JURNAL AMPERE
Vol 4, No 1 (2019): JURNAL AMPERE

PENGARUH ANDONGAN TERHADAP KAPASITANSI KE TANAH PADA SALURAN TRANSMISI 150 KV DARI GARDU INDUK KERAMASAN KE GARDU INDUK MARIANA

Azis, Abdul ( Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Palembang )
Nurdin, Alimin ( Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Palembang )



Article Info

Publish Date
20 Jun 2019

Abstract

Transmission line wire that is installed between two transmission towers, will not be in the form of a horizontal straight line, but will form an arch or an arc. Because the transmission line voltage is a high voltage, the voltage conducting wire can cause capacitance. The capacitance of a transmission line is caused by the presence of a potential difference between the conductors, and the earth can affect the capacitance of the transmission line because the presence of the earth will change the electric field of the channel. If you carry a wire that is too large it will affect the value of capacitance to the ground which will be even greater. This study aims to determine the height of transmission lines, and the amount of capacitance to the ground in the transmission line with sag, then analyze the effect of sag on capacitance to the ground on the 150 kV Transmission Line from Keramasan Palembang Substation to Mariana Substation. From the results of the study it was found that the 38-39 goal and 01-02 span had the smallest number and had the smallest capacitance to the ground. Then the goal (span) 39-40 and the span 05-06 have the largest number and have the greatest capacitance to the ground. It can be concluded that the capacitance to the ground in the transmission line is influenced by the caravan, where if the vehicle becomes larger, the capacitance to the ground will be even greater.Abstrak—Kawat penghantar saluran transmisi yang dipasang antara dua menara transmisi, tidak akan berbentuk suatu garis lurus horizontal, melainkan akan membentuk suatu lengkungan atau andongan. Karena tegangan saluran transmisi merupakan tegangan tinggi, maka kawat penghantar yang bertegangan dapat menimbulkan kapasitansi. Kapasitansi suatu saluran transmisi diakibatkan oleh adanya beda potensial antara penghantar, dan bumi dapat mempengaruhi kapasitansi saluran transmisi karena kehadiran bumi itu akan mengubah medan listrik saluran tersebut. Apabila andongan kawat penghantar yang terlalu besar akan mempengaruhi nilai kapasitansi ke tanah yang akan semakin besar pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinggi andongan saluran transmisi, dan besar kapasitansi ke tanah pada saluran transmisi dengan andongan, kemudian menganalisis pengaruh andongan terhadap kapasitansi ke tanah pada Saluran Transmisi 150 kV dari Gardu Induk Keramasan Palembang ke Gardu Induk Mariana. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa gawang 38-39 dan gawang (span) 01-02 mempunyai andongan paling kecil dan mempunyai kapasitansi ke tanah yang paling kecil. Kemudian gawang (span) 39-40 dan gawang (span) 05-06 mempunyai andongan yang paling besar dan mempunyai kapasitansi ke tanah yang paling besar. Dapat disimpulkan bahwa kapasitansi ke tanah pada saluran transmisi dipengaruhi oleh andongan, dimana apabila andongan semakin besar maka kapasitansi ke tanah akan semakin besar pula. 

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

ampere

Publisher

Subject

Electrical & Electronics Engineering

Description

Jurnal AMPERE is a peer-reviewed journal which is published by Department of Electrical Engineering, Universitas PGRI Palembang. The printing ISSN number (p-ISSN) is 2477-2755 and the elektronic ISSN (e-ISSN) is 2622-2981. The prefix Digital Object Identifier (DOI) is 10.31851 OAI: ...