SEWAGATI
Vol 3, No 2 (2019)

Kolaborasi Institusi Pemerintah – Perguruan Tinggi – LSM dalam Pengelolaan Sampah Plastik Melalui Forum Group Discussion

Aunurohim, Aunurohim ( Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember )
Wijayanti, Anies ( Dinas Lingkungan Hidup, Kota Surabaya )
Hermawan, Hermawan ( LSM Komunitas Nol Sampah, Surabaya )
Zulaika, Enny ( Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember )
Saptarini, Dian ( Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember )
Hidayati, Dewi ( Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember )
Shovitri, Maya ( Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember )
Setiawan, Edwin ( Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember )
Muzaki, Farid Kamal ( Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember )
Desmawati, Iska ( Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember )
Ashuri, Nova Maulidina ( Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember )



Article Info

Publish Date
30 Aug 2019

Abstract

Pengelolaan sampah, utamanya plastik, menjadi sorotan Indonesia bahkan dunia terkait dengan pencemaran yang disebabkannya. Pengelolaan sampah plastik menjadi penting untuk dilakukan manakala sudah mencapai taraf yang membahayakan makhluk hidup di perairan ataupun di daratan. Departemen Biologi bersama Dinas Lingkungan Hidup kota Surabaya dan Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas ‘Nol’ Sampah Surabaya mengadakan forum group discussion guna membahas hal tersebut agar diperoleh suatu upaya konkret dalam pengelolaan sampah plastik di Surabaya secara khusus, dan Indonesia secara umum. Hasil forum group discussion kegiatan ini merekomendasikan langkah-langkah konkret berdasarkan prioritas dalam pengelolaan sampah plastik dimulai dari (1) tidak menggunakan sama sekali tas atau kantong plastik, sedotan plastik, dan botol minuman plastik sekali pakai, (2) jika tidak memungkinkan, maka dilakukan pengurangan penggunaan material berbahan dasar plastik sekali pakai, (3) skala prioritas selanjutnya adalah melakukan re-cycle ataupun re-use untuk plastik yang tidak bernilai komersil seperti plastik sachet ataupun bungkus mie agar dapat bernilai fungsional bahkan komersial, (4) dan prioritas terakhir adalah membiasakan membuang sampah terutama plastik pada tempatnya agar mekanisme sortikasi yang dilakukan pemerintah untuk melaksanakan program bebas sampah plastik pada tahun 2025 mendatang dapat terwujud

Copyrights © 2019