and the ginger rhizome ginger oil quality produced meets SNI Keywords: pulp ginger, ginger oil, vacuum distillation.


Copyrights © 2013






Download : Full PDF (154.98 KB)
Original Source : http://ejournal.undip.ac.id/index.php/metana/article/view/4911
Google Scholar : Check in googleschoolar